Lemari Canggih Kreasi Mahasiswa Yogyakarta, Bisa Setrika Otomatis


Bagi lima mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini, setrika manual masih belum cukup efektif dan efisien di tengah peradaban yang serba cepat. Karena alasan itulah, Hamdani Saputra, mahasiswa UNY Jurusan Pendidikan Teknik Mekatronika bersama empat temannya menggagas penemuan baru yang diklaim lebih canggih dari setrika yang beredar saat ini.

Alat perapi pakaian itu diberi nama Hosward. Nama ini merupakan kependekan dari Hot Steam Wardrobe yang sepintas juga menjelaskan fungsinya. Alat ini memiliki dimensi mirip dengan brankas. Ukurannya 1,6×0,6×1,6 meter. Perangkat ini terdiri dari aluminium, besi, dan komponen yang mengalirkan arus listrik.

Komponen Hosward (Liputan6)
Komponen Hosward (Liputan6)

 

Mesin ini memiliki sistem kerja sebagai berikut, chemical smoother dimasukkan ke dalam pemanaslalu dipanaskan sampai menguap. Pada bagian atas tabung dibuat tutup berbentuk radial dan di bagian tengahnya diberi saluran pipa aluminium. Fungsinya untuk mengalirkan uap kimia di sela-sela pakaian.

Selama uap mengalir, secara bersamaan blower bergerak horizontal menyemburkan uap panas bertekanan. Pemanas akan berhenti bekerja untuk membatasi tingkat kelembaban dalam lemari dan hanya blower yang bekerja.

Blower bekerja selama tiga menit untuk merapikan sekaligus mengeringkan pakaian setelah penguapan dengan pemanas selama 4 menit. Proses ini diprediksi memakan waktu selama 7 menit. Apabila dibandingkan dengan setrika konvensional, Hosward jauh lebih efisien.

Dalam waktu tujuh menit, alat ini bisa digunakan untuk merapikan tujuh pakaian. Sedangkan setrika biasa hanya dua pakaian. “Dalam waktu satu jam bisa merapikan 420 pakaian,” ujar Hamdani Saputra seperti dikutip dari Liputan6com, Jumat (5/8/2016).

Ia menuturkan, Hosward memiliki tiga keunggulan, yakni dapat mengeringkan pakaian yang tingkat keringnya baru 80 persen, dapat merapikan pakaian, sekaligus mewangikan pakaian. “Selain itu Hosward memerlukan daya yang kecil sehingga alat ini dapat digunakan untuk proses merapikan pakaian dalam skala besar agar efektif dan efisien, salah satunya pada industri laundry,” ucap dia.

Proses perakitan Hosward (Liputan6)
Proses perakitan Hosward (Liputan6)

Sementara itu Ketua Tim Anggi Maulana Amrullah menuturkan, ada beberapa jenis pakaian, yaitu pakaian yang mudah dirapikan dengan setrika, pakaian yang kurang mudah dirapikan, dan pakaian yang tidak dapat dirapikan dengan setrika. Hosward diklaim mampu merapikan pakaian yang tidak dapat dirapikan dengan setrika, misalnya gaun pengantin, baju adat, dan baju yang memiliki motif tidak sederhana.

“Alat sejenis yang sudah dikembangkan dan dipatenkan, yaitu alat pencuci dan pengering pakaian, bukan merapikan pakaian,” ucap Anggi, mahasiswa UNY Jurusan Pendidikan Teknik Mesin.

Ia menambahkan, untuk menghasilkan produk ini menghabiskan dana sebesar Rp 4 juta. Bisa jadi di masa depan lemari canggih ini bisa dijual untuk umum, sehingga bisa memudahkan pekerjaan ibu rumah tangga. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
100
Love
OMG OMG
90
OMG
Yaelah Yaelah
20
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
10
Keren Nih
Ngakak Ngakak
40
Ngakak