Kisah-kisah Kocak Mukidi yang Jadi Berita


Belakangan ini, nama Mukidi sedang viral di media sosial. Di Whatsapp, banyolan Mukidi terus menerus datang. Sejak dua hari ini, nama Mukidi memang viral menyebar lewat WA group. Isinya humor dan candaan soal Mukidi. Saking viralnya candaan Mukidi, orang-orang menyebutnya dengan teror virus Mukidi.

Ternyata nama Mukidi ini memang sudah lama menjadi bahan candaan di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur, lho. Kamu bisa melihat kisah lucu Mukidi di https://ceritamukidi.wordpress.com. Di baliknya ada Soetantyo, pria berusia 62 tahun sosok penulis cerita Mukidi. Nah, buat yang penasaran seperti apa banyolan Mukidi, berikut ini 5 virus Mukidi yang jadi berita.

Indonesia Tetap…

idntimes.com
idntimes.com

Jaya adalah tetangga Mukidi, tapi mereka tak pernah rukun. Mukidi merasa Jaya adalah saingannya.

Jika Jaya beli sepeda baru, Mukidi tidak mau kalah. Mukidi ya beli sepeda baru juga.

Ketika menjelang Lebaran, rumah Jaya dicat merah. Besoknya, Mukidi mengecat dengan warna merah juga.

Karena kini 17 Agustusan, Jaya memasang spanduk di depan rumah bertulisan “INDONESIA TETAP JAYA”.

Hati Mukidi panas dan memasang spanduk juga dangan tulisan “INDONESIA TETAP MUKIDI”

Masih Salah

fiqhmenjawab.net
fiqhmenjawab.net

Wakijan sudah insyaf dan mulai rajin ngaji.

â??Mas Wakijan, sholat Subuh ada berapa rakaat?â? Ustad ngetes.

â??4, ustad!â?

â??Mas Wakijan pulang dulu deh, cari jawaban yang benar.â?

Di tengah jalan Wakijan ketemu Mukidi sahabatnya: â??Di, menurut kamu sholat Subuh ada berapa rakaat?â?

â??Ya 2 lah.â?

â??Wah payah dah, mendingan lu pulang deh. Belajar lagi.â?

â??Emang kenapa?â?

â??Nah gue bilang 4 aja masih salah, apalagi 2?â?

Gara-gara Kosmetik

femaledaily.com
femaledaily.com

Menjelang Idul Fitri Markonah tertarik membeli kosmetik mahal asli Paris bukan beli dari MLM seperti teman-temannya. Kosmetik ajaib yang lebih mahal dari Bobbi Brown, Stila, dan Mac menurut salesgirlnya memberi garansi, pemakainya akan tampil jauh lebih muda dari usianya.

Setelah berjam-jam duduk di depan meja rias, mengoleskan kosmetik â??ajaibâ?? nya, dia bertanya kepada Mukidi, sang suami:

â??Mas, sejujurnya berapa tahun kira-kira usiaku sekarang?â?

Mukidi memandang lekat-lekat istrinya tercinta.

â??Kalau dilihat dari kulitmu, usiamu 20 tahun; rambutmu, hmâ?¦18 tahunâ?¦.penampilanmu; 25 tahunâ?¦â?

â??Ah mas Mukidi pasti cuman menggoda,â? Markonah tersipu manja.

â??Tunggu dulu sayang, saya ambil kalkulatorâ?¦.. saya jumlahkan dulu yaâ?¦..â?

Mukidi Naik Metromini

kompas.com
kompas.com

Dia ingin keliling Jakarta naik Metromini.

Diam-diam dia mengamati segala yang terjadi di dalam Metromini. Termasuk tingkah laku kernet dan penumpang.

Tak lama kemudian si kernet bilang. “Dirman.. Dirman.. Dirman..” (tanda bahwa bus telah sampai di Jalan Sudirman)

Lalu seorang penumpang laki-laki teriak, “kiri..!” Dan turunlah penumpang tersebut.

Selang berapa lama kernet teriak. “Kartini.. Kartini.. Kartini..” Seorang cewek muda kemudian nyeletuk. “kiri..!” lalu cewek tersebut pun turun.

Beberapa lama kernet itu teriak lagi. “Wahidin.. Wahidin.. Wahidin..” Adalagi cowok yang bilang, “kiri..!”

Tak selang lama si kernet teriak lagi. Gatot Subroto!! Gatot Subroto!!

Seorang pemuda ganteng berkumis tebal menjawab, “kiri. kiri….!!” Maka turunlah si kumis itu.

Tinggallah seorang diri Mukidi di dalam bus. Dengan hati ngedumel, lama-lama jengkel juga dia. Lalu dicoleklah si kernet, dengan nada marah Mukidi bilang, “Kurang ajar sampeyan ya. Dari tadi rang-orang sampeyan panggil. Lahh,, nama saya ndak sampeyan nggil-panggil!! Kalau begini caranya. Kapan saya turun ?!!!”

Untung si kernet tanggap. Kernet bertanya. “Siapa nama bapak?”

“Namaku Mukidi”, jawab Mukidi.

Si kernet langsung teriak. “Mukidi.. Mukidi.. Mukidi.. !!!”

Mukidi pun lega dan berkata. “Nah, begitu!!”. “Kirri..!” Maka turunlah Mukidi di jalan tol.

Bagi Anda yang menemukan Mukidi harap menghubungi keluarganya di Sumenep.

Mukidi Ngintip

kompas.com
kompas.com

Seperti biasanya, malam itu Mukidi sudah stand by di atas pohon untuk mengintip. Dan benar saja tak berapa lama datang pasangan Kipot dan Kipit datang.

Karena dianggap sepi dan aman Kipot dan Kipit akhirnya indehoi. Mukidi benar-benar menikmatinya tontonannya.

Setelah indehoi, keduanya bercakap-cakap:

Kipit : Pot, aku takut hamil.

Kipot : Enggak mungkin hamil, kan baru sekali ini.

Kipit : Tapi kata temenku bisa pot, Bagaimana dong?

Kipot : Kalau bener hamil, ya kita serahkan saja sama yang di atas.

Tiba-tiba Mukidi turun dari pohon dan marah-marah: “ENAK AJA LU, GUA CUMA NONTON, LU MINTA GUA TANGGUNG JAWAB, GAK BISAA!!!!”


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
100
Love
OMG OMG
90
OMG
Yaelah Yaelah
20
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
10
Keren Nih
Ngakak Ngakak
40
Ngakak