Luar Biasa! 5 Penempuan Canggih dan Kreatif Ini Ditemukan oleh Anak-anak Indonesia


Kreatifitas anak Bangsa memang tak pernah padam. Anak-anak terus menemukan inovasi dari bidang yang mereka gemari. Penemuan ini tak hanya bermanfaat untuk dirinya sendiri, tapi untuk dunia.

Tak jarang, penemuan karya anak bangsa ini berhasil meraih penghargaan di olimpiade bergengsi dunia. Dilansir JadiBerita dari berbagai sumber, ini 5 penemuan super canggih karya anak-anak Indonesia di usia yang masih belia berikut ini.

Kulkas Tanpa Listrik

detik.com
detik.com

Kecil-kecil cabe rawit. Itulah kata yang tepat disematkan untuk Arya Nardhana Syariendrar dan Sanika Putra Ramadhan. Siswa SD Al Azhar Semarang ini berhasil menciptakan kulkas tanpa listrik. Lewat penemuannya ini, keduanya berhasil membawa pulang medali perunggu dari ajang World Creativity Festival yang diadakan di Korea Advanced Institue and Technology (KAIST) Daejon, Korea Selatan, 17 Oktober hingga 18 Oktober 2015.

Inovasi sederhana tapi kreatif ini, berhasil memukau juri. Keduanya hanya mencoba memodifikasi idenya dengan membuat lemari es tanpa listrik berbahan stereofoam, pasir, dan air dingin. Dari percobaan itu didapati kalau buah dan sayur yang disimpan dalam alat tersebut tetap segar selama enam hingga tujuh hari. Hebat ya?

Sepatu anti pelecehan seksual

Brilio
Brilio

Hibar Syahrul Gofur, pelajar SMPN 1 Bogor berhasil menciptakan sepatu anti pelecehan seksual khusus untuk perempuan. Penemuan ini ditemukan saat ia masih berusia 15 tahun terinspirasi dari pemberitaan di televisi mengenai pelecehan seksual yang dialami oleh kaum hawa, baik itu di jalanan maupun di dalam angkutan umum.

Dia memanfaatkan bagian sol wedges sepatu wanita yang bisa menyalurkan listrik berdaya 450 volt melalui dua lempeng logam pipih panjang yang dipasang di ujung sol sepatu. Listrik tersebut sanggup membuat ‘lumpuh’ manusia selama beberapa menit. Penemuannya ini berhasil menyabet medali emas dalam kompetisi International Exhibition of Young Inventors (IEYI) di Malaysia. Hebat!

Rompi anti-peluru dari sabut kelapa

Koran Sindo
Koran Sindo

Berawal dari hobi bermain game sederhana, Aristio Kevin Ardyaneira Pratama dan M. Iqbal Fauzi  siswa SMAN 3 Semarang, Jawa Tengah mampu mengubah sabut kelapa menjadi rompi antipeluru yang ramah lingkungan yang diberi nama Stab-resistant and Ballistic Vest Made from Coconut Fiber.

Rompi tersebut memiliki tebal tebal 1,35 sentimeter dan berat 3 kilogram untuk dua lempeng di depan dan belakang rompi. Rompi ini berhasil memantulkan peluru milik TNI/Polri M-1911 kaliber 0.45 inci yang dilontarkan dengan jarak 3 meter.

Detektor Telur Busuk

Berawal dari rasa kasihan pada ibundanya saat gagal membuat kue karena telur busuk, Wisnu, alumni SMA Taruna Nusantara, berhasil membuat detektor telur busuk. Wisnu merakit alat lain, seperti sirkuit listrik untuk sensor cahaya, lengan besi, dan casing plastik yang mampu menerawang telur busuk. Alat ini lalu diujicobakan pada telur ayam dan bebek, dan berhasil mendeteksinya.

Alat yang dibuatnya sejak SMP itu bisa mendapatkan apresiasi dari dunia internasional, salah satunya “The Best Invention Food and Agriculture” dalam International Exhibition for Young Inventor di Kuala Lumpur, 9-11 Mei 2013.

Bra penampung ASI

Kompas.com
Kompas.com

Devika Asmi Pandanwangi, SMA 6 Yogyakarta sukses melahirkan inovasi sebuah bra penampung Air Susu Ibu (ASI). Inspirasi itu datang dari curahan hati sang ibunda tentang bagaimana susahnya ibu karir saat dalam masa menyusui anaknya.

Bra yang dibuat Devika berwarna hitam berukuran sekitar 36B. Bra tersebut dimodifikasi dengan 2 cup silikon yang memiliki lubang di ujungnya dan terhubung dengan selang. Selang tersebut mengarah pada kantung alumunium foil di bagian perut. Penemuan ini berhasil menyabet medali emas dalam ajnag NYIA (National Young Innovation Award) ke-5 yang dilaksanakan oleh LIPI.


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
50
Love
OMG OMG
40
OMG
Yaelah Yaelah
70
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
60
Keren Nih
Ngakak Ngakak
90
Ngakak