RagamWaspada, iPhone Ternyata Bisa Dibobol Pakai Software Asal Israel

Waspada, iPhone Ternyata Bisa Dibobol Pakai Software Asal Israel

Must read

Tantri Widya
Tantri Widya
I’ve been a writer at jadiberita.com for more than 3 years, covering lifestyle, technology, and everyday tips that make life easier. For me, writing is all about sharing stories in a fun and relatable way so readers can enjoy and learn at the same time.

Ada kabar terbaru dari perusahaan Israel, Cellebrite, yang sering dipakai buat forensik mobile oleh lembaga penegak hukum. Menurut dokumen rahasia yang bocor ke media, Cellebrite lagi kesulitan buat nge-hack iPhone yang pakai iOS 17.4 dan versi lebih baru. Cellebrite sendiri adalah pengembang software yang sering dipakai buat nge-hack smartphone Android dan iPhone.

Menurut dokumen yang dibocorkan, para white hat hackers bisa nge-hack semua iPhone dengan iOS 17.3 dan versi lebih lama. Termasuk juga iPhone generasi ke-11, iPhone XR, XS, dan model yang lebih tua. Namun bagi kamu pengguna iPhone 12 atau yang lebih baru, untuk sementara ini kamu masih aman. Tapi ingat, di dokumen tersebut ada catatan kecil yang bilang “segera” untuk model-model terbaru. Jadi, tetap waspada ya!

Apple terus menerus memperbaiki keamanan di sistem operasinya untuk selalu selangkah di depan perusahaan seperti Cellebrite yang mengembangkan alat untuk membobol perangkat iOS. Jadi, buat kamu pengguna iPhone, tetap update perangkatmu ya, biar lebih aman dari potensi pembobolan.

BACA JUGA:  Kelebihan Karpet Badminton Dibanding Lantai Biasa, Ini Dampaknya bagi Performa Pemain

Nah, buat kamu yang pakai Android, harus lebih waspada. Hampir semua perangkat Android bisa dibobol dengan software Cellebrite. Kecuali model Google Pixel generasi ke-6 dan ke-7. Kabar baiknya, kalau smartphone kamu dalam keadaan mati, hacker nggak bisa nge-hack perangkatmu.

Cellebrite sendiri udah konfirmasi bahwa dokumen yang dipublikasikan oleh 404 Media itu asli. Dokumen tersebut tersedia buat semua pelanggan Cellebrite, jadi mereka paham betul apa saja yang bisa dilakukan software ini.

Kasus yang cukup menarik adalah saat FBI menggunakan software dari Cellebrite untuk membuka smartphone milik Matthew Crux, pelaku penembakan Donald Trump. Menurut Bloomberg, Cellebrite ngirim software baru ke pihak berwenang meskipun masih dalam tahap pengembangan. Dan hebatnya, mereka berhasil membobol smartphone itu cuma dalam 40 menit! Sayangnya, model smartphone yang dipakai si pelaku tidak disebutkan.

Jadi, buat kamu yang pengen tahu soal keamanan smartphone, informasi ini penting banget. Pastikan kamu selalu update perangkatmu dan tetap berhati-hati dengan data pribadi kamu.

BACA JUGA:  Harga RAM Naik Lagi, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Industri Memori?
- Advertisement -

Latest article