- Advertisement -
RagamWaspada Modus Penipuan Baru di Telegram, File Malware Menyamar Jadi Video

Waspada Modus Penipuan Baru di Telegram, File Malware Menyamar Jadi Video

Must read

Tantri Widya
Tantri Widya
I’ve been a writer at jadiberita.com for more than 3 years, covering lifestyle, technology, and everyday tips that make life easier. For me, writing is all about sharing stories in a fun and relatable way so readers can enjoy and learn at the same time.

Dengan lebih dari 950 juta pengguna aktif di seluruh dunia, Telegram adalah salah satu aplikasi pesan instan yang paling banyak digunakan di planet ini, yang hanya bisa dikalahkan oleh WhatsApp. Jadi, nggak heran kalau aplikasi dengan ikon pesawat kertas ini jadi sasaran empuk para hacker yang mencoba mengambil keuntungan dari pengguna yang gaptek.

Kali ini, spesialis keamanan siber dari ESET, Lukas Stefanko, mengingatkan kita tentang ancaman baru yang sedang menyebar lewat chat Telegram dan menargetkan perangkat Android.

Malware yang Menyamar sebagai Video

Ancaman ini, yang oleh para ahli ESET dinamakan “EvilVideo”, sudah ditemukan di banyak percakapan, grup, dan kanal Telegram. Cara kerjanya, para penyerang “menyembunyikan” malware dalam bentuk video supaya nggak mencurigakan bagi korban.

Foto: lavanguardia.com

Menurut para ahli, serangan ini dimungkinkan oleh sebuah fitur di API Telegram yang memperbolehkan pengembang “merancang” file media yang tampil di chat. Dalam kasus ini, file tersebut muncul sebagai video berdurasi 30 detik. Tapi, saat kamu coba putar videonya, yang muncul malah peringatan error dan video nggak bisa diputar.

BACA JUGA:  Pixnapping: Cara Hacker Nyolong Pixel Layar Android Kamu Tanpa Kamu Sadar

Masalah ini jadi makin parah karena di Telegram, unduhan file media otomatis aktif secara default. Jadi, semua video yang kamu terima langsung tersimpan di penyimpanan internal perangkatmu. Dengan begitu, malware bisa masuk ke perangkat kamu begitu kamu buka percakapan untuk membaca pesan terbaru.

Untungnya, nggak semua pengguna Telegram terancam oleh masalah ini. Para ahli bilang kalau cuma versi Telegram untuk Android yang lebih lama dari versi 10.14.4 yang rentan terhadap serangan ini. Jadi, kamu disarankan segera download versi terbaru Telegram karena metode infeksi ini sudah tersebar di forum-forum hacking populer dan kita nggak tahu seberapa luas ancaman ini bisa menyebar. Di sisi lain, Telegram sendiri mengklaim sudah menerapkan solusi dari sisi server untuk melindungi pengguna, apapun versi aplikasinya.

Jadi, pastikan kamu selalu update aplikasi Telegram kamu ya, supaya tetap aman dari ancaman seperti ini!

- Advertisement -

Latest article