Kemacetan yang terjadi di DKI Jakarta bukan lagi menjadi hal yang biasa. Beribu-ribu kendaraan berlalu lalang setiap hari dari pagi hingga malam hari. Ada aja pengguna jalan lain yang menguji kesabaran kita, entah motor, angkot, bahkan pengendara mobil. Nah para JB’ers pasti pernah juga dong merasakan hal ini. Rasanya pasti penuh dengan emosi. Apalagi dalam kondisi di siang hari yang panas terik, polusi udara yang banyak, terlebih kalau naik transportasi umum, berdesak-desakan dengan penumpang lain, kotor dan bau. Tapi tenang aja JB’ers, berikut ini beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk mensiasati kemacetan Jakarta.

 

1. Berangkat Lebih Pagi

Berangkat pagi hari (pixabay.com)

Berangkatlah ke kampus atau kantor sejam sebelum waktu masuk. Misalnya perkuliahan di mulai jam 09.00, maka kamu bisa berangkat jam 08.00 pagi. Dengan berangkat lebih pagi kamu jadi tidak perlu terburu-buru bila terjebak macet, apalagi ngebut hingga rawan kecelakaan. Kamu memiliki banyak waktu luang setelah tiba, bisa beristirahat hingga sarapan. Di jalanan yang masih lenggang kamu dapat menikmati udara pagi yang masih sejuk.

 

2. Pulang Lebih Cepat atau Lebih Malam

Pulang lebih malam (freeimageslive.co.uk)

Kamu juga bisa mensiasati kemacetan di Jakarta dengan cara ini. Yakni pulang dari kantor atau kampus lebih awal atau pulang malam sekalian. Jika misal tak bisa pulang lebih cepet, kamu bisa pulang lebih malam. Kamu bisa melakukan aktivitas lain terlebih dahulu, sambil menunggu kemacetan. Misalnya pergi nge-gym di tempat fitness terdekat, makan malam bareng teman atau mengerjakan tugas lainnya. Supaya kamu tidak membuang-buang waktu untuk bermacet ria (baca: duka) di jalan.

 

3. Gunakan GPS

GPS (pixabay.com)

Dengan memafaatkan teknologi di zaman sekarang kalian bisa mengecek situasi jalanan. Kalian bisa memilih rute yang ingin kalian lalui dan mengetahui keadaan jalan, dimana yang macet dan dimana yang lenggang. Hal ini bisa kamu lakukan dengan mengakses beberapa aplikasi yang tersedia di handphonemu, seperti Waze atau Google Maps.

 

4. Naik Kendaraan Roda Dua

Naik Kendaraan Roda Dua (pexels)

Kalau kalian tidak ingin terjebak macet, lebih baik naik kendaraan roda dua yaitu motor. Kendaraan ini bisa menghindari macet dengan melewati jalan-jalan kecil bahkan nyelip. Dengan naik motor kamu dapat membuat jadwal keberangkatanmu dengan mudah baik berangkat atau pulang ke tempat tujuan. Jangan lupa pakai lah helm dan jaket supaya kamu tetap aman sampai tujuan.

 

5. Naik Kendaraan Umum

Naik Kendaraan Umum (pixabay.com)

Tips terakhir adalah naik kendaraan umum. Bila kamu tidak tahan dengan kemacetan sama sekali, kamu lebih baik naik kendaraan umum. Kamu hanya tinggal duduk diam, biarkan supir yang membawamu ke tempat tujuan. Dengan naik kendaraan umum kamu ikut mendukung upaya pemerintah, dan mengurangi padatnya kendaraan di Jakarta. Sesekali naik kendaraan umum juga perlu loh, kamu akan tau transportasi apa yang paling efektif untuk berpergian di jam-jam tertentu.

Itu lah beberapa tips buat JB’ers agar terhindar dari kemacetan, khususnya di kota besar seperti DKI Jakarta. Perlu di ingat kemacetan ini bukan lah sebuah hal yang luar biasa tapi telah menjadi masalah besar yang harus kita atasi bersama. Dalam keadaan macet seperti apapun, tetap sabar dan positif, mengeluh sepanjang jalan tidak akan mengurangi kemacetan. (rei)