Ternyata! UGB Pernah Jadi Tukang Pijat Sebelum Terkenal


Kemarin, Rabu (13/8/2014), bertempat di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Ustad Guntur Bumi (UGB) kembali menjalani sidang lanjutan kasus penipuan terkait pengobatan alternatif yang ia tekuni selama ini.

Pada sebuah sesi tanya jawab, Majelis Hakim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) menanyakan kepada UGB tentang praktik yang dilakukannya. Ternyata, UGB membuat pernyataan yang cukup mengejutkan banyak pihak.

“Saya sebenarnya ahli urut patah tulang, saya menguasai kelebihan itu karena saya menguasai ilmu bela diri IPSI (Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia),” kata UGB, seperti dilansir Kapanlagi, Kamis (14/8/2014)

“Saya kalau mengurut itu ngajak pasien untuk berzikir terlebih dahulu. Saya sampaikan kalau kesembuhan itu datangnya dari Allah,” lanjut suami Puput Melati itu

UGB menambahkan, ia melakukan profesi itu lantaran ingin mengubah tradisi dan kebiasaan masyarakat yang seringkali berobat pada hal-hal klenik. Itulah sebabnya, ia mengundang para ulama untuk memberi siraman rohani kepada pasien.

“Hijrah dari klenik ke pengobatan yang berdasarkan syariat Islam lewat rukyah. Lewat siraman rohani dan keagamaan yang diisi oleh para ulama,” ungkap UGB

Sementara itu, UGB mulai dipanggil dengan sebutan Ustad ketika ia mengisi program acara di sebuah stasiun televisi swasta. Namun, UGB mengaku tak pernah meminta untuk dianggil Ustad.

“Saya tak pernah meminta masyarakat sebut saya Ustaz. Demi Allah yang mulia, semenjak tampil di program TV, orang panggil saya itu. Kalau dianggap salah, saya mohon maaf yang mulia,” tandas UGB

Menurut UGB, dalam bahasa arab, Ustad memiliki arti yakni guru. “Ya terserah yang manggil. Ustaz itu kan bahasa arabnya guru, saya juga mengajar di pesantren,” ucapnya

Terlepas dari kesalahan yang pernah ia lakukan, UGB dengan segenap hati meminta maaf kepada seluruh pasiennya. “Mohon ampun kalau metode saya salah,” tutup UGB. (nha)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
90
Love
OMG OMG
80
OMG
Yaelah Yaelah
10
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
100
Keren Nih
Ngakak Ngakak
30
Ngakak