Suka Makan Bangkai Hewan, Wanita Ini Tuai Kontroversi


Tak ada orang di dunia ini yang gemar memakan bangkai. Jangankan memakan, mencium baunya saja pasti Anda akan lari menjauh. Namun, hal itu tak berlaku bagi seniman ini. Pasalnya, wanita bernama Elle Kaye mengaku bahwa ia hobi mengkonsumi bangkai.

Terdengar aneh memang, tapi Elle tak peduli soal gunjingan publik atas perilakunya yang tak wajar. Seperti dilansir Oddity Central, wanita asal Inggris ini sudah terbiasa mengonsumsi daging hewan mati yang hendak ia jadikan karya seni.

Perlu diketahui, Elle saat ini berprofesi sebagai Taxidermya. Ini merupakan cabang kesenian di mana hewan-hewan yang sudah mati diawetkan dan dijadikan pajangan.

Biasanya, Elle mengambil bangkai hewan yang mati karena sakit atau tertabrak kendaraan di jalan raya. Lantaran merasa kasihan, Elle akhirnya memakan bagian tubuh hewan yang sudah mati tersebut. Elle mengambil bagian daging yang masih terhitung segar dan membuang organ serta sisa daging yang sudah busuk. Sementara kulit dan kepala hewan akan dijadikan pajangan.

Elle menuturkan, tindakannya memakan daging bangkai hewan itu adalah satu bentuk tindakan daur ulang dan usaha untuk meminimalkan limbah.

“Bagi saya, itu adalah pilihan gaya hidup. Sebagai pemakan daging, tidak ada alasan untuk membuang daging yang masih layak dimakan.” ujar Elle

Bagi Elle, tindakannya itu sangat bijaksana karena ia dapat memastikan bahwa semua bagian tubuh hewan yang mati akan bermanfaat.

Akibat tindakanya itu, Elle pun menuai kontroversi. Tak sedikit orang yang memberikan kritikan atas perilaku Elle. Meski demikian, Elle mengaku kalau kebiasaan makan bangkai bukan lantaran ia kejam terhadap binatang.

Elle justru sangat menyayangi para hewan. Sejak kecil, Elle bercita-cita menjadi dokter hewan. Itulah sebabnya, Elle kerap melibatkan para hewan yang telah mati dalam karya-karya seninya. (nha)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
10
Love
OMG OMG
100
OMG
Yaelah Yaelah
30
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
20
Keren Nih
Ngakak Ngakak
50
Ngakak