Blu-Jek, Saingan Go-Jek dan GrabBike


Go-Jek dan GrabBike telah mencuri perhatian masyarakat di Indonesia. Kini, aplikasi baru ojek lainnya pun bermunculan, salah satunya adalah Blu-Jek. Ojek online yang disebut-sebut sebagai saingan Go-Jek dan GrabBike ini didirikan oleh Garret Kartono dan Michael Manuhutu.

“Peluang selalu terbuka selama ada permintaan pasar yang tinggi dengan ekspektasi yang semakin detail dan personal,” kata Garret seperti dikutip dari Merdekacom, Jumat (18/9/2015). Dari segi pembagian hasil dan model bisnis, Blu-Jek memang tak ada bedanya dengan Go-Jek.

Mereka tetap mengusung sistem bagi hasil 80 persen untuk pengemudi dan 20 persen bagi perusahaan aplikasi. Namun, yang membedakan antara Blu-Jek dan ojek online lainnya adalah adanya penambahan variasi metode pembayaran dengan menggunakan e-cash dari Bank Mandiri.

“Secara model bisnis sama nggak ada yang beda dengan kompetitor lain. Hanya saja kita menambahkan fitur pembayaran dengan menggunakan e-cash Mandiri,” sambungnya. Ia pun menambahkan bahwa saat ini jumlah pengojek Blu-Jek telah mencapai sekitar seribu pengojek.

Armada Blu-Jek (Okezone)
Armada Blu-Jek (Okezone)

“Kita targetkan capai 10 ribu pengojek. Saat ini yang sudah siap seribu pengojek tapi 5 ribu sisanya itu sedang diproses pengajuan pendaftaran,” paparnya. “Fokus kita untuk go international itu Asean, salah satunya kemungkinan di Thailand. Untuk harganya saat ini, kita mulai Rp 20 ribu di 5 km pertama dan selanjutnya Rp 4 ribu setiap kilometernya.”

Sesuai namanya, Blu-Jek, para supir ojek ini mengenakan seragam berwarna biru. Sekilas melihat jaket pengemudi Blu-Jek yang dominan warna biru itu, pengguna akan teringat pada perusahaan taksi Blue Bird. Bahkan, karena kemiripan ejaan nama itu sempat beredar desas desus yang menyebut Blu-jek sebagai bagian dari perusahaan taksi itu. Namun, ternyata Blu-Jek tidak terkait sama sekali dengan perusahaan taksi itu.

Blu-Jek mulai beroperasi sepenuhnya pada hari ini. Sama seperti aplikasi ride sharing lain, pengguna bisa menggunakan aplikasi dari smartphone berbasis Android atau iOS. Selanjutnya, pengguna cukup memilih lokasi penjemputan dan lokasi yang dituju. Aplikasi akan menghitung jarak dan harga yang mesti dibayarkan pengguna, dengan pilihan tunai atau Mandiri e-cash.

Selain layanan transportasi, Blu-Jek juga menawarkan jasa pengantaran dokumen, bantuan belanjaan dengan nilai maksimal pembelian Rp 1 juta, dan jasa pengantaran makanan. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
10
Love
OMG OMG
100
OMG
Yaelah Yaelah
30
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
20
Keren Nih
Ngakak Ngakak
50
Ngakak