Nasib dan kehidupan seseorang bisa penuh misteri juga kejutan. Kita tak pernah tahu apa yang terjadi masa depan. Bahkan yang terjadi di masa depan bisa berbeda 180 derajat dari masa lalu yang pernah kita lewati. Hal ini juga yang dialami oleh pria asal Hong Kong.
Pria tersebut bernama Chan Jing-Yang. Dilansir dari Dramafever, Rabu (5/10/2016), tiga tahun lalu ia sempat mendapat pengalaman pahit. Saat itu ia mengikuti sebuah acara perjodohan di TV berjudul “If You Are the One”. Acara tersebut sangat populer di Hong Kong sejak tayang pertama kali tahun 2010 lalu. Bahkan acara tersebut juga disukai penonton luar negeri melalui tayangan internasionalnya.
Acara tersebut memiliki dua babak. Babak pertama, pihak pria harus mendapatkan setidaknya 2 dari 24 wanita yang menyalakan lampunya untuk pria tersebut. Kemudian di babak kedua, si pria akan memilih satu wanita yang akan dipilih jadi pasangannya.
Dalam acara tersebut, kadang-kadang seorang pria tak bisa menarik perhatian seorang pun. Sehingga mereka gagal di babak pertama. Dan Chan Jing-Yang merupakan salah satu “korbannya”. Saat mengikuti acara tersebut, tak ada satu pun wanita dari 24 wanita yang hadir di situ yang mau dengannya. Chan Jing-Yang pulang tanpa mendapat teman kencan.
Kini, tiga tahun kemudian sebuah berita Hong Kong menyebutkan bahwa Chan Jing-Yang saat ini punya hidup sukses sebagai manajer investasi keuangan. Hidupnya sukses sebagai seorang miliarder. Berita kesuksesan Chan Jing-Yang itu pun jadi viral di media Tiongkok.
Dari kisah ini bisa kita lihat bahwa kehidupan bagaikan roda, kadang di atas, kadang di bawah. Kita memang tak pernah menyangka seseorang yang dulu terlihat begitu biasa dan “tak punya apa-apa” dalam waktu singkat bisa jadi miliarder.
Kalau dilihat-lihat, penampilan Chan Jing-Yang yang dulu dan sekarang juga berbeda. Dulu masih terlihat sangat biasa, sekarang penampilannya sudah super keren. Jika sekarang dia kembali mengikuti acara “If You Are the One” tampaknya akan ada banyak wanita yang ingin jadi kekasihnya. (tom)