Foto yang tajam di galeri sering kali berubah buram setelah dikirim lewat WhatsApp. Penyebabnya adalah kompresi, yaitu proses memperkecil ukuran file dengan membuang sebagian detail gambar agar pengiriman lebih cepat dan hemat kuota. Kabar terbaru, WhatsApp tengah mengembangkan opsi kualitas asli yang kabarnya khusus pelanggan berbayar. Sambil menunggu, ada beberapa cara yang sudah bisa dipakai sekarang.
Cara 1: Pakai Tombol HD Saat Mengirim
WhatsApp menyediakan pilihan kualitas HD yang memampatkan file lebih sedikit dibanding mode standar. Langkahnya:
- Buka chat tujuan, lalu ketuk ikon lampiran atau kamera.
- Pilih foto atau video dari galeri.
- Di layar pratinjau, ketuk ikon HD di bagian atas.
- Pilih Kualitas HD, lalu ketuk kirim.
Cara yang sama berlaku untuk video. Pada video, pilihan HD membuat gambar bergerak tetap jernih, misalnya rekaman acara keluarga atau konser. Bila tombol HD tidak muncul, kemungkinan aplikasi WhatsApp belum diperbarui ke versi terbaru.
Mode HD menghasilkan gambar jauh lebih tajam, tetapi file tetap dikompresi sedikit. Ukuran file juga lebih besar, jadi kuota yang terpakai ikut bertambah.
Cara 2: Jadikan HD Sebagai Pengaturan Bawaan
Agar tak perlu mengetuk tombol HD setiap kali, atur kualitas unggahan secara permanen:
- Buka Setelan (Pengaturan) WhatsApp.
- Masuk ke Penyimpanan dan data.
- Ketuk Kualitas unggahan media, lalu pilih Kualitas HD.
Cara 3: Kirim Sebagai Dokumen untuk Kualitas Asli
Jika file harus benar-benar utuh, misalnya foto produk untuk dicetak atau hasil desain untuk klien, kirim sebagai dokumen. Dengan cara ini WhatsApp tidak memampatkan file sama sekali.
- Buka chat, ketuk ikon lampiran, lalu pilih Dokumen.
- Pada Android, pilih opsi untuk menjelajah file atau galeri, lalu cari foto/video yang diinginkan. Pada iPhone, pilih Pilih Foto atau Video.
- Pilih file, lalu ketuk kirim.
Kekurangannya, penerima tidak langsung melihat pratinjau gambar di dalam chat dan harus membuka file terlebih dulu. Ukuran dokumen juga dibatasi, sehingga video yang sangat panjang mungkin tidak bisa dikirim.
Mana yang Sebaiknya Dipilih?
Pilihan terbaik tergantung tujuan pengiriman. Untuk kebutuhan sehari-hari seperti berbagi foto keluarga, mode HD sudah lebih dari cukup dan tetap praktis karena foto langsung tampil di chat. Mode dokumen lebih tepat untuk keperluan kerja yang menuntut file asli tanpa perubahan sedikit pun, misalnya mengirim foto untuk dicetak di studio, berkas pas foto untuk pendaftaran, atau materi desain untuk klien. Cara ini juga menjaga informasi tambahan pada foto, seperti tanggal pengambilan gambar, yang biasanya ikut hilang saat file dikompresi. Perlu diingat, informasi tersebut bisa mencakup lokasi pemotretan, jadi pertimbangkan dulu sebelum mengirim foto pribadi ke orang yang tidak dikenal. Jika sering memakai data seluler, perhatikan pemakaian kuota, karena kedua cara ini membuat ukuran file jauh lebih besar dibanding pengiriman standar.
















