Dont be Captious
Inovasi pelajar Indonesia (Fotor)

5 Penemuan Teknologi Karya Pelajar Indonesia yang Mendunia, Ini Kecanggihannya

Belakangan sering diberitakan hal-hal negatif tentang pelajar, mulai dari tawuran, pergaulan bebas, hingga tindakan tak sopan kepada guru. Padahal, jika ditelusuri lebih jauh, ternyata pelajar Indonesia juga banyak yang berpestasi dan berkarya untuk bangsa, sehingga bisa mendunia. Nah, berikut adalah 5 penemuan teknologi karya pelajar Indonesia yang mendunia. Ayo, JB’ers jangan mau kalah!

1. Detektor telur busuk

Alat deteksi telur busuk (Merdeka)

Alat ini ditemukan oleh pelajar SMA Taruna Nusantara, Magelang, Jawa Tengah, bernama Antonius Wisnu pada tahun 2013 lalu. Alatnya sendiri menyerupai senter yang dilengkapi sensor cahaya dan kalibrator. Bila cahaya tembus, maka akan menyala lampu hijau, dan telur aman untuk dikonsumsi. Sementara bila gelap alias cahayanya tak tembus, lampu akan menyala merah dan berbunyi. Ini tandanya telurnya sudah busuk. Berkat penemuannya ini, Wisnu meraih medali emas untuk The Best Invention dalam International Exhibition for Young Inventor di Malaysia untuk kategori temuan dalam pangan dan pertanian.

2. Alat penyaring sampah

Ayu Lestari, Nurina Zahra, dan Elizabeth Widya (Cewekbanget)

Setelah detektor telur busuk, ada lagi penemuan alat penyaring sampah. Alat yang ditemukan oleh 3 siswi SMAN 6 Yogyakarta bernama Nurina Zahra Rahmati, Tri Ayu Lestari, dan Elizabeth Widya Niadianita ini bernama Turbin Undershoot Penyaring Sampah. Sistem kerja alat ini adalah menarik sampah, mengangkatnya, lalu mengumpulkan di bak penampung yang ada di bagian paling belakang. Penemuan  siswi ini sukses mengharumkan nama bangsa dengan meraih medali emas kategori green technology di ajang International Exhibition for Young Inventor (IEYI) di Malaysia.

3. Penyegar udara dari kotoran sapi

Penyegar udara dari kotoran sapi (Treehugger)

Jika selama ini tahunya penyegar udara atau parfum berasal dari bahan-bahan tumbuhan dan bunga-bungaan, maka penemuan yang dilakukan dua siswi SMA di Jawa Timur pada kurun 2012 silam ini terbilang unik. Penyegar udara temuan dua siswi bernama Dwi Nailul dan Rintya Aprianti itu justru menggunakan kotoran sapi. Mereka beranggapan penyegar ciptaannya bagus untuk kesehatan karena tidak mengandung zat kimia berbahaya seperti penyegar tanaman lain yang ada di pasaran. Ditambah lagi kotoran sapi banyak tersedia. Penemuan mereka ini membuat mereka mampu bersaing di International Environment Project Olympiad (INEPO) yang diselenggarakan di Istanbul, Turki.

4. Sepatu listrik

Sepatu listrik (Anaknegeri45)

Dengan mengenakan sepatu ini, kamu tak bakal kehabisan baterai smartphone kamu, karena sepatu ini bisa menjadi sumber listrik. Pada 2010 silam, siswi kelas 3 SMP 1 Aikmel, Selong, Lombok Timur, NTB, Safira Dwi Tyas Putri, mendapatkan emas pada “Asian Young Inventions of Energy Exhibition” (AYEE) di Taiwan bulan Juli 2010. Prestasinya itu diraih atas penemuannya berupa ‘sepatu sumber energi.’ Sepatu ini terlihat semacam generator listrik sederhana dari lampu senter bekas yang berfungsi sebagai sumber listrik. Melalui teknologi ini, pengguna bisa mengisi baterai ponsel atau smartphone sambil berjalan menggunakan sepatu tersebut.

5. Rompi anti peluru dari sabut kelapa

Rompi anti peluru dari sabut kelapa (Detik)

Jika biasanya sabut kelapa bakal berakhir jadi limbah, namun di tangan dua siswa SMA N 3 Semarang bernama Aristio Kevin Ardyaneira Pratama dan M. Iqbal Fauzi, sabut kelapa disulap jadi hal yang lebih berguna, yaitu rompi anti peluru. Penemuan mereka ini diberi nama Stab-resistant and Ballistic Vest Made from Coconut Fiber. Penemuannya sukses mendapatkan apresiasi di mana-mana, seperti ajang 2nd International Science Project Olympiad (ISPrO) 2014 di Jakarta dan memperoleh medali perak. Kemudian di ajang Karyacipta Teknologi Tepat Guna di Semarang juga menyabet juara dua. Mereka menciptakan rompi tersebut bermula dari kegemaran bermain game perang seperti “Counter Strike” dan “Call of Duty”.

Karya mereka patut diapresiasi, dan semoga saja pemerintah mau memberikan bantuannya agar produk buatan mereka bisa dikembangkan labih jauh lagi untuk mempermudah kehidupan kita. (tom)

Apa Komentarmu
Loading...