JBers, pernah kepikiran nggak sih gimana caranya akun kecil bisa viral hanya gara-gara ikutan tren? Nah, itulah kekuatan trendjacking dengan micro-viral content. Teknik ini makin banyak dipakai kreator, UMKM, sampai admin akun-akun kecil buat dapetin sorotan, meski tanpa budget gede atau followers segudang.
Yuk, kita bongkar bareng-bareng cara mainnya. Siapa tahu, akun kamu yang berikutnya viral minggu depan!
Apa Sih Trendjacking Itu?
Trendjacking tuh ibarat kamu numpang naik mobil yang lagi ngebut—trennya udah rame, tinggal kamu ikut meramaikan dengan gaya khas sendiri. Tapi inget ya, bukan asal numpang, kamu juga harus kasih nilai tambah.
Intinya, kamu masuk ke tren, tapi bawa ciri khas kamu. Jangan cuma ikut-ikutan doang tanpa arah.
Apa Itu Micro-Viral Content?
Kalau kamu mikir viral itu harus sampai jutaan views, nggak juga. Micro-viral content cukup menjangkau ribuan orang yang tepat dan aktif, itu udah mantap.
Biasanya ciri-cirinya gini:
- Relevan banget sama niche kamu
- Singkat, padat, langsung kena ke audiens
- Bikin orang pengen share, komen, atau tag temannya
Misalnya, bikin thread di X:
“3 tools AI gratis buat kamu yang males mikir caption IG.”
Atau carousel IG berjudul:
“5 trik pakai fitur Notes biar DM kamu rame kayak mantan nyari kabar.”
Langkah Implementasi Trendjacking yang Cerdas
1. Selalu Update Tren Harian
Kalau kamu nggak tahu tren apa yang lagi rame, ya susah mau numpang. Coba mantengin:
- Google Trends: buat tahu apa yang lagi ramai secara global atau lokal
- Trending X (Twitter): ini surganya hot topic
- Instagram Reels & Explore: intip audio atau caption yang sering muncul
- TikTok Creative Center: buat ngintip tren audio dan hashtag yang lagi rame
Kalau kamu niat, bikin spreadsheet harian. Serius, bisa bantu banget!
2. Pilih Tren yang Emang Nyambung
Jangan maksa semua tren dipake, nanti kontenmu jadi aneh sendiri. Sesuaikan dengan:
- Audiens (anak muda, emak-emak, gamer, dll)
- Gaya komunikasi akunmu (santai, formal, sarkas, dll)
- Produk atau jasa yang kamu jual
Contoh: Jualan boba? Ya lebih cocok ikutan tren lucu-lucuan atau dance konyol dibanding tren debat politik.
3. Ubah Jadi Konten Versi Kamu
Tren udah ketemu, tinggal dipoles. Gunakan:
- Warna atau visual yang konsisten dengan branding kamu
- Tambahkan insight biar nggak cuma ngikut doang
- Kalau bisa kasih twist yang bikin ketawa atau mikir
Yang penting, orang lihat kontennya dan langsung tahu: “Oh ini pasti dari akun si A nih!”
Tips Jitu Bikin Micro-Viral Content
Gunakan Format Singkat
Ingat, otak netizen udah kayak ikan cupang—fokusnya pendek. Pastikan konten kamu:
- Hook-nya langsung “nusuk”
- Awalnya clickbait, tapi jangan bohongin ekspektasi
- Kalau perlu, pakai emoji secukupnya buat penekanan
Maksimalkan Fitur Platform
Setiap platform punya senjata rahasia:
- X: Thread, polling, reply ke akun besar biar keangkat
- IG: Reels, Carousel, Notes di DM
Dan pastinya, jangan lupa tambahkan ajakan kayak:
“Pernah ngalamin juga?”, “Tag temen kamu yang relate!”
Kecepatan Adalah Segalanya
Jangan nunggu ilham seminggu. Tren bisa basi dalam sehari. Jadi pastikan kamu punya sistem produksi cepat. HP juga cukup, nggak perlu studio.
Penutup
JBers, trendjacking dengan micro-viral content bukan cuma soal ngikutin tren kayak angin lewat. Tapi tentang seberapa cepat kamu nangkep momen, ngerti apa yang relevan, dan bisa kasih sudut pandang yang unik. Jangan minder meskipun followers masih dikit, karena yang penting itu: konten kamu nyambung, nyentuh, dan siap viral.
Kalau udah paham cara mainnya, yuk langsung praktekin. Siapa tahu, minggu depan akun kamu yang jadi bahan omongan!
Jangan lupa share artikel ini ke temen kamu yang juga pengen naik daun bareng kamu.















