Today

Vimeo Resmi Diakuisisi Bending Spoons, Nasibnya Bakal Makin Oke?

JBers, kabar panas datang dari dunia teknologi. Vimeo akhirnya resmi diakuisisi oleh perusahaan asal Italia, Bending Spoons. Bayangin aja, angka akuisisinya nyampe 1,38 miliar dollar AS atau sekitar Rp22,7 triliun, dan semuanya dibayar tunai. Gokil kan?

Detail Akuisisi

Menurut laporan Bloomberg, para investor Vimeo bakal nerima 7,85 dollar AS per lembar saham. Angka itu jauh lebih tinggi—91 persen di atas harga rata-rata saham perusahaan selama 60 hari terakhir sampai 9 September. Jadi ya, yang punya saham pasti lagi senyum-senyum sendiri sekarang.

Kalau sesuai jadwal, transaksi ini bakal kelar kuartal keempat tahun ini. Begitu selesai, saham Vimeo nggak akan diperdagangkan lagi di bursa, alias balik jadi perusahaan privat.

Sejarah Singkat Vimeo

Buat kamu yang mungkin lupa, Vimeo berdiri sejak 2004. Mereka akhirnya melantai di NYSE pada 25 Mei 2021 setelah pisah dari induk perusahaan IAC/InterActiveCorp.

BACA JUGA:  Spotify Wrapped 2025: Panduan Lengkap, Fitur Terbaru, dan Cara Mengaksesnya di HP

Di sisi lain, Bending Spoons yang berdiri pada 2013 ini belakangan rajin banget akuisisi startup. Tahun lalu aja mereka kebanjiran pendanaan, makanya makin gesit ngeborong aplikasi. Nama-nama populer kayak Remini, Splice, Evernote, sampai FilmoraGo sekarang udah masuk ke gengnya.

Kenapa Vimeo Bisa Sulit Bersaing?

Nah, meskipun dulu sempat nge-hits, terutama pas pandemi Covid-19, sekarang popularitas Vimeo makin redup. Ada beberapa alasan kenapa hal ini bisa terjadi:

1. Kehilangan Momentum

Pas semua orang sibuk online di 2020–2022, seharusnya Vimeo bisa ikut panen. Sayangnya, momen itu nggak dimanfaatkan maksimal.

2. Persaingan Ketat

Bayangin aja, harus saingan sama YouTube dan TikTok yang jelas lebih gampang diakses gratisan. Vimeo beda jalur karena pake sistem langganan berbayar, jadi segmennya lebih sempit.

3. Model Bisnis yang Niche

Kalau YouTube bisa kasih gratisan dengan iklan, Vimeo fokus ke profesional dan bisnis yang mau bayar untuk kualitas dan tanpa iklan. Masalahnya, pasar massal jadi kabur ke platform lain.

BACA JUGA:  Kamu Harus Tahu: Fitur Terbaru Instagram untuk Penggunaan Sehari-hari

Dampaknya? Sejak spin-off tahun 2021, nilai pasar Vimeo udah nyusut hampir 90 persen. Itu angka yang bikin investor bisa geleng-geleng kepala.

Penutup

Jadi, akuisisi Vimeo oleh Bending Spoons ini bisa jadi angin segar buat mereka yang udah lama ngikutin perkembangan platform ini. Siapa tahu, dengan sokongan baru, Vimeo bisa kembali bersaing di kancah global.

Gimana menurut kamu JBers, langkah ini bakal bikin Vimeo bangkit lagi atau justru makin susah? Jangan lupa share artikel ini ke temen kamu biar obrolannya makin seru.

Share:

Related News