Arah Tangan Patung Pancoran Ditujukan ke Mana?


Jika kamu berkeliling Jakarta, kamu akan bisa menjumpai beberapa patung monumental. Misalnya, Patung Selamat Datang yang berdiri di Bundara HI, Patung Pembebasan Irian Barat di Lapangan Banteng, maupun Patung Dirgantara atau dikenal dengan Patung Pancoran.

Patung yang tingginya 11 meter dan tinggi tiang patung 27 meter ini dibangun pada masa pemerintahan Presiden Ir Soekarno. Patung yang dirancang oleh seorang pematung asal Yogyakarta bernama Edhi Sunarso ini kabarnya menghabiskan dana sebesar Rp 12 juta pada masa itu.

Yang cukup menarik untuk ditelusuri adalah ke mana arah acungan jari Patung Pancoran ini? 

Banyak spekulasi yang berkembang mengenai ke mana sebenarnya arah acungan jari patung ini. Beberapa yang berkembang, arah acungan jari patung pancoran menunjuk ke tempat rahasia tempat Bung Karno menyimpan semua harta kekayaannya. Tapi ada juga yang yakini bahwa sebenarnya arah patung ini menghadap ke Pelabuhan Sunda Kelapa yang merupakan jantung peradaban bangsa Indonesia selama dijajah Belanda.

Namun, dilansir JadiBerita dari situs resmi kota Jakarta, jakartagoid, Kamis (18/6/2015), tangan patung pancoran sebenarnya menunjuk ke arah utara, tepatnya Bandar Udara Internasional Kemayoran. Bandara International Kemayoran sendiri adalah bandar udara internasional pertama yang ada di Jakarta. Bandara tersebut berfungsi melayani seluruh rute penerbangan domestik dan international pada masa itu, sebelum akhirnya dipindahkan ke Bandara International Soekarno Hatta, Cengkareng. Saat ini Bandara Kemayoran sudah tidak ada dan berubah menjadi jalan raya.

Patung Dirgantara atau Patung Pancoran sendiri dibangun untuk menunjukkan keperkasaan bangsa Indonesia dalam bidang dirgantara. Desain patung ini memiliki arti Indonesia mengandalkan sifat jujur, berani dan bersemangat untuk menunjukkan keperkasaannya. Tangannya yang menunjuk arah utara juga bisa diartikan sebagai harapan agar bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
60
Love
OMG OMG
50
OMG
Yaelah Yaelah
80
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
70
Keren Nih
Ngakak Ngakak
100
Ngakak