Ada Langit di Atas Langit, Kejeniusan Gadis Ini Lebihi Einstein


Jika ditanya siapa yang yang termasuk kategori jenius, maka kebanyakan menjawab Albert Einstein atau Stephen Hawking. Namun, ternyata kedua ilmuwan itu masih kalah jenius dibandingkan seorang gadis asal Inggris.

Dia bernama Nicole Barr. Gadis 12 tahun asal Harlow, Essex, Inggris, itu mencatatkan nilai 162 dalam sebuah tes IQ yang digelar Mensa International. Hasil tes IQ Nicole tercatat dua angka lebih tinggi dari Einstein dan Hawking.

Nicole Barr (ITV)
Nicole Barr (ITV)

“Dia adalah seorang anak pekerja keras. Pulang sekolah dia bergabung dengan klub belajar untuk mengerjakan pekerjaan rumah dan tak pernah tidak masuk sekolah,” ujar Dolly Buckland (34), ibunda Nicole, seperti dikutip dari Mirror, Rabu (5/8/2015).

“Sejak masih kecil, dia sudah bisa melihat kesalahan yang ada di buku atau majalah. Dia adalah anak yang ceria dan selalu meminta pekerjaan rumah tambahan,” lanjut Dolly.

Rata-rata skor IQ orang dewasa adalah 100 sehingga skor di atas 140 membuat seseorang sudah bisa dikategorikan sebagai seorang genius. “Saat saya mendapatkan skor sedemikian tinggi, saya sungguh tak menduganya dan sangat terkejut,” kata Nicole yang kini duduk di kelas VII.

“Saya ingat saat masih SD dan saya memerankan malaikat dalam sebuah drama sekolah. Saat itu, teman saya yang juga memerankan malaikat tidak hadir sehingga saya harus menghafalkan dialognya juga,” kenang Nicole.

Nicole yang bersekolah di Burnt Mill Academy di Harlow juga sama seperti gadis seusianya yang memiliki berbagai hobi, seperti membaca, menyanyi, dan bermain drama. Dia berharap bisa terus melanjutkan studinya dan menjadi seorang dokter.

Di sekolah dasar, Nicole telah mampu mengerjakan soal aljabar kompleks sebelum usianya genap 10 tahun. Jenius berbakat ini juga mengikuti kelas drama dan akan membuat sebuah penampilan di pertunjukan “Shakespeare”.

Sejak tahun pertamanya di Burnt Mull Academy, Nicole telah menyibukkan dirinya di banyak aktivitas berbeda. Ia mengikuti kegiatan kemping, mengikuti kompetisi menulis dan ambil bagian dalam olimpiade matematika nasional.

Ayah Nicole, James (36), hanyalah seorang pembersih selokan dan petugas perawatan jalan raya. Prestasi putrinya itu sangat membanggakannya. “Sangat menyenangkan bagi kami menjadi bagian dari sebuah hal yang baik. Situasi ini menunjukkan dari mana pun kau berasal, siapa pun bisa menjadi genius secara akademis,” ujar James. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
100
Love
OMG OMG
90
OMG
Yaelah Yaelah
20
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
10
Keren Nih
Ngakak Ngakak
40
Ngakak