Bocoran: WhatsApp kabarnya tengah menyiapkan opsi baru untuk mengirim foto dan video dalam kualitas asli tanpa kompresi. Temuan ini dilaporkan WABetaInfo, situs yang rutin membedah kode aplikasi WhatsApp versi uji coba, pada Jumat (6/11/2026).
Jejak fitur itu ditemukan di WhatsApp beta untuk Android versi 2.26.44.12. Meski begitu, fitur tersebut masih dalam tahap pengembangan dan belum bisa dicoba, bahkan oleh pengguna beta sekalipun.
Pilihan Ketiga Setelah Standar dan HD
Saat ini WhatsApp menyediakan dua pilihan kualitas ketika mengirim media, yaitu Standar dan HD. Opsi Standar memampatkan file cukup besar agar hemat kuota, sedangkan HD memampatkan lebih sedikit sehingga gambar lebih tajam. Kompresi sendiri adalah proses memperkecil ukuran file dengan membuang sebagian detail.
Opsi baru yang sedang disiapkan berada satu tingkat di atas HD. Dengan pilihan “kualitas asli”, foto atau video akan dikirim persis seperti yang tersimpan di galeri pengirim, tanpa pemampatan apa pun. Pengguna nantinya memilih opsi ini dari menu kualitas di layar penyunting sebelum menekan tombol kirim.
Sebagai gambaran, menurut WABetaInfo file dengan kualitas HD saja bisa berukuran hingga enam kali lebih besar dibanding kualitas standar. File kualitas asli tentu bisa lebih besar lagi, terutama untuk video beresolusi tinggi dari ponsel kelas atas. Karena itu, pengguna perlu memperhatikan kuota data dan ruang penyimpanan, baik di ponsel pengirim maupun penerima, sebab file berukuran besar juga akan tersimpan utuh di galeri lawan bicara.
WABetaInfo menyebut WhatsApp tetap akan menerapkan batas ukuran file dan resolusi, tetapi batas itu diklaim jauh di atas ukuran foto atau video pada umumnya. Angka pastinya belum diketahui.
Kabarnya Khusus Pelanggan WhatsApp Plus
Ada satu catatan penting. Menurut laporan yang sama, opsi kualitas asli direncanakan hanya untuk pelanggan WhatsApp Plus, paket berlangganan berbayar dari WhatsApp. Situs Beebom mencatat paket ini sebelumnya diluncurkan di India dengan tarif 79 rupee per bulan dan selama ini lebih banyak menawarkan fitur kosmetik, seperti tema eksklusif, ikon khusus, dan kemampuan menyematkan lebih banyak chat. [CEK: ketersediaan WhatsApp Plus di Indonesia]
WhatsApp juga disebut akan memperkenalkan fitur ini di layar sambutan bagi pelanggan baru, serta mencantumkannya dalam daftar keuntungan setelah berlangganan. Meski begitu, WhatsApp sendiri belum mengumumkan fitur ini secara resmi, sehingga detail, harga, dan jadwal peluncurannya masih bisa berubah. Fitur yang ditemukan di kode aplikasi versi beta juga tidak selalu dirilis ke publik.
Dampaknya bagi Pengguna
Bagi fotografer, desainer, atau siapa pun yang sering bertukar file untuk keperluan kerja, opsi ini bisa sangat membantu. Namun, jika benar dikunci di balik langganan, pengguna gratis tetap harus memakai cara lama, yaitu mengirim foto sebagai dokumen. Cara itu juga menjaga kualitas asli, hanya saja lebih repot dan tidak menampilkan pratinjau gambar di dalam chat. Langkah WhatsApp ini juga menunjukkan arah baru Meta yang mulai mencari pendapatan langsung dari fitur premium di aplikasi pesan.
















