Today

AI Mode Google Resmi Hadir dalam Bahasa Indonesia, Begini Faktanya

JBers, akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga. AI Mode Google resmi hadir dalam bahasa Indonesia. Jadi, sekarang kamu bisa ngetik pertanyaan ribet sekalipun pakai bahasa sehari-hari tanpa harus pusing mikirin grammar Inggris. Keren, kan?

Ekspansi Global

Fitur ini bukan cuma mampir ke Indonesia, tapi juga hadir dalam empat bahasa lain: Hindi, Jepang, Korea, dan Portugis Brasil. Sebelumnya, selama lebih dari enam bulan, layanan ini cuma tersedia dalam bahasa Inggris.
Wakil Presiden Manajemen Produk Google Search, Hema Budaraju, bilang, “Dengan ekspansi ini, lebih banyak orang kini dapat menjelajahi web lebih dalam.”

Kalau diingat-ingat, bulan lalu Google juga sempat melebarkan sayap AI Mode berbahasa Inggris ke 180 pasar baru. Jadi makin kelihatan kalau Google lagi serius banget menggarap pencarian berbasis AI ini.

Saingan Baru di Dunia Pencarian

AI Mode pertama kali nongol pada Maret 2025 buat pelanggan Google One AI Premium. Banyak yang bilang ini jadi jurus pamungkas Google buat menandingi layanan serupa dari Perplexity atau ChatGPT Search dari OpenAI.
Bedanya, AI Mode Google punya bekal kuat karena didukung teknologi Gemini 2.5 yang jago dalam urusan multimodal dan penalaran rumit.

BACA JUGA:  Gemini Kini Bisa Bikin Presentasi Otomatis, Cuma Butuh Beberapa Detik

Berbasis Gemini 2.5

Nah, teknologi ini juga ditambahin fitur agentic pada Agustus kemarin. Jadi, pengguna bisa langsung reservasi restoran lewat AI, dan kabarnya ke depan bakal bisa booking tiket acara sampai layanan lokal.
Sayangnya, untuk sekarang fitur agentic baru bisa dinikmati pelanggan Google AI Ultra di Amerika, dengan harga langganan 250 dolar per bulan. Kalau dirupiahin, itu sekitar Rp4,1 juta. Lumayan bikin kantong kaget, ya.

Akses dan Kontroversi

Untuk saat ini, AI Mode bisa kamu temuin lewat tab khusus di halaman hasil pencarian atau tombol di kolom search. Menurut Logan Kilpatrick dari Google DeepMind, fitur ini dalam waktu dekat bakal jadi menu utama pencarian.

Tapi, nggak semua orang happy dengan kehadirannya. Ada kritik yang bilang kalau AI Mode dan AI Overviews bikin trafik ke situs web jadi menurun. Google sendiri membantah, katanya pencarian berbasis AI justru tetap bikin orang mampir ke berbagai situs.

Penutup

Jadi, jelas ya JBers, AI Mode Google bukan sekadar tren, tapi bagian dari strategi besar Google bikin pencarian makin praktis dan cerdas. Tinggal kita tunggu aja gimana dampaknya ke cara kamu menjelajah internet setiap hari. Jangan lupa share artikel ini ke temen kamu biar mereka juga update kabar terbaru dari dunia teknologi.

BACA JUGA:  7 Cara Cerdas Gunakan Prompt ChatGPT Biar Jawaban AI Lebih Nendang

Share:

Related News