Seniman Ini Gunakan Lidahnya untuk Melukis


Seorang pemuda berusia 23 tahun dari Tiongkok bernama Han Xiaoming sepertinya memang punya “rasa” yang tajam dalam seni. Pasalnya, ia menggunakan lidahnya untuk membuat lukisan. Apakah hal ini aman?

Untungnya, Han tidak melukis dengan cat minyak atau pun akrilik. Han hanya menggunakan pewarna makanan untuk membuat lukisan.

Teknik melukis ini dimulai ketika Han mencoba menggambar lukisan tradisional Tiongkok dengan cat dari gula yang dilelehkan dan diberi warna menggunakan kuas di tangannya. Di tengah-tengah pembuatan lukisan itu, Han yang suka manis memutuskan untuk mencicipi catnya. Dia sangat menyukai rasa dari cat itu dan akhirnya meninggalkan kuas catnya. Hingga akhirnya, dirinya meneruskan lukisannya dengan menggunakan lidah.

Kini, Han telah menerima pujian dari seluruh Tiongkok dengan teknik ciptaannya sendiri itu. Ia kini bepergian ke seluruh penjuru negaranya untuk mendemonstrasikan teknik melukis dengan lidah. Menurut Han, jika lidah digunakan dengan benar maka ia bisa menjadi alat yang baik untuk membuat lukisan yang unik.

“Ini adalah cara yang baik untuk menciptakan hubungan dengan seni yang akan Anda buat,” jelasnya seperti dilansir dari Oddity Central, Minggu (26/10/2014). “Menggunakan lidah bisa membuat Anda merasakan secara langsung kertas Anda alih-alih hanya menggunakan kuas, dan Anda bisa merasakan catnya pula.”

Sebenarnya, Han bukan satu-satunya pelukis dengan lidah di dunia. Dua tahun lalu, Ani K, seorang seniman asal Kerala, India, juga melukis dengan lidahnya. Hanya saja Ani bisa dibilang lebih ekstrim, karena tidak seperti Han yang menggunakan pewarna makanan sebagai media lukisnya, Ani menggunakan cat minyak sungguhan sebagai cat lukisannya.

Melihat kreatifnya Han dan Ani, mungkin Anda juga punya ide sendiri untuk menciptakan lukisan dari bagian tubuh Anda yang lain, seperti melukis dengan menggunakan telinga misalnya. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
50
Love
OMG OMG
40
OMG
Yaelah Yaelah
70
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
60
Keren Nih
Ngakak Ngakak
90
Ngakak