Seniman Membuat Patung Kepala dari Permen Karet Bekas


Beberapa tahun terakhir, banyak seniman berlomba-lomba untuk membuat suatu karya seni yang lain daripada yang lain. Salah satunya adalah seorang seniman asal Kanada berikut ini.

Douglas Coupland, seorang seniman dan novelis berkebangsaan Kanada membuat sebuah proyek seni yang tidak biasa. Apa yang dia buat sehingga bisa dikatakan tidak biasa?

Dilansir dari Oddity Central, Jumat (28/11/2014), dia membuat Gumhead, patung tiruan kepalanya yang berukuran raksasa. Patung itu terbuat dari fiberglass berwarna hitam. Itu saja? Ternyata ada hal lain yang membuat patung kepala ini menjadi tidak biasa. Gumhead kemudian diletakkan di luar Vancouver Art Gallery di Howe Street agar semua orang bisa berkontribusi terhadap ‘karya seni’ ciptaannya itu. Siapa saja yang lewat galeri bebas menempelkan permen karet yang sudah mereka kunyah ke permukaannya.

Gumhead merupakan bagian dari eksibisi karya-karya seni Coupland yang bertajuk ‘Everywhere is anywhere and anything is everything’. Dipajang sejak tanggal 1 September lalu, patung itu kini sudah dipenuhi permen karet bekas. Mungkin tidak semua orang menganggap patung itu terlihat indah. Ada juga yang mungkin jijik melihatnya, karena permen karet bekas yang ditempelkan di patung tersebut.

Saat cuaca panas, permen-permen karet tersebut meleleh hingga menjadikan permukaan patung lengket. Tak hanya itu, permen karet yang menempel di patung menimbulkan bau dan mengundang lebah berkerumun di sekitarnya.

Coupland mengaku bangga dengan penampilan akhir patung dirinya. Ia menyebut patung Gumhead ‘jelek namun indah’. Sementara tentang lebah-lebah yang menjadikan patungnya rumah, Coupland menyebutnya sebagai bagian dari seni ekologis dan tidak perlu ada penanganan untuk mengusir lebah-lebah tersebut.

Jika nantinya Gumhead sudah tak dipajang di galeri, ia berencana meletakkannya di atap rumahnya sendiri. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
80
Love
OMG OMG
70
OMG
Yaelah Yaelah
100
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
90
Keren Nih
Ngakak Ngakak
20
Ngakak