Today

YouTube Uji Coba Verifikasi Umur Pakai AI

JBers, YouTube lagi bikin gebrakan yang cukup bikin alis terangkat. Bayangin aja, platform ini sekarang menguji sistem verifikasi umur berbasis AI yang kerjanya menebak umur kamu dari kebiasaan nonton. Jadi bukan cuma soal apa yang kamu search, tapi juga video apa yang kamu tonton dan sejak kapan akunmu ada.

Kedengarannya kayak adegan film tech thriller kan? Kalau AI-nya mikir kamu masih di bawah umur, akunmu bisa langsung kena pembatasan. Dan kalau mau protes, siap-siap deh diminta bukti kayak KTP, kartu kredit, atau bahkan selfie. Ribet banget ya?

Bagaimana Cara Kerja Sistemnya

YouTube menjelaskan kalau AI mereka melihat beberapa hal:

  1. Riwayat pencarian
  2. Kategori video yang sering kamu tonton
  3. Umur akun Google kamu

Mereka klaim nonton Pokémon atau Minecraft nggak otomatis bikin kamu dianggap anak-anak. Tapi karena sistem ini masih belajar, siapa pun bisa kena flag. Kalau sudah begitu, akses ke konten terbatas usia hilang, iklan jadi generik, dan kamu bisa dapat notifikasi “waktunya istirahat.”

BACA JUGA:  Apa Kabar Facebook 2025? Ini Fitur Baru yang Bikin Pengguna Balik Lagi

Reaksi Pengguna dan Isu Privasi

Langkah ini bukan pertama kalinya Google minta data pribadi lebih dalam. Sekarang, dengan alasan melindungi anak-anak, pengguna malah dituntut kasih data sensitif.

Beberapa aktivis privasi sampai bilang, “Ini terlalu jauh. Orang dewasa jadi korban sistem yang seharusnya hanya untuk melindungi anak.”

Di media sosial, tagar #boycottyoutube sempat rame. Tapi realistisnya, banyak orang yang akhirnya pasrah karena nggak bisa lepas dari kebiasaan buka YouTube tiap hari.

Opsi Verifikasi Kalau Kena Flag

Kalau kamu dianggap “belum cukup umur” sama AI, ada tiga jalan keluar yang bisa dipilih:

  1. Upload identitas resmi kayak KTP atau paspor
  2. Pakai kartu kredit
  3. Selfie untuk verifikasi wajah

Dari ketiganya, opsi kartu kredit dianggap paling minim gangguan privasi, meskipun tetap aja bikin waswas. Tips tambahan, kamu bisa lindungi data aktivitas Google biar AI lebih sedikit bahan buat menilai profilmu.

Penutup

Pada akhirnya, YouTube bilang ini semua demi keamanan anak-anak di platform. Tapi pertanyaannya, apakah alasan itu cukup untuk melegalkan pengawasan sedetail ini pada semua pengguna?

BACA JUGA:  Aku Kaget, Sony Mulai Jual Ponsel Tanpa Kabel USB di Dalam Kotak Penjualan

Jadi gimana menurut kamu, JBers? Sistem ini benar-benar solusi atau malah menambah masalah baru? Jangan lupa share artikel ini ke temen kamu, biar mereka juga tahu perkembangan terbaru di YouTube.

Share:

Related News