spot_img
spot_img
BerandaTravelReview Tempat Wisata Guci: Bukan Cuma Pemandian Air Panas

Review Tempat Wisata Guci: Bukan Cuma Pemandian Air Panas

From Author

Mau healing ke daerah pegunungan dan melewati Pantura? Yuk, mampir ke Tempat Wisata Guci. Di sini, kamu bisa mandi air panas, mandi di bawah air terjun, sampai camping, loh. Simak sampai habis dan selamat berlibur.

Sebelum masuk ke pembahasan selanjutnya, perlu kamu ketahui bahwa Tempat Wisata Guci terletak di kaki Gunung Slamet dan masuk ke dalam wilayah Kabupaten Tegal, tepatnya di Desa Guci, Kecamatan Bumijawa. Untuk bisa ke sana, kamu perlu naik kendaraan pribadi seperti motor dan mobil. Perlu diketahui, jarak dari Alun-alun Kabupaten Tegal ke Tempat Wisata Guci kurang lebih 45 kilometer sehingga bisa ditempuh selama 1 jam lebih 39 menit.

Selama ini, objek wisata ini hanya dikenal sebagai tempat pemandian air panas. Anggapan itu sebenarnya wajar karena di sana terdapat pemandian air panas populer seperti pancuran 13 dan pancuran 5. Untuk lebih jelasnya, akan kami jelaskan di bawah ini.

Pancuran 13

Pancuran 13 (Foto: Instagram @juple_anggara)

Tempat ini merupakan kolam air panas paling populer di Guci. Kolam ini memiliki ciri khas berupa pancuran airnya yang berjumlah 13 buah. Tak hanya itu, air panas di sini juga tidak mengandung belerang sehingga aman untuk siapapun. Karena Pancuran 13 merupakan tempat umum, kamu juga bisa mandi sembari bercengkerama dengan keluarga atau temanmu.

Sayangnya, tempat ini sempat ditutup pada 24 Februari kemarin karena banjir bandang. Karena kondisinya kian membaik, kolam pemandian ini kembali dibuka pada 25 Februari kemarin. Oleh sebab itu, Pancuran 13 bisa menjadi pilihan objek wisata yang bisa kamu kunjungi. Untuk bisa mengunjungi kolam pemandian ini, kamu perlu membayar tiket masuk seharga Rp 20.000.

Pancuran 5

Pancuran 5 (Foto: Instagram @dw_nuraini)

Kolam lainnya yang bisa dicoba adalah Pancuran 5. Sesuai namanya, kolam air panas ini memiliki pancuran air sebanyak 5 buah. Berbeda dengan pancuran 13, kamu bisa menikmati nikmatnya air panas secara gratis. Kolam ini sengaja digratiskan oleh pemerintah setempat sehingga masyarakat bisa berendam sepuasnya di sini.

Selain gratis, lokasi kolam ini juga dekat dengan Pancuran 13. Bahkan, lokasinya juga dekat dengan Kantor Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Objek Wisata Guci. Oleh karena itu, apabila belum tahu lokasi tempat ini, kamu bisa bertanya kepada petugas di kantor UPTD tersebut.

Selain tempat-tempat di atas, tempat wisata Guci bukan cuma sekedar pemandian air panas. Menurut data dari Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Tegal, tempat wisata Guci memiliki luas area 167,44 hektar. Dengan luas area tersebut, tentu terdapat sejumlah objek wisata lain yang tentunya bukan hanya kolam air panas. Sejumlah objek wisata tersebut akan kami jelaskan di bawah ini.

Curug Sigeong

Curug Sigeong (Foto: Instagram @za_levi)

Objek wisata pertama ada Curug Sigeong. Curug ini berada di lokasi strategis, yakni di dekat pintu gerbang Guci. Apabila berjalan dari pintu gerbang Guci, waktu tempuhnya hanya 3 menit. Selain strategis, tempat ini juga menjadi favorit wisatawan karena menawarkan suasana tenteram dan nyaman.

Tidak seperti air terjun lain, curug ini memiliki air berhawa panas. Bukan hanya itu, tempat ini juga memiliki kolam alami yang berukuran kecil. Oleh sebab itu, bagi kamu yang ingin mandi air panas yang mudah dijangkau, Curug Sigeong bisa menjadi pilihan yang tepat.

BACA JUGA: Basah-Basahan di Curug Sodong Sukabumi yang Segarkan Cuaca Hatimu

Guci Forest

Guci Forest (Foto: Instagram @natalia.rdp)

Lokasi ini bisa pula dikunjungi, terutama bagi kamu yang menyukai wisata alam. Guci Forest memiliki luas 25 hektar. Dengan luas tersebut, tentu tempat ini cocok untuk kamu eksplor keindahannya.

Apabila merasa lelah, kamu bisa camping di hutan ini. Terdapat 100 tenda yang sudah tersedia sehingga kamu tidak perlu bersusah payah untuk membangun tenda. Berkemah di Guci Forest bukanlah kegiatan baru sebab sudah banyak yang melakukannya, terutama pada akhir pekan.

Terkait biaya, kamu perlu membayar sebesar Rp 300.000 per malam. Meskipun demikian, dengan harga tersebut, kamu bisa camping di tenda yang berkapasitas hingga 4 orang.

Curug Serwiti

Curug Serwiti (Foto: Instagram @natalia.rdp)

Pilihan wisata lainnya ada Curug Serwiti. Tempat ini dulunya sempat kurang terurus, kemudian mulai berbenah sehingga layak dikunjungi. Saat ini, curug ini dikelola oleh BUMDes Guci. Untuk mendukung pengelolaan objek wisata ini, pengunjung mesti membayar tiket seharga Rp 10.000. Meskipun demikian, harga tersebut tidak berlaku untuk anak-anak.

Mengenai lokasi, Curug Serwiti cukup dijangkau dengan berjalan ke atas dari Pancuran 13. Setelah sampai, kamu bisa menikmati air dingin khas pegunungan yang berasal dari Gunung Slamet. Kamu pun juga bisa berfoto selfie di bawah guyuran air terjun setinggi 15 meter ini.

The Baron Hill of Guci

The Baron Hill of Guci (Foto: Instagram @natalia.rdp)

Objek wisata ini cocok untuk kamu yang ingin tetap hits di medsos. The Baron Hill of Guci memiliki berbagai spot foto yang bisa kamu jajal, seperti replika kastil, replika mobil Herbie, ayunan rotan, rumah pohon, jembatan kaca, sampai gapura Jepang. Di antara semua spot foto tersebut, jembatan kaca wajib kamu kunjungi. Jembatan sepanjang 20 meter ini merupakan salah satu spot foto favorit di Baron Hill.

Tidak hanya menawarkan spot foto, tempat ini juga menyediakan fasilitas lainnya, seperti area bermain anak, kolam renang mini, musala, toilet, dan tempat karaoke. Untuk masuk ke Baron Hill Guci, kamu cukup mengeluarkan biaya Rp 15.000. Biaya tersebut tidak termasuk jembatan kaca karena perlu biaya Rp 10.000 untuk menaiki jembatan tersebut.

Bukit Perkasa

Bukit Perkasa Taman Wisata Air Panas Guci (Foto: curansongho.blogspot.com)

Tempat ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati pemandangan. Bukit Perkasa masih berada di dalam kawasan wisata Guci. Bahkan, bukit ini memiliki ikon berupa tulisan “Taman Wisata Air Panas Guci”.

Saat kamu berhasil mencapai puncaknya, pemandangan alam khas Guci bisa dinikmati. Kamu bisa melihat area perkebunan dan pepohonan hijau dari atas Bukit Perkasa. Saat menikmati pemanadangan, jangan lupa untuk mengabadikannnya melalui kamera HP-mu.

Bukan cuma pemandangan yang kamu nikmati, apabila menyukai wisata religi, Makam Kyai Klitik bisa kamu ziarahi. Sosok Kyai Klitik dianggap penting bagi masyarakat Desa Guci. Beliaulah yang pertama kali membuka lahan untuk perkampungan yang sekarang bernama Guci. Selain membuka lahan, beliau juga yang menjadi penyelamat saat kampung ini dilanda wabah gatal dan tanah longsor.

BACA JUGA: 5 Sumber Air Panas Terbaik Indonesia Ini Dijamin Kamu Jadi Betah Main Air

Penginapan di Guci

Penginapan di Guci (Foto: panturapost.com)

Seperti yang disebutkan pada pembuka artikel ini, kamu harus menempuh perjalanan selama 1 jam lebih 39 menit. Ditambah lagi dengan jalan menurun yang berliku yang mesti dilalui. Oleh karena itu, kamu tidak boleh pulang pada malam hari. Apabila ingin berada di Guci sampai malam, kamu harus menginap.

Ada berbagai tempat penginapan yang bisa kamu booking di situs terpercaya. Di antara berbagai tempat penginapan tersebut, kami merekomendasikan supaya menginap di Hollymoon Kampong Goetji 1930, Hollymoon Sekar Ayu Hotel, Villa Aglonema Guci, dan Villa Permata Asri. Semua tempat yang kami rekomendasikan tersebut memiliki nilai yang lebih bagus ketimbang tempat penginapan lainnya. Meskipun demikian, kamu bisa memilih berdasarkan budget yang kamu miliki.

Penutup

Itulah review lengkap mengenai Tempat Wisata Guci di Tegal. Semoga artikel ini bermanfaat dan selamat berlibur.

Latest Article

Intel memperkenalkan prosesor tanpa E-core

Baru-baru ini Intel ngeluarin chip baru berbasis arsitektur Raptor Lake, tapi sayangnya tanpa pengumuman besar-besaran. Untuk saat ini, chip...

More Articles Like This