Today

Cara Membuat Daftar Isi di Google Docs yang Bikin Dokumen Makin Rapi

Tantri Widya

Halo JBers! Kalau kamu sering ngurusin dokumen—entah itu makalah, laporan tugas, skripsi, atau e-book kecil—pasti pernah ngalamin situasi di mana kamu pengin bikin daftar isi tapi males ngetik satu per satu dan bingung gimana supaya rapi. Nah, cara membuat daftar isi di Google Docs itu solusinya. Dengan sedikit trik, kamu bisa punya table of contentsyang otomatis, bisa di-update kapan saja, dan gak repot kalau struktur dokumen berubah.

Di artikel ini, aku bakal nemenin kamu langkah demi langkah membuat daftar isi di Google Docs, baik di laptop maupun HP, plus trik supaya tampilannya kece dan gak bikin pusing. Yuk, langsung kita mulai biar dokumenmu terlihat profesional dan mudah dinavigasi!

Kenapa Perlu Bikin Daftar Isi Otomatis di Google Docs?

Sebelum ke langkah teknis, kenalan dulu dengan keuntungan menggunakan daftar isi otomatis:

  • Dokumen panjang jadi gampang dijelajahi pembaca — gak harus scroll buanyak.
  • Kalau kamu ubah atau tambah bagian, daftar isi bisa update otomatis tanpa harus edit manual.
  • Lebih rapi dan profesional dibandingkan daftar isi yang dibuat sendiri (dengan titik-titik manual).
  • Untuk dokumen digital, daftar isi bisa dijadikan tautan aktif sehingga pembaca bisa klik langsung ke bagian tersebut.
BACA JUGA:  Aku Baru Baca Ide Gila Ini: Matahari Bakal Dipantulkan ke Bumi Saat Malam Hari

Jadi, kalau kamu cuma bikin daftar isi manual, repot nantinya kalau ada revisi halaman—nomor halaman bakal nggak sinkron. Lebih aman kalau pakai fitur otomatis di Google Docs.

Langkah-Langkah: Cara Membuat Daftar Isi di Google Docs

Berikut cara membuat daftar isi di Google Docs yang gampang kamu ikuti:

Siapkan Dokumen dan Gunakan Heading

Sebelum daftar isi muncul, kamu harus menandai bab, subbab, dan sub-subbab dengan gaya heading. Kalau kamu cuma ubah ukuran font tanpa pakai heading, Google Docs nggak akan mengenali teksnya untuk daftar isi.

Langkahnya:

  1. Sorot teks judul atau subjudul.
  2. Di toolbar atas, di bagian yang tertulis “Normal text” (atau gaya teks saat ini), klik dropdown.
  3. Pilih Heading 1 untuk judul bab utama, Heading 2 untuk subbab, Heading 3 untuk sub-subbab, dan seterusnya.
  4. Pastikan kamu konsisten: jangan tiba-tiba pakai Heading 3 tanpa ada Heading 2 sebelumnya.

Dengan heading yang rapi dan konsisten, daftar isi akan otomatis mengenali struktur dokumenmu.

Sisipkan Daftar Isi

Setelah heading siap, sekarang waktunya menyisipkan daftar isi:

  1. Letakkan kursor di tempat kamu mau daftar isi muncul (biasanya setelah halaman judul atau kata pengantar).
  2. Klik menu Sisipkan (Insert) di Google Docs.
  3. Pilih Table of contents (Daftar Isi).
  4. Akan muncul pilihan format:
    • Tautan biru (tanpa nomor halaman), cocok untuk dokumen digital agar pembaca bisa klik.
    • Titik-titik + nomor halaman, cocok untuk dokumen cetak atau yang dibaca secara fisik.
  5. Klik pilihan yang kamu suka — daftar isi langsung akan muncul.

Dan voila! Daftar isi di Google Docsmu sudah terbentuk berdasarkan heading yang kamu set.

BACA JUGA:  Strategi Trading Forex Paling Jitu untuk Kantong Maksimal di Tahun 2025

Update Daftar Isi Jika Ada Perubahan

Dokumenmu kan pasti bakal ada revisi: bagian baru, judul diubah, konten ditambah, dll. Untuk memastikan daftar isi masih sesuai:

  • Klik daftar isi yang sudah ada.
  • Cari ikon panah melingkar (refresh) di sudut kiri atas daftar isi.
  • Klik ikon tersebut — Google Docs akan memperbarui otomatis judul, nomor halaman, dan penataan daftar isi.

Jangan pernah edit isi daftar isi secara manual, karena kalau kamu update, perubahan manual itu kemungkinan akan hilang atau kacau.

Bikin Daftar Isi di Google Docs lewat HP

Kalau kamu kerja lewat HP (Android atau iOS), cara membuat daftar isi di Google Docs tetap bisa:

  1. Buka aplikasi Google Docs dan buka dokumenmu.
  2. Blok teks judul atau subjudul → klik ikon format (biasanya ikon “A” dengan garis) → pilih gaya heading (Heading 1, 2, dll).
  3. Setelah semua heading diterapkan, letakkan kursor di posisi daftar isi.
  4. Ketuk simbol “+” → pilih menu Insert → pilih Daftar Isi.
  5. Pilih format (tautan biru atau titik + nomor). Daftar isi akan muncul.
  6. Jika ada revisi, ketuk daftar isi dan pilih “Perbarui” untuk sinkronisasi.

Versi HP memang tampilannya lebih ringkas, tapi fungsinya tetap sama: otomatis dan praktis.

Tips & Trik Agar Daftar Isi Makin Keren (Dan Bebas Error)

Agar daftar isi di Google Docs kamu makin sempurna, ini beberapa tips tambahan:

  1. Batasi level heading — terlalu banyak level (Heading 4, 5, dst.) bisa bikin daftar isi kebanyakan baris, malah membingungkan pembaca.
  2. Gunakan Outline Google Docs — aktifkan fitur Outline (biasanya di sisi kiri) untuk melihat struktur dokumen berdasarkan heading. Ini membantu kamu mengecek apakah hierarki heading sudah benar.
  3. Jangan pakai heading sembarangan — hindari memberi heading pada teks biasa seperti kutipan atau catatan kaki karena itu bisa “nyolong” ke daftar isi.
  4. Kustomisasi tampilan daftar isi — setelah daftar isi muncul, kamu bisa ubah font, ukuran, warna, atau indentasi agar sesuai gaya dokumen. Tapi lakukan dengan hati-hati agar format tetap rapi.
  5. Pastikan Google Docs tersinkron — kalau kamu offline atau ada gangguan koneksi, daftar isi bisa bermasalah. Pastikan dokumen tersimpan dan disinkronisasi.
  6. Jika daftar isi tidak muncul — cek apakah semua judul sudah pakai heading. Kalau belum, daftar isi tidak akan mengenalinya.
  7. Hapus dan buat ulang jika bermasalah — kadang lebih mudah menghapus daftar isi lama dan menyisipkan ulang daripada memperbaiki yang rusak.
BACA JUGA:  Cara Cepat Membuat Daftar Isi Otomatis di Word

Kesalahan Umum & Solusinya

  • Daftar isi belum muncul
    Penyebab: kamu belum menggunakan heading. Cek kembali format teksmu.
  • Nomor halaman tidak cocok
    Solusi: klik tombol refresh pada daftar isi setelah perubahan halaman.
  • Heading tidak muncul
    Mungkin kamu secara tidak sengaja menggunakan format normal text, bukan heading.
  • Daftar isi kacau setelah banyak revisi
    Coba hapus daftar isi lalu sisipkan ulang.
  • Terlalu banyak level heading membingungkan
    Pertimbangkan hanya pakai hingga Heading 2 atau Heading 3 agar daftar isi tetap ringkas.

Penutup

Sekarang kamu udah tahu cara membuat daftar isi di Google Docs dengan praktis dan cepat. Gak perlu takut dokumen panjang jadi berantakan, karena daftar isi otomatis bisa jadi penyelamat. Coba langsung praktekkan di dokumenmu biar ngerasain sendiri bedanya.

Kalau udah berhasil bikin daftar isi keren, jangan lupa share artikel ini ke temen kamu yang juga sering berjuang dengan dokumen panjang supaya mereka gak stress ngatur isi satu per satu.

Share:

Related News