Today

Begini Cara Pindah Faskes BPJS yang Simpel dan Aman

Tantri Widya

Mungkin kamu merasa faskes lama terlalu jauh, pelayanannya kurang oke, atau kamu baru pindah tempat tinggal — semua alasan itu wajar banget untuk pindah faskes BPJS. Tapi banyak juga yang bingung: “Eh, bisa nggak sih pindah faskes BPJS?”, “Prosesnya ribet nggak?”, dan “Kapan faskes baru bisa dipakai?”

Tenang, di artikel ini gue bakal kasih panduan lengkap soal cara pindah faskes BPJS, baik lewat jalur online maupun offline. Santai aja, kita bahas bersama langkah-langkahnya, persyaratan yang harus disiapkan, serta tips supaya permohonanmu lancar.

Kenapa Kamu Ingin Pindah Faskes BPJS?

Sebelum langsung ke cara, kita ngobrol dulu: kenapa sih orang sampai pengin pindah faskes? Beberapa alasan umum:

  • Lokasi faskes lama jauh dari rumah baru
  • Pelayanan di faskes lama kurang memuaskan
  • Kebutuhan medis berubah — butuh faskes yang punya fasilitas lebih lengkap
  • Pindah domisili karena pekerjaan atau urusan keluarga

Intinya, kamu berhak memilih faskes yang lebih cocok dengan kondisimu. Tapi, tentu ada aturan supaya nggak chaos sistemnya.

BACA JUGA:  Spotify Tambah Fitur Cerdas Biar Playlist Tetap Sesuai Selera

Syarat Pindah Faskes BPJS

Sebelum mengajukan, pastikan kamu memenuhi syarat berikut agar permohonanmu nggak ditolak:

  • Kamu sudah terdaftar minimal 3 bulan di faskes lama.
  • Kartu BPJS kamu aktif
  • KTP / identitas diri (beserta fotokopi)
  • Kartu Keluarga (KK) kadang juga diperlukan
  • Jika kamu pindah domisili dalam waktu kurang dari 3 bulan, maka kamu harus tambahkan surat keterangan domisili baru atau dokumen terkait penugasan.

Kalau semua syarat ini sudah siap, kamu bisa lanjut ke proses pindah faskes.

Cara Pindah Faskes BPJS

Berikut ini merupakan beberapa cara yang bisa kamu pilih — tinggal sesuaikan dengan kenyamananmu.

1. Lewat Aplikasi Mobile JKN (Online)

Ini adalah cara favorit banyak orang karena praktis dan tidak perlu keluar rumah.

Berikut langkahnya:

  1. Unduh aplikasi Mobile JKN, tersedia di Play Store atau App Store.
  2. Login dengan nomor kartu BPJS atau NIK (jika belum punya akun, daftar dulu).
  3. Cari menu “Perubahan Data Peserta” (kadang berada di Menu Lainnya).
  4. Pilih opsi untuk mengubah Fasilitas Kesehatan Tingkat I (FKTP) dan kemudian pilih provinsi, kota/kabupaten, serta faskes baru yang kamu inginkan.
  5. Simpan perubahan dan lakukan verifikasi (PIN atau OTP).
  6. Jika pengajuan diterima, faskes baru akan mulai berlaku pada tanggal 1 bulan berikutnya.

Jadi, misalnya kamu ajukan pindah di 15 Mei, faskes baru baru bisa kamu pakai efektif 1 Juni.

BACA JUGA:  Harga RAM Naik Lagi, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Industri Memori?

2. Lewat WhatsApp Pandawa

Kalau kamu nggak suka ribet buka aplikasi, tinggal chat aja:

  • Simpan nomor WhatsApp resmi Pandawa (0811-8165-165)
  • Kirim pesan seperti: “Ingin pindah faskes BPJS”
  • Layanan Pandawa akan mengirim formulir atau instruksi lebih lanjut
  • Isi formulir dan tunggu konfirmasi

Layanan ini cukup populer karena fleksibel dan mudah diakses.

3. Telepon Call Center 165

Cara klasik tapi tetap berguna:

  • Hubungi nomor 165 (BPJS Kesehatan)
  • Sampaikan ke petugas bahwa kamu ingin pindah faskes
  • Petugas akan memandu langkah selanjutnya
  • Jika persetujuan diberikan, perubahan akan diproses dan faskes baru berlaku pada tanggal 1 bulan berikutnya.

4. Datang ke Kantor Cabang BPJS

Kalau kamu merasa lebih aman kalau tatap muka:

  • Datang ke kantor cabang BPJS terdekat dengan membawa dokumen pendukung
  • Isi formulir penggantian faskes di loket administrasi
  • Petugas akan memproses permohonan kamu
  • Setelah disetujui, faskes baru akan aktif di tanggal 1 bulan setelahnya

Kekurangannya adalah kamu harus sabar menunggu antrean.

5. Lewat Mobile Customer Service (MCS)

BPJS juga punya layanan mobile service (kendaraan layanan keliling) yang bisa mendatangi area tertentu. Kamu tinggal cek jadwal MCS di lokasi kamu dan datang ke sana.

Hal yang Perlu Diperhatikan

Supaya proses pindah faskesmu nggak gagal atau molor, ini beberapa catatan penting:

  • Setelah pengajuan pindah, kamu tetap bisa berobat ke faskes lama sampai faskes baru aktif.
  • Faskes baru mulai berlaku tanggal 1 bulan berikutnya setelah pengajuan disetujui.
  • Jangan ajukan pindah faskes lebih sering — pihak BPJS membatasi agar sistem tetap stabil.
  • Pastikan faskes baru yang kamu pilih sesuai dengan lokasi dan mudah diakses
  • Selalu periksa kembali data seperti alamat, nama, dan identitas sebelum kirim pengajuan
BACA JUGA:  Hidup Tanpa Netflix: Pengalaman yang Nggak Kusayangka

Tips Memilih Faskes Baru yang Tepat

Karena proses pindah faskes nggak bisa langsung berlaku hari itu juga, mending kamu pilih faskes yang benar-benar cocok supaya kamu nggak pusing ganti lagi. Berikut tips dari gue:

  • Pilih lokasi yang strategis, nggak jauh dari rumah atau tempat kerja
  • Pastikan faskes buka 24 jam (jika memungkinkan)
  • Lihat fasilitas yang dimiliki — kalau kamu punya penyakit khusus, cari yang punya spesialis atau alat medis lengkap
  • Cek reputasi pelayanan faskes itu (bisa dari review atau pengalaman orang sekitar)
  • Cari tahu apakah faskes itu masih aktif bekerjasama dengan BPJS

Kesimpulan

Nah JBers, itulah panduan lengkap cara pindah faskes BPJS dengan gaya ngobrol ala kita. Gampang banget, kan? Meskipun ada aturan dan proses administrasi, kamu tetap punya hak untuk memilih fasilitas kesehatan yang lebih cocok buatmu. Jangan sampai faskes yang jauh atau pelayanan kurang nyaman membuatmu enggan berobat.

Kalau kamu mau pindah faskes, langsung cek dokumen, pilih cara yang paling kamu nyaman (aplikasi, WA, telepon, atau datang langsung), dan urus secepatnya supaya faskes baru bisa aktif. Semoga artikel ini membantu banget!

Oiya, kalau kamu suka tulisan ini, jangan lupa share artikel ini ke temen kamu supaya mereka juga tahu cara pindah faskes BPJS dengan mudah.

Share:

Related News