Today

Meta Ray-Ban Display: Kacamata Pintar Baru yang Bikin Dunia Makin Futuristik

Tantri Widya

Meta Ray-Ban jadi bahan obrolan hangat di ajang Meta Connect 2025. Bayangin aja, kacamata pintar ini sekarang punya layar bawaan yang bisa nampilin aplikasi, arah jalan, notifikasi, sampai terjemahan langsung. Harga resminya USD 799 (sekitar Rp 12 juta-an), dan bisa dikontrol pakai gelang pintar bernama Meta Neural Band. Dari tampilannya, jelas banget Meta lagi serius masuk ke dunia wearable AI buat saingan sama Google dan Apple. Nah, penasaran apa aja kehebatan kacamatanya? Yuk kita kulik bareng-bareng.

Fitur dan Kemampuan Meta Ray-Ban Display

Kacamata pintar ini hadir dengan segudang fitur yang bikin kamu ngerasa kayak hidup di film sci-fi. Beberapa yang paling mencolok:

  • Layar bawaan: Bisa munculin aplikasi kayak Instagram, WhatsApp, sampai Facebook.
  • Arah jalan & terjemahan real-time: Jalan-jalan di luar negeri nggak bakal nyasar atau bingung bahasa.
  • AI Assistant: Bantu ngerjain tugas-tugas kecil dengan cepat.
  • Kamera, speaker, mikrofon: Buat rekaman, nelpon, atau sekadar dengerin musik.
  • Akses internet langsung: Semua bisa diakses dari lensa kacamata.
BACA JUGA:  Strategi Trading Forex Paling Jitu untuk Kantong Maksimal di Tahun 2025

Kombinasi fitur ini bikin kacamata bukan cuma aksesori gaya, tapi juga jadi gadget produktif sehari-hari.

Meta Neural Band: Kontrol dari Pergelangan Tangan

Selain kacamatanya, Meta juga ngenalin gelang pintar Neural Band yang bisa jadi pengendali utama. Cara kerjanya pakai teknologi EMG (electromyography) yang baca sinyal dari otak ke tangan. Jadi cukup gerakin jari atau kasih gestur kecil, kamu udah bisa navigasi aplikasi.
Beberapa keunggulannya:

  1. Tahan air, jadi aman dipakai harian.
  2. Baterai tahan 18 jam, cocok buat seharian aktivitas.
  3. Desain simpel, mirip Fitbit tapi tanpa layar.

Keren kan, gelang kecil tapi punya peran gede.

Persaingan Pasar dan Dampaknya

Walau belum secanggih kacamata AR futuristik Project Orion yang sempat digadang-gadang, langkah ini dianggap debut komersial terbesar Meta di ranah smart eyewear. Analis industri percaya kalau Meta lagi ngejar ketinggalan dari Google dan Apple yang juga lagi sibuk bikin versi kacamata pintar mereka.

Untuk pengguna di India (dan tentunya negara lain termasuk Indonesia), kemunculan perangkat ini bisa ngubah cara kita belanja, cari jalan, atau sekadar main sosmed. Dengan tren wearable AI yang makin naik daun, nggak heran kalau minat masyarakat pada gadget kayak Meta Ray-Ban Display bakal terus meroket.

BACA JUGA:  Pixnapping: Cara Hacker Nyolong Pixel Layar Android Kamu Tanpa Kamu Sadar

Penutup

Jadi JBers, jelas banget kalau Meta Ray-Ban bukan sekadar kacamata gaya, tapi simbol langkah baru menuju masa depan di mana teknologi selalu nempel di kehidupan kita. Siap nggak siap, era kacamata pintar udah mulai jalan. Nah, kalau menurut kamu, gadget ini bakal booming kayak smartphone dulu, atau malah cuma jadi tren sesaat?

Jangan lupa share artikel ini ke temen kamu biar mereka juga tahu perkembangan teknologi terbaru.

Share:

Related News