Pahlawan Nepal, Selamatkan 55 Anak Yatim dari Gempa


Apa kamu tahu mengenai gempa Nepal? Gempa yang terjadi 25 April 2015 lalu tersebut berkekuatan 7,9 skala richter lho. Dengan guncangan sehebat itu, banyak sekali korban jiwa. Mungkin, jika tidak ada pahlawan yang satu ini, mungkin jumlah korban jiwa akan bertambah.

Ya, dilansir dari metro.co.uk, seorang remaja berusia 19 tahun bernama Ishwor Ghimire berhasil menjadi pahlawan. Ia juga menginspirasi banyak orang. Ishwor berhasil menyelamatkan 55 anak yatim piatu di sebuah panti asuhan dimana ia dulu dirawat.

Anak-anak yang diselamatkan Ishwor (2.tstatic.com)

Ishwor yang ketika itu baru datang ke Australia, berkunjung ke Nepal dikarenakan ia mendapat kabar bahwa ada seorang yang sedang mencari anaknya di panti asuhan tersebut. Kemudian, peristiwa tersebut berawal ketika ia sedang makan siang.

Saat itu terasa guncangan yang cukup hebat, banyak anak-anak panti yang panik dan berteriak histeris karena ketakutan. Ishwor mencoba menenangkan semuanya. Ia mengatakan kepada semua orang yang ada di dalam gedung untuk keluar dan mencari tempat aman.

Tenda yang dibangun bersama (vemale.com)

Guncangan dirasakan semakin hebat, kemudian ia menyuruh dan membawa anak-anak dan semua orang di panti ke tengah lapangan. Tidak hanya itu, Ishwor juga menyuruh anak-anak berada di lapangan dan ia membuat tenda penampungan sementara menggunakan plastik.

Setelah gempa mereda, Ishwor mengajak anak-anak yang berusia 4 Р16 tahun ke gereja setempat untuk mendapatkan perlindungan sementara. Banyak yang memuji tindakan yang dilakukan oleh Ishwor.

Anak-anak panti (huffpost.com)

Sejak kecil, Ishwor memang dikenal sebagai anak yang bertanggung jawab, cerdas dan berhati mulia. Ishwor yang sejak satu tahun lalu menempuh pendidikan tinggi di Pulteney Grammar School, Adelai, Australia, saat ini ia bersama teman-teman dari Pulteney Grammar School, Australia sedang berusaha mengumpulkan dana untuk membangun kembali gedung panti asuhan yang luluh lantah karena gempa.

Kisah Ishwor bisa mengajarkan kita bahwa untuk melakukan kebaikan dan bersikap tanggung jawab tidaklah menuntut keharusan berbatas usia. Usia berapapun, sikap dewasa, bertanggung jawab dan berhati mulia memang harus dimiliki.

(anb)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
90
Love
OMG OMG
80
OMG
Yaelah Yaelah
10
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
100
Keren Nih
Ngakak Ngakak
30
Ngakak