Peneliti: Ekstensi Browser Jahat Bisa Bajak Claude Dispatch

Today

Peneliti: Ekstensi Browser Jahat Bisa Bajak Claude Dispatch

Jowant

Peneliti: Ekstensi Browser Jahat Bisa Bajak Claude Dispatch

Peneliti keamanan menemukan cara ekstensi browser berbahaya bisa memanfaatkan Claude Dispatch untuk menjalankan kode di komputer pengguna tanpa sepengetahuan mereka. Temuan ini dipublikasikan oleh perusahaan keamanan Forever Security dan diberitakan The Hacker News pada 6 November 2026. Hingga kini, peneliti belum menemukan serangan nyata yang memakai cara tersebut.

Dispatch adalah fitur di Claude Cowork, bagian dari aplikasi Claude Desktop buatan Anthropic, yang memungkinkan pengguna mengirim tugas dari ponsel untuk dikerjakan AI di komputer mereka. Selama komputer menyala dan aplikasi terbuka, Claude bisa menjalankan perintah di perangkat tersebut.

Cara Kerja Serangan Lewat Claude Dispatch

Dalam uraian teknisnya, peneliti Gal Weizman menjelaskan bahwa Dispatch menerima sesi claude.ai biasa yang sedang login di browser, meski situs tidak menampilkan tanda bahwa sesi itu terhubung ke Dispatch. Akibatnya, ekstensi yang punya izin menjalankan skrip di halaman claude.ai bisa membuka Dispatch dan mengirim perintah atas nama pengguna.

Dalam uji coba, skrip ekstensi mengirim empat perintah yang meminta Claude memasang sebuah paket npm, yaitu paket perangkat lunak untuk JavaScript. Claude sempat ragu, tetapi pesan lanjutan yang ditulis seolah-olah dari pengguna membuatnya melanjutkan. Karena jendela persetujuan muncul di halaman web yang sudah dikuasai skrip, tombol Allow bisa diklik otomatis setiap detik. Paket itu lalu terpasang dan membuka aplikasi Kalkulator sebagai bukti. Menurut peneliti, langkah yang sama bisa dipakai untuk mencuri berkas atau memasang pintu belakang.

Ekstensi yang dimaksud tidak harus sengaja dibuat jahat. Ekstensi resmi yang dibobol lewat pembaruan, atau ekstensi sah yang punya celah, juga bisa dimanfaatkan. Peneliti juga menyebut serangan bisa menjangkau Claude Desktop di komputer lain yang login ke akun Claude yang sama, meski skenario ini belum didemonstrasikan.

Respons Anthropic

Peneliti melaporkan temuan ini ke Anthropic pada 14 Mei. Lima hari kemudian, Anthropic menyatakan laporan itu valid tetapi menutupnya sebagai duplikat dari masalah yang sudah ditemukan secara internal. Pada 13 Oktober, menurut peneliti, Anthropic memberi tahu bahwa Dispatch akan dihentikan dengan target akhir Oktober. Namun halaman bantuan Dispatch belum menyebut rencana itu. Halaman tersebut hanya menulis fitur ini ditutup untuk pengguna baru, sementara sebagian pelanggan lama masih bisa memakainya untuk sementara.

Peneliti menilai persoalannya tidak berhenti di Dispatch, karena fitur lain yang memungkinkan AI bekerja di komputer dari jarak jauh, seperti Remote Control di Claude Code dan sesi Cowork, disebut berpotensi rentan dengan pola serupa. Klaim ini belum diuji dan akan dibahas dalam tulisan lanjutan.

Bagi pengguna, kasus ini menunjukkan risiko baru ketika AI diberi akses menjalankan perintah di komputer, seperti juga tren AI yang bisa menjalankan tugas di PC dari perusahaan lain. Langkah praktisnya: matikan fitur kendali jarak jauh bila tidak dipakai, tinjau perangkat yang terhubung ke akun, dan periksa izin setiap ekstensi browser, terutama yang meminta akses ke semua situs. Kebiasaan dasar dalam 10 cara aman browsing internet juga tetap relevan.

Share:

Follow on Google News

Related News