Samsung kembali menghadirkan inovasi layar pada Galaxy S26 Ultra, termasuk fitur baru bernama Privacy Display yang dirancang untuk melindungi informasi sensitif di layar. Namun tak lama setelah perangkat ini mulai digunakan, muncul keluhan dari sebagian pengguna terkait mata cepat lelah saat menggunakan ponsel tersebut.
Beberapa pengguna bahkan melaporkan gejala lain seperti pusing dan mual setelah menatap layar Galaxy S26 Ultra dalam waktu tertentu. Meski begitu, hingga kini belum ada kepastian apa yang benar-benar menjadi penyebab masalah tersebut.
Bagi pengguna smartphone yang sering menatap layar berjam-jam setiap hari, isu seperti ini tentu menjadi perhatian penting.
Keluhan Muncul Sejak Awal Peluncuran
Laporan mengenai masalah ini mulai muncul bahkan sebelum Galaxy S26 Ultra resmi tersedia luas di pasar.
Menurut kabar yang dilansir melalui situs Android Police pada 13 Maret 2026, sejumlah pengguna menyebut layar ponsel flagship Samsung tersebut membuat mata terasa cepat lelah.
Salah satu keluhan awal datang dari pengamat produk Samsung, Tarun Vats, yang mengaku matanya terasa:
- cepat lelah
- sedikit tidak nyaman
setelah menggunakan perangkat tersebut.
Tak lama setelah itu, laporan serupa mulai bermunculan di forum komunitas dan Reddit.
Beberapa pengguna bahkan menyebut gejala yang lebih serius, seperti:
- sakit kepala
- rasa mual
- mata tegang saat menatap layar
Namun tidak semua pengguna mengalami hal yang sama. Sebagian pemilik Galaxy S26 Ultra mengaku tidak merasakan masalah apa pun, meskipun menggunakan perangkat tersebut secara intensif.
Dugaan Penyebab: Privacy Display atau PWM?
Salah satu fitur baru yang mendapat perhatian adalah Privacy Display.
Fitur ini dirancang untuk meningkatkan privasi pengguna. Ketika seseorang melihat layar dari sudut tertentu, tampilan akan memudar hingga hampir hitam, sehingga isi layar tidak mudah terlihat oleh orang lain.
Secara konsep, fitur ini mirip dengan filter privasi pada layar laptop.
Namun ada dugaan bahwa efek visual dari Privacy Display bisa menyebabkan mata bekerja lebih keras untuk fokus pada layar.
Salah satu teori yang muncul di komunitas pengguna menyebutkan:
- layar mungkin berubah sedikit ketika sudut pandang berubah
- perubahan tersebut memaksa mata menyesuaikan fokus
Dalam penggunaan jangka panjang, kondisi ini berpotensi menyebabkan eye strain.
Meski demikian, teori ini belum tentu benar.
Beberapa pengguna yang mengeluh justru mengaku sudah mematikan fitur Privacy Display, tetapi tetap mengalami mata lelah.
Selain fitur tersebut, ada dugaan lain terkait teknologi layar.
Beberapa pengguna menyebut kemungkinan faktor seperti:
- PWM (Pulse Width Modulation) yang rendah
- tekstur layar yang terlihat sedikit “grainy”
PWM adalah teknik yang digunakan layar OLED untuk mengatur tingkat kecerahan. Pada sebagian orang yang sensitif, PWM tertentu memang bisa memicu ketidaknyamanan pada mata.
Namun sejauh ini semua penyebab tersebut masih berupa spekulasi.
Tidak Semua Pengguna Mengalami Masalah
Penting dicatat bahwa keluhan eye strain sebenarnya bukan hal baru dalam dunia smartphone.
Setiap model ponsel biasanya memiliki sebagian kecil pengguna yang sensitif terhadap:
- jenis panel layar
- refresh rate
- PWM
- tingkat kecerahan
Namun yang membuat kasus Galaxy S26 Ultra menarik adalah jumlah keluhan yang terasa lebih banyak dari biasanya.
Meski demikian, banyak pengguna lain yang melaporkan pengalaman normal tanpa masalah.
Hal ini menunjukkan kemungkinan bahwa efek tersebut hanya terjadi pada pengguna dengan sensitivitas mata tertentu.
Apa yang Bisa Dilakukan Pengguna
Jika kamu menggunakan Galaxy S26 Ultra atau perangkat dengan layar OLED serupa, ada beberapa langkah yang bisa dicoba untuk mengurangi ketegangan mata.
Beberapa pengaturan yang bisa membantu:
- aktifkan Eye Comfort Shield / Blue Light Filter
- kurangi tingkat kecerahan layar
- gunakan Dark Mode
- hindari penggunaan layar terlalu lama tanpa istirahat
Kamu juga bisa mencoba:
- mematikan fitur Privacy Display
- menaikkan kecerahan layar sedikit untuk mengurangi efek PWM
- menggunakan layar dengan pencahayaan ruangan yang cukup
Metode sederhana seperti aturan 20-20-20 juga bisa membantu: setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki selama 20 detik.
Penutup
Galaxy S26 Ultra menghadirkan inovasi baru melalui fitur Privacy Display, tetapi sebagian pengguna melaporkan ketidaknyamanan pada mata saat menggunakan perangkat tersebut.
Belum ada bukti pasti tentang penyebabnya, dan tidak semua pengguna mengalami masalah yang sama. Namun laporan ini menunjukkan bahwa teknologi layar baru kadang membawa efek yang tidak terduga.
Ke depan, menarik untuk melihat apakah Samsung akan merespons keluhan ini melalui pembaruan perangkat lunak atau penjelasan resmi. Jika kamu merasa artikel ini bermanfaat, bagikan ke teman atau komunitas yang juga menggunakan smartphone Samsung.
















