Samsung dikabarkan sedang menyiapkan peningkatan besar untuk Samsung Internet Browser melalui pembaruan One UI 9. Salah satu fitur yang akan hadir adalah dukungan multi window browsing, yang memungkinkan pengguna membuka beberapa jendela browser secara bersamaan.
Pembaruan ini menarik karena Samsung sebelumnya lebih dikenal dengan sistem tab tradisional. Dengan fitur baru ini, pengguna bisa melakukan multitasking browsing dengan lebih fleksibel tanpa harus terus berpindah tab.
Bagi pengguna smartphone Galaxy—terutama perangkat layar besar seperti seri Fold—fitur ini berpotensi membuat pengalaman browsing jauh lebih produktif.
One UI 9 Tambahkan Dukungan Multi Window

Menurut laporan yang dilansir melalui situs PhoneArena pada 14 Maret 2026, Samsung Internet Browser akan mendapatkan dukungan beberapa jendela browser sekaligusmelalui One UI 9.
Dengan fitur ini, pengguna tidak lagi hanya bergantung pada banyak tab dalam satu jendela.
Sebagai gantinya, kamu bisa:
- membuka beberapa window browser secara bersamaan
- menjalankan masing-masing window secara paralel
- memantau konten berbeda tanpa bolak-balik tab
Contohnya, jika kamu sedang mengikuti dua pertandingan olahraga sekaligus, kamu bisa membuka dua window berbeda dan melihat skor secara real-time tanpa harus berpindah tab.
Fitur ini juga diperkirakan akan sangat berguna bagi pengguna yang:
- sering melakukan riset
- membaca beberapa artikel sekaligus
- bekerja dengan banyak halaman web
Bisa Membuka Hingga Tiga Window Sekaligus
Samsung sebenarnya sudah memberikan dukungan multitasking yang cukup kuat di perangkat Galaxy tertentu.
Pada perangkat seperti Galaxy Z Fold, browser Samsung nantinya memungkinkan hingga tiga jendela aktif sekaligus.
Ini membuat pengalaman browsing lebih mendekati multitasking di komputer desktop, terutama pada perangkat dengan layar besar atau mode split-screen.
Menariknya, Google Chrome baru menambahkan kemampuan multi window secara native pada Android sekitar bulan lalu, sehingga Samsung bisa dibilang sedang mengejar fitur yang sama di browser miliknya.
Fitur Ask AI Juga Terus Dikembangkan
Selain multitasking, Samsung juga sedang mengembangkan fitur berbasis kecerdasan buatan bernama Ask AI.
Fitur ini memungkinkan browser:
- memahami konteks halaman yang sedang kamu buka
- menjawab pertanyaan terkait isi halaman tersebut
Dengan kata lain, Ask AI bisa berfungsi seperti asisten yang membantu memahami konten web secara langsung.
Beberapa pengaturan privasi juga disiapkan, misalnya:
- menghapus aktivitas AI setelah satu sesi selesai
- menghapus riwayat AI setelah enam bulan
Untuk tahap awal, fitur Ask AI direncanakan tersedia terlebih dahulu di Amerika Serikat dan Korea Selatan.
Samsung Juga Siapkan Fitur Cross Device Resume
Selain dua fitur utama tadi, laporan juga menemukan pengaturan baru di menu debug aplikasi Samsung Internet Browser.
Salah satu opsi yang muncul adalah fitur “Enable Cross Device Resume.”
Meski belum aktif saat ini, fitur tersebut diduga akan memungkinkan pengguna:
- melanjutkan sesi browsing di perangkat lain
- berpindah dari smartphone ke tablet atau PC
Namun sejauh ini belum ada detail resmi mengenai cara kerja fitur tersebut.
Ada juga opsi lain yang memungkinkan Samsung menganalisis:
- pertanyaan pengguna
- jawaban AI
- riwayat browsing
Data ini disebut akan digunakan untuk meningkatkan performa Samsung Internet Browser di masa depan.
Chrome Masih Dominasi Browser Android
Meski Samsung Internet Browser terus berkembang, pasar browser Android masih didominasi Google Chrome.
Data akhir 2025 hingga awal 2026 menunjukkan:
- Samsung Internet Browser: lebih dari 100 juta pengguna aktif bulanan
- Google Chrome: sekitar 3,83 miliar pengguna global
Chrome juga memegang sekitar 68% hingga 69% pangsa pasar browser mobile secara global.
Di Android sendiri, Chrome bahkan menguasai sekitar 89% pasar browser karena menjadi aplikasi bawaan pada sebagian besar perangkat Android.
Kapan Fitur Ini Dirilis?
Fitur baru Samsung Internet Browser ini baru akan tersedia setelah One UI 9 dirilis secara resmi.
Timeline yang diperkirakan:
- Mei 2026: program Beta One UI 9 dimulai
- pertama untuk Galaxy S26 series
- kemudian menyusul Galaxy S25 series
Sementara itu, perangkat baru seperti Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8 diperkirakan akan langsung hadir dengan One UI 9 bawaan saat dirilis pada musim panas tahun ini.
Dampaknya untuk Pengguna Samsung
Jika fitur-fitur ini benar-benar dirilis, pengalaman browsing di perangkat Galaxy bisa berubah cukup signifikan.
Beberapa manfaat yang kemungkinan dirasakan pengguna:
- multitasking browsing lebih fleksibel
- navigasi web lebih cepat tanpa banyak tab
- bantuan AI langsung dari halaman web
Namun masih ada beberapa hal yang belum jelas, seperti:
- apakah Ask AI akan tersedia di semua negara
- apakah fitur AI membutuhkan akun Samsung
- bagaimana pengelolaan data pengguna untuk fitur AI
Hal-hal tersebut kemungkinan baru akan dijelaskan ketika One UI 9 Beta mulai dirilis.
Penutup
Samsung tampaknya serius meningkatkan kemampuan Samsung Internet Browser agar bisa bersaing dengan browser besar seperti Chrome.
Dengan fitur multi window, Ask AI, dan kemungkinan cross-device browsing, browser ini berpotensi menjadi alat produktivitas yang lebih kuat di perangkat Galaxy.
Kini yang perlu ditunggu adalah rilis resmi One UI 9 dan bagaimana fitur-fitur baru ini akan bekerja dalam penggunaan sehari-hari.
Jika kamu pengguna Samsung Galaxy, pembaruan ini bisa menjadi salah satu fitur yang paling menarik untuk dicoba tahun ini. Bagikan artikel ini jika menurutmu fitur browser baru Samsung ini cukup menarik untuk diketahui pengguna lainnya.
















