Don't be Captious

Rizal Abdulhadi, Pencipta Alat Musik Bambu Rasendriya yang Mendunia

Rizal Abdulhadi (Yukepo)

Alat musik angklung yang banyak dikenal orang Indonesia adalah angklung atau suling. Tapi ternyata ada pemuda asli Majalengka yang membuat alat musik berbahan bambu yang lain daripada yang lain. Pemuda ini bernama Rizal Abdulhadi. Ia menciptakan sendiri alat musik bernama Rasendriya. Hebatnya, alat musik ini bisa membawanya ke mancanegara, dari Malaysia bahkan sampai Meksiko.

Sebenarnya apa alat musik Rasendriya ini hingga bisa mendunia? Ternyata, alat musik ini memiliki keunikannya sendiri. Alat musik ini merupakan gabungan 3 alat musik, yaitu gitar, didgeridoo atau celempung, dan perkusi mini. “Ketiganya mewakili alat musik petik, tiup, dan pukul,” tutur Riza seperti dikutip dari Jawaposcom, Senin (4/12/2017).

Rasendriya lahir dari proses yang nggak sebentar sekaligus nggak mudah. Bermula dari Majalengka, Jawa Barat, tanah kelahiran Rizal, yang memperkenalkannya dengan musik kontemporer. Persisnya, dia belajar dari komunitas musik Konser Kampung Jatitujuh yang bermarkas di Desa Jatitujuh. Pengetahuan musiknya bertambah. Dia mengetahui bahwa instrumen musik kontemporer bisa dipadukan dengan alat musik lain. Cocok untuk dibuat kolaborasi, sehingga melahirkan karya luar biasa.

Rizal Abdulhadi (Rizalabdulhadi)

Proses selanjutnya membawa dia dalam perjalanan dari Bandung, tempatnya berkuliah sebelum kemudian drop out ke Lombok, tempat musisi idolanya, Ari Julian, berada. Dia hanya bermodal gitar akustik pemberian seniman asal Bandung, Herry Dim.

Rizal yang ketika itu masih berusia 19 tahun membuka konser kecil dari rumah ke rumah, dan dari komunitas ke komunitas. Perjuangan itu dilakukan bukan karena ingin namanya dikenal, tapi juga membantu sesama, semampu yang dia bisa. “Dapat uang, dikasih ke anak-anak kecil. Buat kaus untuk panti asuhan,” ungkapnya.

Sampai menginjakkan kaki di tanah Lombok dan bertemu Ari Julian, dia tetap konsisten melakoni aksi sosial tersebut. Sebab, bagi Rizal, tujuan bermusik bukan untuk punya nama. “Bermusik itu untuk menyampaikan pesan,” ucap Rizal.

Rizal Abdulhadi (Goodnewsfromindonesia)

Dengan menggunakan alat musik Rasendriya, Rizal mengaku sudah membuat 5 album solo. Album terbarunya berjudul “Hope” dan dirilis pada tahun 2016 lalu. Selain dari proses rekaman yang lebih profesional, di album ini Rizal juga akan menghadirkan musik yang lebih berwarna dengan alat musik lebih beragam.

“Selain memainkan Rasendriya, alat musik ciptaan saya sendiri, saya juga banyak memainkan alat musik baru. Seperti bamboo lapsteel dan beberapa bamboo string instrument yang saya buat sendiri,” ujarnya.

Lewat album ini pula dia berkolaborasi dengan musisi lain, baik lokal dan internasional. Karena melirik kancah musik internasional, beberapa lagu di album ini pun menggunakan lirik berbahasa Inggris.

Selain berkarya membuat album, Rizal juga membuka studio workshop di Ubud, Bali dan di Australia. Di sini ia tak hanya mengajari membuat Rasendriya tetapi juga menghasilkan barang bermanfaat dari bambu. Menurut Rizal, alat musik dari bambu pasti lebih murah dan tidak harus menunggu kayu pohon lain yang tumbuhnya lama.

Rizal Abdulhadi (Tribunnews)

Meski demikian, ia hanya membuat Rasendriya dalam jumlah terbatas dan nggak menjualnya. Jika ada yang berminat akan ia ajarkan cara pembuatannya. Karena concern terhadap bambu ini pula Rizal menjadi satu-satunya orang Indonesia yang diundang ke Kongres Bambu Dunia di Meksiko pada tahun 2015 lalu.

Soal prestasi, lima negara Asia diketahui sudah menunggu Rizal Abdulhadi. Dimulai dari Malaysia, lanjut ke India, lalu Thailand, Singapura, dan Filipina. Dalam kurun lima pekan itu, dia nggak hanya tampil di festival, musisi folk alias musik rakyat tersebut juga dijadwalkan mengadakan workshop. “Membagi ilmu soal bambu,” katanya. Kalau dikalkulasi, dalam lima tahun terakhir, sudah puluhan negara dia kunjungi. Di berbagai benua. Begitu pula di dalam negeri. Kecuali Papua, semua pulau-pulau besar telah dia singgahi. Entah untuk tampil, berkolaborasi dengan musisi setempat, atau ya itu tadi, membagi ilmu soal bambu.

Sosok seperti Rizal inilah yang patut dicontoh. Ia benar-benar menjalani hidup yang dia inginkan dan berguna bagi banyak orang. Buat JB’ers yang penasaran dengan alat musik Rasendriya, bisa lihat video berikut ini.

(tom)

Mereka Juga Suka Berita Ini
Apa Komentarmu
Loading...