OpenAI lagi-lagi bikin gebrakan baru nih, JBers. Buat kamu yang masih duduk di bangku sekolah menengah, ada kabar penting: ChatGPT akan segera punya mode khusus remaja. Jadi, bukan sekadar copy-paste dari versi biasanya, tapi benar-benar dirancang biar lebih aman dipakai anak muda.
Kenapa sampai segitunya? Karena belakangan banyak diskusi tentang dampak chatbot AI terhadap kesehatan mental generasi muda. Nah, OpenAI nggak mau kecolongan. Mereka pun menyiapkan sistem yang bisa mendeteksi usia pengguna dan otomatis mengalihkan ke mode remaja kalau ada keraguan. Intinya, kalau umurnya belum 18 tahun, kamu nggak bakal bisa pakai versi standar.
Sam Altman, sang CEO, bahkan bilang langsung: “Kami menaruh prioritas pada keamanan di atas privasi dan kebebasan bagi remaja. Teknologi ini kuat banget, jadi butuh perlindungan ekstra.” Nah lho, serius banget kan?
Apa Sih yang Baru di Mode Remaja?
Filter Konten Lebih Ketat
ChatGPT versi remaja bakal punya filter tambahan. Konten yang sifatnya genit atau bahas hal-hal sensitif kayak self-harm bakal otomatis diblok, meskipun konteksnya cerita fiksi atau sekadar latihan menulis kreatif.
Sistem Respon Krisis
Kalau ada remaja yang mengungkapkan pikiran soal bunuh diri, sistem tanggap darurat dari OpenAI bisa memberi sinyal ke orang tua. Dalam kasus serius, bahkan bisa langsung hubungi pihak berwenang. Serius tapi memang perlu ya.
Kontrol untuk Orang Tua
Nah, buat orang tua juga nggak ditinggalin. Ada fitur parental control biar bisa:
- Ngelink akun anak di bawah 13 tahun.
- Nentuin blackout hours alias jam tertentu di mana aplikasi nggak bisa dipakai.
- Atur fitur kayak memory dan riwayat chat.
- Kasih batasan gimana ChatGPT boleh jawab.
Selain itu, ada juga pengingat dalam aplikasi buat nyuruh istirahat kalau udah kelamaan ngobrol sama ChatGPT.
Kenapa OpenAI Lakukan Ini?
Langkah ini muncul setelah ada gugatan di AS dari sebuah keluarga yang menuduh kurangnya pengaman di ChatGPT menyebabkan tragedi bunuh diri anak mereka. Berat banget ya ceritanya.
Sam Altman juga menegaskan kalau orang dewasa dan remaja itu beda perlakuannya. Orang dewasa harus diperlakukan “seperti orang dewasa” dengan aturan lebih longgar. Sementara anak di bawah umur perlu lebih banyak proteksi, meskipun itu berarti harus kompromi sama privasi.
Bahkan, OpenAI lagi kembangin sistem keamanan canggih supaya data pengguna tetap terlindungi, bahkan dari karyawan internal. Kata Altman, “Kalau kamu cerita soal medis ke dokter atau soal hukum ke pengacara, itu informasi yang harus diberi perlindungan ekstra.”
Penutup
Jadi jelas ya, JBers, OpenAI lagi serius banget bikin ChatGPT lebih ramah dan aman buat remaja. Ada filter ketat, respon darurat, sampai kontrol orang tua yang cukup lengkap. Harapannya sih, pengalaman pakai AI bisa tetap asik tanpa bikin was-was.
Kalau kamu merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa share ke temen kamu biar mereka juga tau update seru dari OpenAI ini.















