Halo JBers, Sam Altman lagi bikin heboh nih. CEO OpenAI itu baru aja kasih bocoran soal fitur-fitur baru ChatGPT yang katanya bakal dirilis dalam beberapa minggu ke depan. Dari caranya ngomong, fitur ini nggak main-main karena butuh biaya operasional lebih mahal. Jadi jangan kaget kalau nantinya nggak semua bisa ngerasain di paket Plus yang $20 per bulan itu.
Altman bilang langsung, “Over the next few weeks, we are launching some new compute-intensive offerings. Because of the associated costs, some features will initially only be available to Pro subscribers, and some new products will have additional fees.” Jadi jelas, kalau mau nyobain lebih dulu, ya harus rela jadi pengguna Pro.
Fitur Baru ChatGPT, Tapi Buat Siapa?
Kalau kamu masih ingat, ini bukan pertama kalinya pengguna ChatGPT Pro dapat akses eksklusif duluan. Dari Deep Research, GPT-4.5, sampai GPT-5 Pro, semua awalnya muncul di paket Pro. Bahkan ChatGPT Operator yang jadi AI agent pertama OpenAI juga debut di sana.
Nah, sekarang tinggal pertanyaan besarnya: fitur apa lagi yang bakal muncul? Masih misterius sih, tapi melihat track record OpenAI, sepertinya mereka lagi doyan ngasih “mainan baru” yang butuh daya komputasi ekstra.
Update Terbaru yang Sudah Rilis
Buat gambaran, ini beberapa hal yang sudah mereka keluarkan belakangan ini:
- GPT-5 Thinking Mode: kamu bisa atur berapa lama AI mikir sebelum jawab.
- GPT-5 Codex: hadir minggu lalu buat programmer.
- Branched Conversations: biar obrolan lebih fleksibel, bahkan tersedia buat pengguna Free.
- GPT-realtime: model speech-to-speech yang digadang jadi terbaik untuk developer.
Jadi, wajar kalau banyak yang penasaran, apa lagi yang disiapkan Sam Altman kali ini.
Persaingan Panas dengan Kompetitor
OpenAI juga nggak bisa santai karena Google dan Meta makin agresif. Google baru aja ngerilis Nano Banana AI yang viral, plus bikin Chrome jadi AI browser. Sementara Meta ngenalin kacamata pintar dengan layar bawaan.
OpenAI memang punya image generator yang pernah viral, tapi belum ada tanda-tanda update besar. Bahkan gosip tentang “ChatGPT hardware” baru muncul sebatas teaser. Kalau beneran ada, katanya bukan smartphone, tapi perangkat kecil portable yang bisa kamu bawa di saku atau kalungin di leher. Kapan rilisnya? Rumornya sih baru tahun depan.
Jadi, Apa Langkah Berikutnya?
Sam Altman jelas lagi main strategi. Di satu sisi dia bilang ingin bikin AI makin murah dan gampang diakses. Tapi di sisi lain, OpenAI juga butuh uji coba dengan fitur yang makan banyak compute power biar tahu batas kemampuannya.
Apapun itu, yang pasti pengguna Pro akan selalu jadi yang pertama nyobain. Buat kamu yang masih di paket Plus atau Free, ya sabar dulu, sambil nikmatin update-update kecil yang tetap nggak kalah seru.
Penutup
Nah JBers, sepertinya Sam Altman lagi nyiapin kejutan besar buat ekosistem ChatGPT. Walau belum jelas fitur apa yang bakal muncul, kita bisa nebak arahnya: makin pintar, makin intensive, tapi juga makin mahal. Tunggu aja gebrakan berikutnya, siapa tahu bikin kaget lebih dari yang kita bayangin.
Jangan lupa share artikel ini ke temen kamu biar mereka juga update soal kabar terbaru dari Sam Altman.















