Halo JBers, Spotify akhirnya bawa kabar baru yang bikin pengalaman dengerin musik jadi lebih personal. Buat kamu yang sering pinjemin akun Spotify ke adik, anak, atau teman, pasti suka bete kan kalau lagu yang bukan selera kamu malah ikutan memengaruhi rekomendasi musik? Aku baca di Digital Trends, sekarang Spotify sudah punya cara cerdas buat ngatasin hal ini.
Fitur baru ini kasih kendali lebih besar ke pengguna biar rekomendasi tetap sesuai selera asli. Jadi nggak perlu lagi hapus satu playlist penuh cuma gara-gara ada beberapa lagu yang nggak nyambung dengan vibe kamu. Menurut aku, langkah ini menarik banget karena Spotify jadi lebih fleksibel dan benar-benar dengerin kebutuhan penggunanya.
Fitur Baru Spotify: Exclude from Taste Profile

Spotify nambahin opsi buat nge-block lagu tertentu supaya nggak memengaruhi “Taste Profile”. Caranya gampang, kamu tinggal klik menu tiga titik di sebuah lagu, terus pilih “Exclude from your Taste Profile”.
Begitu di-exclude, lagu itu nggak akan lagi ikut ngatur rekomendasi di playlist algoritma kayak Discover Weekly, On Repeat, atau Wrapped. Tapi tenang aja, kamu masih bisa muterin lagunya kalau lagi pengen. Bedanya, sekarang lagunya nggak akan bikin algoritma kamu kacau.
Kenapa Penting Buat Kamu?
Aku rasa fitur ini lumayan krusial. Misalnya, kamu lagi bikin suasana pesta terus muter lagu-lagu yang nggak biasanya kamu dengerin. Nah, sekarang kamu nggak perlu takut lagu-lagu itu nongol lagi di rekomendasi harian kamu.
- Lebih personal: rekomendasi tetap sesuai selera asli.
- Lebih simpel: nggak harus hapus playlist gara-gara ada beberapa lagu yang “aneh”.
- Lebih relevan: hasil Wrapped atau playlist “Made For You” jadi lebih akurat.
Seperti yang dikutip dari Android Police, fitur ini udah digulirkan secara global, dan bisa dinikmati baik oleh pengguna gratis maupun Premium.
Persaingan di Dunia Streaming Musik
Menurut aku, langkah Spotify ini juga jadi strategi penting buat tetap unggul di persaingan. Platform streaming sekarang berlomba-lomba kasih pengalaman paling personal ke pengguna. Dengan fitur ini, Spotify nunjukin kalau mereka serius soal personalisasi.
Kalau platform lain kayak Apple Music atau YouTube Music nggak ikutan bikin fitur serupa, bisa jadi pengguna bakal makin betah di Spotify. Jadi, ini bukan cuma soal kontrol musik, tapi juga soal masa depan layanan streaming.
Penutup
Intinya, Spotify makin memanjakan penggunanya dengan fitur baru ini. Jadi sekarang, kamu bisa tetap dengerin lagu apapun tanpa khawatir rekomendasi musik jadi berantakan. Kalau kamu sering pakai Spotify, coba deh manfaatin fitur ini biar pengalaman mendengarkan jadi makin asik.
Jangan lupa share artikel ini ke temanmu yang juga pengguna Spotify, biar mereka nggak ketinggalan info keren ini.














