Inilah Masakan Khas India Bergaya Fushion


Selama ini, hidangan asal negara India dikenal sebagai masakan dengan bumbu yang kaya akan rempah. Namun, juru masak restoran The Song Of India bernama Chef Mural justru ingin menciptakan sebuah hidangan India dengan cita rasa Internasional. “Saya harus membuat resep yang out of the box,” ujar Chef Mural, seperti dilansir Kompas, Kamis (12/6/2014)

Dengan keinginannya itu, Chef Mural membuka restoran masakan India bergaya fusion yaitu makanan hasil paduan dari berbagai makanan yang asalnya berbeda.

Restoran yang bertajuk Song Of India ini pertama dibuka di kawasan Jalan Orchard, Singapura. Menu yang disajikan adalah makanan India yang dikombinasikan dengan makanan bumbu Asia. â?Masakan India dan Asia memiliki banyak persamaan jadi lebih mungkin dicampur,” kata Chef Mural.

Menu pertama yang dijelaskan oleh Chef Mural adalah Trispiced Wagyu Beef, Hidangan ini merupakan irisan daging sapi yang dilumuri bumbu rempah India. Cara memasaknya adalah memakai teknik irisan ala barat yakni dipanggang. Masakan ini pun dilumuri rempah seperti cengkeh, pala, dan adas sebagai bumbu rendaman daging atau marinade.

Selanjutnya, ada menu Panipuri. Bentuk makanan ini semacam kerupuk kecil. Di India, menu ini biasa dicampur dengan semacam kuah asam khas lokal. Panipuri dijadikan kerupuk yang terapung dalam sup oleh Chef Mural.

Sup ini terbuat dari kuah santan, jamur, dan ayam. Uniknya selain dicampur beberapa sayuran, sup ini juga dicampur irisan bunga edible (bunga asal Perancis).

Terakhir, ada Spiced Chicken Rolade. Hidangan ini merupakan ayam yang dibuat menjadi rolade dengan bayam di tengahnya. Rolade ayam dan bayam ini disajikan dengan tomat ceri, kentang rebus, asparagus, dan nasi briyani.

Kini, Chef Mural tengah berniat untuk memulai debutnya di Indonesia. Ia mengaku ajab membuka diri bagi orang Indonesia yang mau berbagi resep makanan dengannya.

“Apalagi makanan tradisional Indonesia sangat beragam. Tantangan terbesar dalam meramu resep fusion ini adalah bagaimana agar makanannya diterima oleh masyarakat lokal,” tutupnya. (nha)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
40
Love
OMG OMG
30
OMG
Yaelah Yaelah
60
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
50
Keren Nih
Ngakak Ngakak
80
Ngakak