STORY: Phoolan Devi, Ratu Bandit Pembela Hak Wanita


Lahir dari kasta terendah di India bagian utara dan menjadi korban pelecehan seksual dari puluhan pria membuat hidup Phoolan Devi begitu kelam. Kondisi memaksanya menjadi ratu bandit yang terkenal telah membunuh banyak pria.

Phoolan Devi menjadi pembunuh berdarah dingin dengan menembak mati 22 orang pria yang dulu pernah melecehkannya. Peristiwa yang sempat megguncangkan India ini dikenal dengan peristiwa St Valentine karena bertepatan dengan perayaan valentine pada tanggal 14 Februari 1981.

Hal inilah yang membuat wanita yang lahir pada tahun 1963 ini dijuluki sebagai â??Ratu Banditâ?. Namun kemudian Phoolan Devi menyerahkan diri setelah sebelumnya sempat membentuk kelompok sendiri untuk membalaskan dendam. Ia menyerahkan diri dengan syarat agar anak-anak di India diberikan pendidikan gratis. Devi dipenjara pada tahun 1983 dan bebas pada tahun 1994.

Setelah Ia bebas, Ia berhasil menjadi anggota parlemen di India dan membela hak-hak wanita dan anak-anak. Ia tampil sebagai pembela orang-orang tertindas. Ia membela kaum yang berasal dari kasta bawah untuk mendapatkan hak-haknya. Masa lalunya yang kelam membuatnya jadi sosok pembela rakyat kecil yang sangat dihormati di India.

Namun sayang, sosok wanita tangguh ini ternyata masih memiliki orang-orang yang benci terhadap dirinya. Phoolan Devi harus meninggal dengan tragis, dirinya ditembak oleh orang yang ingin membalas dendam padanya. Devi meninggal pada 25 Juli 2001 oleh Sher Singh Rana.

Seperti yang dilansir BBC (Senin, 2/2/2015), Sher Singh Rana adalah pembunuh Phoolan Devi. Ia menembak pejuang wanita itu di kediamannya saat hendak menuju mobil. Rana bahkan tak segan mengakui dirinya melakukan penembakan itu sebagai aksi balas dendam atas 22 orang yang dulu pernah ditembak Devi.

Lika-liku hidup pejuang wanita Phoolan Devi menginspirasi sutradara Shekar Kapur untuk memfilmkannya dalam film Bollywood yang berjudul â??Bandit Queenâ?.(dea)

 


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
50
Love
OMG OMG
40
OMG
Yaelah Yaelah
70
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
60
Keren Nih
Ngakak Ngakak
90
Ngakak