Apple memperkenalkan laptop baru bernama MacBook Neo, yang diklaim sebagai Mac paling terjangkau yang pernah mereka buat. Perangkat ini dirancang untuk membawa pengalaman macOS ke lebih banyak pengguna dengan harga awal $599 atau sekitar Rp10jutaan
Langkah ini cukup penting karena selama ini MacBook dikenal sebagai laptop premium dengan harga relatif tinggi. Dengan MacBook Neo, Apple mencoba membuka pasar baru, termasuk pelajar dan pengguna yang baru pertama kali masuk ke ekosistem Mac.
Bagi pengguna di Indonesia, kehadiran model ini bisa menjadi pintu masuk yang lebih realistis untuk mencoba laptop Apple tanpa harus membeli MacBook kelas atas.
MacBook Neo Resmi Diumumkan Apple
Apple mengumumkan MacBook Neo melalui halaman Newsroom resmi mereka. Menurut kabar yang dilansir melalui situs Apple Newsroom, laptop ini tersedia di US untuk pre-order mulai hari ini, dan akan mulai dikirim pada 11 Maret 2026.
MacBook Neo membawa sejumlah karakteristik khas MacBook, seperti:
- Desain aluminium premium
- Layar Liquid Retina 13 inci
- Chip Apple Silicon generasi terbaru
- Integrasi penuh dengan macOS dan iPhone
Menurut John Ternus, Senior Vice President of Hardware Engineering Apple, MacBook Neo dibuat dari awal untuk menjadi Mac yang lebih terjangkau tanpa mengorbankan pengalaman inti Mac.
Singkatnya, Apple mencoba menghadirkan laptop yang tetap terasa “Mac”, tetapi dengan harga yang lebih ramah.
Desain Aluminium Ringan dengan Empat Warna Baru

MacBook Neo menggunakan bodi aluminium yang dirancang tahan lama dengan sudut membulat dan desain minimalis khas Apple.
Laptop ini juga relatif ringan, dengan bobot sekitar 2,7 pound atau sekitar 1,2 kg, sehingga cukup mudah dibawa untuk aktivitas sehari-hari seperti kuliah, kerja, atau perjalanan.
Apple juga menambahkan pendekatan desain yang lebih playful melalui pilihan warna:
- Blush
- Indigo
- Silver
- Citrus
Warna tersebut juga selaras dengan tampilan Magic Keyboard dan wallpaper bawaan, sehingga menciptakan identitas visual yang lebih berwarna dibanding MacBook sebelumnya.
Bagi banyak pengguna muda, aspek visual ini bisa menjadi pembeda dibanding laptop bisnis yang biasanya hanya hadir dalam warna standar.
Layar Liquid Retina 13 Inci
MacBook Neo menggunakan layar 13 inci Liquid Retina dengan spesifikasi:
- Resolusi 2408 × 1506
- Kecerahan hingga 500 nits
- Dukungan 1 miliar warna
Apple menyebut layar ini memiliki resolusi dan tingkat kecerahan yang lebih tinggi dibanding banyak laptop PC pada kisaran harga yang sama.
Selain itu, terdapat lapisan anti-reflektif yang membantu mengurangi pantulan cahaya ketika digunakan di ruangan terang.
Dalam praktiknya, fitur ini akan terasa saat:
- menonton video
- mengedit foto
- video call
- bekerja di kafe atau ruang terbuka
Chip A18 Pro Jadi Otak MacBook Neo
Salah satu perubahan paling menarik ada di sisi prosesor. MacBook Neo menggunakan chip A18 Pro, yang sebelumnya dikenal sebagai chip kelas tinggi di ekosistem Apple.
Chip ini memungkinkan MacBook Neo menjalankan berbagai aktivitas seperti:
- browsing web
- streaming video
- mengedit foto
- menjalankan aplikasi produktivitas
- memanfaatkan fitur AI
Apple mengklaim performanya:
- hingga 50% lebih cepat untuk tugas sehari-hari dibanding PC populer dengan Intel Core Ultra 5
- hingga 3x lebih cepat untuk pemrosesan AI di perangkat
- hingga 2x lebih cepat untuk editing foto
Chip ini juga memiliki:
- GPU 5-core untuk grafis
- Neural Engine 16-core untuk AI on-device
Artinya beberapa fitur AI bisa berjalan langsung di laptop tanpa perlu server cloud.
Contohnya seperti:
- merangkum catatan otomatis
- menghapus objek pada foto
- membantu penulisan teks
Keuntungan lain: MacBook Neo tidak menggunakan kipas, sehingga berjalan tanpa suara.
Baterai Tahan Hingga 16 Jam

MacBook Neo diklaim mampu bertahan hingga 16 jam penggunaan dalam sekali pengisian daya.
Efisiensi ini berasal dari arsitektur Apple Silicon yang memang dikenal hemat energi.
Dalam skenario penggunaan normal, baterai ini bisa cukup untuk:
- bekerja seharian di kampus atau kantor
- menonton video panjang
- rapat online
- browsing internet
Namun seperti biasa, daya tahan baterai sangat tergantung pada aktivitas yang dilakukan.
Kamera 1080p dan Audio Spatial
Untuk kebutuhan komunikasi online, MacBook Neo dibekali:
- kamera FaceTime HD 1080p
- dual microphone dengan beamforming
- speaker stereo dengan Spatial Audio
Kombinasi ini dirancang agar pengguna tetap terdengar jelas saat video call, sekaligus memberikan pengalaman audio yang lebih imersif saat menonton film atau mendengarkan musik.
Konektivitas dan Port

MacBook Neo membawa beberapa konektivitas utama, antara lain:
- 2 port USB-C (bisa untuk charging atau aksesoris)
- headphone jack
- Wi-Fi 6E
- Bluetooth 6
Port ini memang tidak terlalu banyak, tetapi cukup untuk penggunaan standar seperti menghubungkan monitor eksternal atau penyimpanan tambahan.
Integrasi Penuh dengan iPhone
Seperti Mac lain, MacBook Neo juga mendukung fitur Continuity yang membuat integrasi dengan iPhone lebih mulus.
Beberapa fitur yang tersedia:
- Handoff – melanjutkan pekerjaan dari iPhone ke Mac
- Universal Clipboard – copy paste antar perangkat
- iPhone Mirroring – menggunakan iPhone langsung dari Mac
Bagi pengguna yang sudah memakai iPhone, fitur ini bisa membuat workflow terasa lebih praktis.
Aspek Lingkungan dan Material Daur Ulang
Apple juga menekankan bahwa MacBook Neo dirancang dengan fokus pada keberlanjutan.
Beberapa langkah yang diambil antara lain:
- 60% material daur ulang
- 90% aluminium daur ulang pada bodi
- 100% kobalt daur ulang di baterai
Selain itu, proses produksinya menggunakan listrik terbarukan seperti tenaga angin dan matahari di berbagai bagian rantai pasok.
Apple menargetkan seluruh operasional perusahaan menjadi carbon neutral pada 2030.
Hal yang Perlu Diperhatikan Pengguna
Meski menarik, ada beberapa hal yang masih perlu diperhatikan:
- belum semua aplikasi mungkin optimal di chip baru
- jumlah port cukup terbatas
- detail konfigurasi RAM dan storage belum dijelaskan lengkap
Sejauh ini juga belum ada informasi resmi mengenai harga global di luar Amerika Serikat, termasuk kapan MacBook Neo masuk pasar Asia.
Bagi pengguna di Indonesia, kemungkinan harga akan berbeda setelah pajak dan distribusi.
Penutup
MacBook Neo menjadi langkah baru Apple untuk menjangkau pasar laptop yang lebih luas dengan harga yang lebih terjangkau. Dengan chip A18 Pro, layar Liquid Retina, dan baterai panjang, perangkat ini menawarkan kombinasi performa dan efisiensi yang menarik.
Yang masih perlu ditunggu adalah ketersediaan global dan harga resmi di berbagai negara. Jika Apple benar-benar mempertahankan harga kompetitif, MacBook Neo bisa menjadi pintu masuk baru ke ekosistem Mac.
Kalau kamu tertarik dengan perkembangan laptop Apple terbaru, bagikan artikel ini ke teman atau komunitas teknologi kamu.
















