Netflix resmi mengakuisisi InterPositive, sebuah startup teknologi AI untuk industri film yang didirikan secara diam-diam oleh aktor sekaligus sutradara Ben Affleck pada 2022.
Akuisisi ini menarik perhatian karena teknologi yang dikembangkan InterPositive tidak fokus membuat video dari teks seperti banyak AI generatif lain. Sistemnya justru dirancang untuk membantu proses editing dan post-production film menggunakan rekaman yang sudah ada.
Bagi industri hiburan, langkah ini bisa mempercepat proses produksi film. Namun bagi pekerja kreatif, perkembangan AI seperti ini juga memunculkan diskusi baru tentang dampaknya terhadap pekerjaan di balik layar.
Netflix Amankan Teknologi AI Post-Production Film
Menurut laporan yang dilansir melalui situs ghacks pada 12 Maret 2026, Netflix membeli perusahaan InterPositive yang selama ini beroperasi cukup tertutup sejak didirikan pada 2022.
Perusahaan tersebut membangun teknologi AI yang dirancang untuk membantu proses produksi film setelah tahap pengambilan gambar selesai.
Berbeda dengan AI yang menghasilkan gambar atau video dari perintah teks, sistem InterPositive bekerja dengan cara:
- menganalisis rekaman asli dari produksi film
- memahami komposisi gambar dan pencahayaan
- membantu memperbaiki atau meningkatkan kualitas shot yang sudah direkam
Teknologi ini dilatih menggunakan dataset khusus yang direkam di studio buatan. Lingkungan studio tersebut dibuat menyerupai kondisi produksi film nyata agar AI bisa memahami situasi pencahayaan, kamera, dan komposisi visual.
Dalam praktiknya, teknologi ini dapat membantu beberapa pekerjaan teknis seperti:
- memperbaiki pencahayaan adegan yang terlalu gelap
- mengganti latar belakang tanpa merusak konsistensi visual
- menghapus alat produksi yang terlihat di kamera
- memperbaiki atau “mengisi” shot yang terlewat saat pengambilan gambar
Bagi editor film, proses seperti ini biasanya memakan waktu lama karena melibatkan visual effects dan pengolahan gambar yang kompleks.
AI Dirancang untuk Membantu, Bukan Menggantikan Kreator

Ben Affleck menjelaskan bahwa teknologi ini tidak dibuat untuk menggantikan kreativitas manusia dalam proses pembuatan film.
Menurutnya, banyak orang menganggap AI sebagai alat yang bisa menciptakan sesuatu dari nol. Namun InterPositive justru difokuskan pada penyelesaian masalah teknis yang sering muncul dalam produksi film.
Singkatnya, AI di sini berfungsi seperti “asisten digital” yang membantu mempercepat pekerjaan editing, bukan membuat film secara otomatis.
Pendekatan ini juga mencoba menjawab kekhawatiran yang sering muncul di industri hiburan terkait penggunaan AI.
Teknologi Akan Eksklusif untuk Produksi Netflix
Netflix mengonfirmasi bahwa seluruh tim InterPositive yang berjumlah 16 orang akan bergabung ke dalam perusahaan.
Namun teknologi yang mereka kembangkan tidak akan dijual secara komersial.
Sebaliknya, sistem AI tersebut hanya akan digunakan dalam produksi film dan serial yang dibuat bersama Netflix. Artinya, platform streaming ini mendapat akses eksklusif terhadap teknologi tersebut.
Langkah ini juga memperkuat hubungan Netflix dengan Ben Affleck dan perusahaan produksinya, Artists Equity, yang sebelumnya sudah bekerja sama dalam beberapa proyek.
Bagi Netflix, memiliki teknologi produksi internal seperti ini bisa membantu:
- mempercepat proses produksi konten
- menekan biaya post-production
- menjaga konsistensi visual dalam film dan serial
Industri Film Masih Waspada terhadap AI
Waktu akuisisi ini juga menarik perhatian karena terjadi di tengah diskusi besar soal AI di Hollywood.
Industri film masih memproses dampak dari pemogokan besar pada 2023, ketika penulis dan aktor menuntut perlindungan terhadap penggunaan AI dalam produksi film.
Meskipun InterPositive tidak membuat aktor digital atau menulis naskah, teknologinya tetap berpotensi mempengaruhi pekerjaan di bidang:
- visual effects
- editing
- post-production
Beberapa pihak melihat AI seperti ini sebagai alat bantu kreatif. Namun ada juga yang khawatir teknologi tersebut bisa mengurangi kebutuhan tenaga kerja manusia di beberapa tahap produksi.
Sejauh ini belum ada detail resmi tentang bagaimana Netflix akan mengintegrasikan teknologi tersebut dalam proyek film yang sedang berjalan.
Apa Artinya Bagi Industri dan Penonton
Jika teknologi seperti ini digunakan secara luas, proses produksi film bisa menjadi lebih cepat dan efisien.
Bagi penonton, dampaknya mungkin terlihat pada:
- kualitas visual yang lebih konsisten
- produksi film yang lebih cepat selesai
- kemungkinan lebih banyak konten baru dirilis
Namun perkembangan ini juga masih akan dipantau oleh berbagai pihak di industri hiburan, terutama terkait dampaknya terhadap tenaga kerja kreatif.
Penutup
Akuisisi InterPositive menunjukkan bahwa Netflix semakin serius mengembangkan teknologi produksi internal berbasis AI.
Meski fokusnya saat ini hanya pada proses editing dan post-production, teknologi seperti ini bisa mengubah cara film dibuat dalam beberapa tahun ke depan.
Menarik untuk melihat bagaimana Netflix akan memanfaatkan AI tersebut dalam proyek film dan serial berikutnya. Jika kamu tertarik dengan perkembangan teknologi di industri film, jangan lupa bagikan artikel ini ke temanmu.
















