Waspada Pertanyaan Jebakan Saat Wawancara Kerja, Begini Cara Jawabnya


Ilustrasi wawancara (Flickr)

Mendapatkan pekerjaan yang menjadi impian adalah cita-cita banyak orang. Setiap orang memiliki standar tersendiri pekerjaan apa yang menjadi idaman mereka. Terkadang, untuk mendapatkan pekerjaan impian, seseorang dituntut berjuang terlebih dulu. Mulai dari berjuang mencuri perhatian si pemberi kerja, berjuang menyingkirkan para pesaing hingga berjuang lolos di semua tahap rekrutmen kerja, mulai dari proses adminitrasi, hingga tahap akhir yaitu sesi wawancara. Bagi sebagian orang, tahap wawancara merupakan tahap yang menjadi momok. Nah, buat JBers yang kebetulan akan menjalani sesi wawancara untuk bisa diterima kerja, berikut adalah beberapa pertanyaan jebakan yang biasa ditanyakan, dan cara menjawabnya.

1. Bagaimana Anda menggambarkan diri Anda sendiri dalam 3 kata?

Ilustrasi wawancara (Flickr)

Tujuan dari pertanyaan ini adalah untuk mengetahui karakter kamu, dan seberapa jauh kamu mengenal dirimu sendiri. Kata-kata yang bisa kamu pilih untuk menjawab pertanyaan itu antara lain adalah jujur, pekerja keras, antusias, berkomitmen tinggi, mudah bekerjasama, komunikator yang baik, dan lain sebagainya. Tentu saja, kamu harus selalu jujur menyebut karakter yang sesuai dengan diri kamu sendiri, dan harus memiliki keterkaitan juga dengan posisi pekerjaan yang kamu incar.

2. Mengapa Anda tertarik bekerja di perusahaan ini?

Ilustrasi wawancara (Pexels)

Pertanyaan ini diajukan untuk mengetahui seberapa besar niat dan keinginan kamu untuk berkontribusi pada perusahaan. Untuk jawabannya, hindari jawaban semacam kamu sudah tidak nyaman di tempat kerja sebelumnya, atau karena ingin gaji tinggi, dan masalah-masalah lain di tempat kerja sebelumnya. Beri alasan-alasan yang positif, misalnya yang berhubungan dengan kontribusi pada perusahaan incaran kamu tersebut.

3. Mengapa Anda berhenti dari pekerjaan terakhir?

Ilustrasi wawancara (Flickr)

Pasti ada alasan tertentu mengapa seseorang memutuskan berhenti di sebuah tempat kerja. Pewawancara ingin melihat rekam jejak kamu dalam pekerjaan-pekerjaan sebelumnya. Yang pasti, hindari menyebut konflik pribadi di perusahaan lama. Fokuslah menjawab bahwa kamu ingin mencari posisi yang lebih baik untuk berkembang sesuai minat dan keterampilan.

4. Berapa lama Anda berencana bekerja di sini bila diterima?

Ilustrasi wawancara (UGM)

Pertanyaan ini sebenarnya untuk melihat seberapa besar keinginan kamu bekerja di sana. Tapi, hati-hati ini pertanyaan jebakan. Jangan terjebak menyebut angka tahun. Pasalnya, ini akan memperlihatkan bila kamu memiliki komitmen dan ketertarikan yang kurang maksimal. Lebih aman menjawab diplomatis, bahwa kamu tertarik mengembangkan diri dan karir di sana dan berkontribusi.

5. Berapa gaji yang menurut Anda ideal untuk posisi ini?

Ilustrasi wawancara (Halomoney)

Pertanyaan ini agak sulit dijawab. Akan lebih aman bila kamu menjelaskan faktor-faktor penentu gaji mulai dari kapabilitas, jam terbang, pasar tenaga kerja dan kemampuan perusahaan. Tentu saja tanpa nada menggurui.

Itulah dia beberapa daftar pertanyaan jebakan yang kerap muncul dalam sesi wawancara kerja di berbagai perusahaan. Pelajari dengan baik dan semoga JBers bisa segera mendapatkan pekerjaan idaman. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
40
Love
OMG OMG
30
OMG
Yaelah Yaelah
60
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
50
Keren Nih
Ngakak Ngakak
80
Ngakak