Don't be Captious

Serunya Berkunjung ke Kawah Sikidang di Dieng Plateau

Dimas Drajat
Dimas Drajat
Anak UI yang lagi membangun personal branding

Halo sobat JBers, kembali lagi dengan Aku Erin, dan kali ini aku mau cerita tentang salah satu destinasi wisata yang sangat menarik di Jawa Tengah, yaitu Kawah Sikidang di Dieng Plateau. Aku sendiri udah pernah kesana dan beneran nggak bisa ngebayangin gimana serunya tempat ini.

Kawah Sikidang adalah kawah vulkanik yang sangat unik. Begitu kamu masuk ke kawasan ini, kamu akan langsung mencium bau belerang yang khas. Selain itu, kawahnya juga punya banyak sekali warna di tanahnya, dari warna putih, abu-abu, hingga merah. Dan yang paling menarik dari kawah ini adalah kita bisa melihat langsung beberapa sumber air panas yang ada di sekeliling kawah, serta menikmati pemandangan yang benar-benar unik.

Menurutku, Dieng Plateau itu tempat yang paling indah di Jawa Tengah, dan Kawah Sikidang ini adalah salah satu alasan menurutku kenapa tempat ini jadi populer. Selain kawahnya, Dieng Plateau juga punya banyak tempat wisata lain yang seru seperti Candi Arjuna, Telaga Warna, dan Gunung Prau.

Aku nggak sabar banget buat ngajak kamu jalan-jalan ke sana dan menikmati keindahan Dieng Plateau.

Tentang Kawah Sikidang

Foto: Tripadvisor.co.id/Yeppy72

Menurut sumber-sumber yang aku baca, kawah ini punya banyak fakta menarik loh. Selain itu, kawah ini juga diliputi oleh mitos dan legenda yang bikin tempat ini jadi makin menarik. Makanya, nggak heran kalau kawah ini jadi tempat yang paling ramai dikunjungi di Dieng. Nah, berikut ini adalah semua yang aku tau tentang Kawah Sikidang.

Lokasi

Kawah ini ada di Bakal Buntu, Dieng Kulon, Batur, Banjarnegara, Jawa Tengah. Aku biasanya datang dari arah Banjarnegara atau Wonosobo. Tempatnya gampang banget dijangkau, dan kalau kamu punya kendaraan pribadi pasti bisa sampai dengan mudah. Untuk menuju Sikidang, aku biasanya lewat Candi Arjuna. Dari sana, kamu bisa ikuti jalan yang menuju Candi Bima. Kawahnya letaknya di antara kedua candi itu.

Asal Usul Nama Sikidang

Foto: tripadvisor.co.id/Wilwa_Tikta

Nama Sikidang katanya artinya rusa. Ada yang bilang nama kawah ini dari fakta bahwa kawahnya selalu bergerak. Menurut penuturan warga setempat, lokasi kawahnya emang selalu berubah-ubah, meskipun nggak terlalu cepat. Konon ada juga legenda yang bilang nama ini berasal dari seorang pangeran bernama Kidang Garungan. Pangeran itu punya kepala rusa (kidang dalam bahasa Jawa) tapi badannya manusia.

Kawahnya panas banget, karena memang dia termasuk kawah vulkanik. Begitu kamu masuk ke kawasan ini, langsung bisa bau belerang di udara, ini juga yang aku rasakan saat pertama kali kesini. Kawahnya sangat panas sampai banyak pengunjung yang bawa telur untuk direbus di sini. Tapi sekarang nggak boleh lagi sih, karena alasan keselamatan. Tapi aku perhatikan kadang-kadang warga setempat masih suka rebus telur di sana.

BACA JUGA: Sunset di Dieng, Tak Kalah Cantik dari Sunrisenya

Foto-Foto Kawah Sikidang

Tempat Wisata Sekitar

Lokasi Kawah Sikidang itu berdekatan sama tempat-tempat wisata lain yang seru juga. Ada beberapa candi kuno yang bisa dikunjungi, kayak Candi Arjuna, Candi Bima, atau Candi Gatotkaca. Terus ada juga dua danau indah yang dikenal sebagai Telaga Warna dan Pengilon.

Kalo kamu pengen petualangan yang lebih ekstrim, coba deh naik ke puncak Sikunir atau mendaki Gunung Prau. Keduanya bakal ngasih kamu pemandangan yang keren banget, terutama kalo kamu berencana menginap semalam dan camping di sana. Sunrise dari Prau itu bener-bener cantik banget.

Harga Tiket

Saat aku berkunjung ke Kawah Sikidang harga tiketnya adalah Rp20.000 per orang. Bagi kamu yang bawa kendaraan motor ada biaya parkir yang harus kamu siapkan sebesar Rp3.000. Lalu parkir untuk mobil Rp5.000.

Menurut aku biaya tiket masuk ke Kawah Sikidang masih cukup terjangkau buat kamu nikmati pemandangan di Kawah Sikidang. Banyak spot wisata dan objek menarik lainnya juga yang bisa kamu coba disana.

Tapi, satu hal yang perlu kamu perhatikan nih. Harga tiket, retribusi, dan spot wisata bisa berubah-ubah setiap saat. Jadi, pastikan kamu selalu update informasi terbarunya sebelum berangkat ke Kawah Sikidang ya.

Rute Menuju ke Kawah Sikidang

Dari Jakarta dengan kendaraan pribadi

Berikut adalah rute menuju Kawah Sikidang dari Jakarta dengan kendaraan pribadi:

Jakarta – Purwokerto – Wonosobo

  • Dari Jakarta, kamu bisa mengambil Tol Jakarta – Cikampek menuju ke arah Timur hingga keluar di Tol Brebes Timur.
  • Setelah itu, lanjutkan perjalanan menuju Purwokerto melalui jalan raya Pantura (Jalan Raya Lasem – Tegal – Pemalang – Purbalingga – Purwokerto).
  • Setelah tiba di Purwokerto, lanjutkan perjalanan ke arah timur menuju Wonosobo melalui jalan raya Jatingarang – Kejobong – Dieng.

Setelah tiba di Wonosobo, kamu bisa menyewa kendaraan atau naik ojek menuju Kawah Sikidang. Perjalanan dari Wonosobo ke Kawah Sikidang memakan waktu sekitar 1 jam.

Dari Bandung dengan kereta api

  1. Naik Kereta Api dari Bandung menuju Purwokerto
  • Dari Stasiun Bandung, kamu bisa naik kereta api menuju Stasiun Purwokerto.
  • Perjalanan dengan kereta api memakan waktu sekitar 4-5 jam tergantung jenis kereta dan jadwal keberangkatan yang kamu pilih.
  1. Naik Angkutan Umum dari Purwokerto menuju Banjarnegara atau Wonosobo
  • Setelah tiba di Stasiun Purwokerto, kamu bisa naik angkutan umum seperti bus atau travel menuju Banjarnegara atau Wonosobo.
  • Perjalanan dari Purwokerto ke Banjarnegara memakan waktu sekitar 1-2 jam tergantung kondisi lalu lintas dan rute yang kamu pilih.
  • Sedangkan perjalanan dari Purwokerto ke Wonosobo memakan waktu sekitar 2-3 jam.
  1. Menuju Kawah Sikidang dari Banjarnegara atau Wonosobo
  • Setelah tiba di Banjarnegara atau Wonosobo, kamu bisa menyewa kendaraan atau naik ojek menuju Kawah Sikidang.
  • Perjalanan dari Banjarnegara ke Kawah Sikidang memakan waktu sekitar 30-40 menit, sedangkan perjalanan dari Wonosobo ke Kawah Sikidang memakan waktu sekitar 1 jam.

Pastikan kamu memeriksa jadwal kereta api sebelum berangkat dan memesan tiket sesuai jadwal yang kamu inginkan.

Dari Yogyakarta dengan kendaraan pribadi

  1. Rute pertama: Yogyakarta – Magelang – Temanggung – Wonosobo
  • Dari Yogyakarta, kamu bisa menuju ke utara melalui jalan raya Jalan Magelang – Mungkid – Secang – Pakis – Muntilan – Magelang.
  • Setelah tiba di Magelang, lanjutkan perjalanan ke arah utara menuju Temanggung melalui jalan raya Muntilan – Mungkid – Grabag – Secang – Pringsurat – Temanggung.
  • Setelah tiba di Temanggung, lanjutkan perjalanan ke arah barat laut menuju Wonosobo melalui jalan raya Ngadirejo – Gemawang – Kejajar – Wonosobo.
  1. Rute kedua: Yogyakarta – Purworejo – Banjarnegara
  • Dari Yogyakarta, kamu bisa menuju ke timur melalui jalan raya Jalan Yogya – Purworejo.
  • Setelah tiba di Purworejo, lanjutkan perjalanan ke arah utara menuju Banjarnegara melalui jalan raya Bayan – Grabag – Purwodadi – Kejobong – Banjarnegara.

Setelah tiba di Wonosobo atau Banjarnegara, kamu bisa menyewa kendaraan atau naik ojek menuju Kawah Sikidang. Perjalanan dari Wonosobo ke Kawah Sikidang memakan waktu sekitar 1 jam, sedangkan perjalanan dari Banjarnegara ke Kawah Sikidang memakan waktu sekitar 30-40 menit.

Kesimpulan

Jadi intinya begini sobat JBers, Dieng Plateau itu tempat yang seru banget buat dikunjungi. Dan Kawah Sikidang ini salah satu destinasi yang paling populer di sana. Tempatnya unik banget dan diliputi oleh legenda-legenda yang bikin tempat ini jadi makin menarik buat dikunjungi.

BACA JUGA: Pemandangan Menakjubkan Dieng, Negeri di Atas Awan

Latest article