Indahnya Tanjung Papuma di Jember


Jika berkunjung ke Jember, tidak hanya pantai Watu Ulo saja yang menjadi primadonanya. Sebuah tanjung eksotis lainnya yang menjadi tetangga pantai Watu Ulo tersebut kini sudah mulai menyalip popularitas pantai yang dekat dengan mitos Nyi Roro Kidul tersebut.

Berbeda dengan pantai Watu Ulo yang mengandalkan pasir hitam dan beberapa kisah mitos nan bersejarah terkait susunan batu berbentuk ular raksasa, tanjung yang dikenal dengan nama Papuma tersebut lebih menawarkan keindahan panorama berupa garis pantai berpasir putih yang mengitari tembok batuan tinggi.

Dilansir dari Merdeka, Jumat (26/9/2014), sebutan Papuma sendiri berasal dari kata ‘Pasir Putih Malikan’ yang diawali dari nama ‘Malikan’. Nama tersebut merupakan pemberian dari pihak Perhutani setempat. Pantai Papuma juga dikenal memiliki lokasi yang cukup unik dan indah karena terletak pada tanjung atau daratan tinggi yang terbuat dari karang yang menjorok ke laut.

Untuk mendapatkan pemandangan pantai dan hamparan laut yang lebih indah, pengunjung dapat naik ke Siti Inggil yang telah dilengkapi dengan deretan anak tangga untuk sampai ke puncak, guna menikmati pemandangan Samudra Hindia dari ketinggian.Beberapa kapal nelayan pun sering terlihat terombang-ambing di lautan bergelombang besar seperti Papuma. Hal ini menjadi pemandangan unik tersendiri yang menjadi kekhasan pantai-pantai yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia.

Sayangnya, keindahan pantai dan keteduhan pohon-pohon di daerah Papuma sering kali disalahgunakan oleh sebagian pengunjung untuk ‘mojok’ atau berduaan. Bahkan menurut orang-orang di daerah tersebut, tidak jarang ada yang nekat berbuat mesum.

“Sudah mojok mas kalo seperti itu (motornya terparkir seperti itu),” tutur salah seorang yang berasal dari Jember. Walaupun ada petugas yang rutin memeriksa setiap sudut, namun tidak jarang masih kecolongan juga atau masih saja ada yang berduaan dan melakukan hal-hal yang tidak patut ditiru.

Memang Tanjung Papuma menghidangkan nuansa romantis bagi pasangan kekasih, apalagi melihat keelokannya dari atas tebing yang dinamakan Siti Hinggil atau Siti Inggil.

Selain digunakan sebagai tempat ‘mojok gratis,’ keindahan Tanjung Papuma juga harus sedikit tercoreng dengan banyaknya sampah-sampah hasil makanan yang dibiarkan berserakan di mana-mana. (tom)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
100
Love
OMG OMG
90
OMG
Yaelah Yaelah
20
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
10
Keren Nih
Ngakak Ngakak
40
Ngakak