Anda Pecinta Batu Giok? Datang Saja ke Pasar Bogyoke


Giok merupakan sebuah batu permata hijau yang di dalamnya mengandung banyak unsur mineral yang telah ditemukan oleh bangsa timur sejak beribu tahun silam. Jika Anda pecinta batu Giok dan ingin mengkoleksi batu ini, Anda bisa datang ke Pasar Bogyoke Aung San yang terletak di kota Yangon, Myanmar.

Di sini, pembeli bisa mendapati sejumlah batu yang sudah dipoles dan dipotong, kerajinan tangan dari kayu, rotan, dan berbagai kain yang biasa dipakai penduduk Myanmar. Selain menjajakan berbagai jenis batu giok, pasar ini pun dijadikan sebagai destinasi wisata kota Yangon.

Tak hanya bisa membeli batu giok, Anda juga menemukan barang ilegal, barang antik, dan juga penukaran mata uang asing tidak resmi. Seperti dilansir Kompas, Jumat (17/10/2014), pasar Bogyoke didirikan pada tahun 1926.

Batu giok yang dijual di sini bervariasi mulai bentuk bongkahan besar, batu yang sebagian sudah diolah, hingga batu yang telah dipotong, dan dihaluskan dengan baik untuk mata cincin, gelang, liontin, dan aksesori lainnya.

Untuk harga, pasar ini rata-rata menjual barang dagangannya mulai dari 500 kyat (Rp 6.000) hingga jutaan rupiah. Giok berbentuk gelang, misalnya, dijual mulai dari harga 1.000 kyat (Rp 12.000) sampai 20.000 kyat (Rp 240.000).

Untuk batu giok bernilai fantastis, pembeli akan memperoleh sertifikat keasliannya sehingga Anda pun bisa menjual giok tersebut dengan harga yang tetap tinggi. �Di sini tidak ada giok artifisial. Meskipun murah, ini batu giok asli, hanya saja kualitasnya memang rendah,� ujar penjual batu giok di pasar Bogyoke

Selama ini, Myanmar disebut sebagai negara penyuplai 70% batu giok di seluruh dunia. Tambang batu giok di Myanmar terletak di negara Bagian Kachin, di wilayah utara Myanmar. Penambangan dan industri giok di wilayah itu dilakukan di kota-kota Tawmao, Hpakan, Hweka, Mamon, dan Hkamti. (nha)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
80
Love
OMG OMG
70
OMG
Yaelah Yaelah
100
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
90
Keren Nih
Ngakak Ngakak
20
Ngakak