STORY: Mirip Bungkus Rokok, Leher Pria Ini Berlubang Akibat Merokok


Bungkus rokok di Indonesia kini telah banyak ditempel dengan gambar-gambar yang berisikan tentang bahaya dari merokok. Tapi meski demikian banyak perokok yang tidak peduli dan tidak percaya pada gambar yang terpampang di bagian depan dan belakang bungkus rokok tersebut, dan masih saja jadi perokok aktif.

Seorang pria bernama Robby Indra Wahyuda belakangan menghebohkan dunia media sosial. Robby terkenal setelah Ia rajin menceritakan pengalamannya setelah divonis oleh dokter menderita kanker larynx. Kanker tersebut membuat lubang pada leher Robby persis seperti yang ditunjukkan pada gambar “peringatan” yang tertempel pada bungkus rokok.

Dikutip dari akun pribadi Facebooknya (Sabtu, 1/11/2014), Pria yang bekerja sebagai PNS di Dinas Pendidikan Kota Samarinda ini harus rela kehilangan suaranya karena kanker tersebut.

“Bro aku mau pamer nih. Sekarang leher ku ada lobangnya loh persis kaya di kotak rokok itu. kata dokter aku kena kanker pita suara. Sekarang aku bisu loh… Keren kan.. Ayo bro merokok yang banyak temanin aku di sini tar kita buat komunitas bisu bro,” tulis Robby pada akun Facebook pribadinya.

Dalam akunnya, Robby rajin menuliskan berbagai hal yang dialaminya pasca terkena kanker stadium 3. Ia pun menceritakan saat istrinya setia menemaninya di rumah sakit. “Saat kanker stadium 3 yang aku idap. Istriku rela menemani dan menjagaku sampai pagi. Love u sayang,” tulis Robby.

Selain aktif menulis status, Robby pun mengunggah foto-foto dirinya. Termasuk saat sedang selfie di ruang simulator. Ditulis dalam akun Facebooknya, pria yang masih berusia 26 tahun tersebut bisa menjadi pelajaran semua orang khususnya bagi yang aktif merokok.

Dukungan dan simpati pun banyak berdatangan dari netizen. Tak sedikit orang yang mendoakan Robby agar lekas sembuh dari kanker yang dideritanya.(dea)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
50
Love
OMG OMG
40
OMG
Yaelah Yaelah
70
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
60
Keren Nih
Ngakak Ngakak
90
Ngakak