Sempat Diabaikan, Sederet Karya Anak Bangsa Ini Malah Mendunia

Kualitas masyarakat Indonesia kini tak boleh lagi diabaikan. Saat ini, tak sedikit karya-karya anak bangsa dari berbagai aspek mulai dikenal dunia. Bakat-bakat mereka pun jangan dianggap remeh. Bahkan, ada loh warga Indonesia yang lebih dikenal karya-karyanya di luar negeri dibanding di negeri sendiri.

Namun ternyata, untuk mencapai hasil memuaskan dan dikenal secara luas butuh perjuangan keras. Bukan hanya dari segi tenaga yang perlu dikeluarkan lebih banyak, ada kalanya perjalanan untuk mencapai kesuksesan tersebut begitu berliku dan penuh hambatan. Tak jarang juga, mereka harus menerima penolakan dari lingkungan sekitar.

Seperti 5 karya-karya anak bangsa berikut ini. Saat ini karya mereka memang telah dikenal di luar negeri. Namun siapa sangka, mereka harus merasakan penolakan dari pemerintah. Tapi bukannya menyerah, mereka tetap semangat untuk melangkah lebih maju. Alhasil karya mereka pun mendapat pengakuan dunia. Simak ulasannya seperti dilansir dari berbagai sumber berikut ini.

1. Warsito P. Taruno, pencipta alat pembunuh kanker.

Dr Warsitu berhasil menemukan alat pembunuh kanker bernama Electro-Capacitive Cancer Therapy (ECCT). Ia berhasil membuka kliniknya sendiri di Tanah Air. Produk ECVT buatannya pun berjaya di luar negeri. Salah satunya telah dimanfaatkan oleh NASA untuk pengembangan sistem pemindaian di pesawat ulang-alik. Tak hanya itu saja, Departemen Energi Amerika juga memanfaatkannya sebagai model sistem pemindaian untuk pengembangan â??Next generation power plantâ?? dan untuk verifikasi hasil simulasi supercompter skala penta-eksa.

Sayang, penemuan hebatnya ini sempat dirundung masalah. Status teknologinya juga terombang-ambing, bahkan menerima surat untuk menghentikan seluruh kegiatan pengembangan risetnya. Kini, Dr Warsito tak lagi berada di Indonesia dan memilih pergi ke Polandia di mana penemuannya mendapat sambutan antusias dari pemerintah sekitar. Saat ini sejumlah negara, seperti Kanada, AS, Australia, Singapura, Malaysia, Sri Lanka, Rusia, Dubai, Arab Saudi, dan India tengah menunggu mempelajari teknologi antikanker temuan Dr Warsito.

2. Dr. Khoirul Anwar, PEnemu 4g.

Nyangka gak sih kalau penemu teknologi jaringan yang sekarang lagi naik daun di Indonesia yaitu 4G adalah orang Indonesia? Sang penemu jenius itu adalah Khoirul Anwar, dia merupakan ilmuan Indonesia yang memegang hak paten Teknologi Jaringan 4G. Pria kelahiran Kediri 1978 ini dikenal sebagai salah satu peneliti dengan otak paling encer di Jepang. Ciptaannya yang sangat terkenal adalah teknologi broadband yang menjadi cikal bakal lahirnya mobile 4G LTE. Sayangnya, sebelum 4G menjamur, ia sempat tidak dibutuhkan di Tanah Air. Padahal Alumni Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung ini sangat rindu berkarya di Indonesia sebagai seorang dosen dan peneliti.

3. Muhammad Nurhada, Penemu kompor ramah lingkungan.

Nurhuda adalah seorang dosen Fakultas MIPA di Universitas Brawijaya Malang. Dia berhasil menciptakan kompor biomassa yang emisi yang hemat bahan bakar dan ramah lingkungan ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO). Penemuannya ini ternyata lebih berjaya di luar negeri ketimbang di negeri sendiri. Saat ini produknya sudah diproduksi secara massal di Norwegia. Pemasaran dan produksi biomassa yang ditangani pihak ketiga, yakni Primecookstove ini juga dipasarkan di sejumlah negara, seperti India, Meksiko, Peru, Timor Leste, Kamboja dan negara-negara di belahan Afrika.

Sayang, produksi di dalam negeri justru lebih sedikit, bahkan hanya berdasarkan pesanan dibandingkan dengan yang dipasarkan di sejumlah negara karena berbagai pertimbangan, salah satunya adalah persaingan yang cukup ketat dengan elpiji yang mendapat subsidi sangat besar, khususnya yang berukuran tiga kilogram.

4. Ricky Elson, penemu mobil listrik.

Mobil sport bernama Selo dulu sempat jadi berita karena jadi terobosan baru dunia otomotif di Indonesia. Ternyata, ketika sudah dibuat dalam bentuk â??betaâ??, ternyata mobil temuan Selo ini ditolak oleh pemerintah Indonesia karena menganggap temuannya ini tidak lolos uji emisi. Saat pemerintah Indonesa menganggap penemuan Selo tidak ramah lingkungan, justru pemerintah Malaysia tertarik untuk mengembangkan lebih lanjut produk temuan Selo ini. Ia pun menerima “pinangan” Malaysia karena ia melihat Selo tidak memiliki kesempatan untuk berkembang di Indonesia setelah dua tahun menunggu sejak pengembangan pertama mobil tersebut.

5. Arfiâ??an dan Arie Kurniawan, duo 3D Printing yang berjaya di luar negeri.

Arfi’an Fuadi dan M. Arie Kurniawan kakak beradik ini berhasil menjadi juara pertama dalam 3D Printing Challenge yang diadakan General Electric. Dua remaja lulusan sekolah menengah kejuruan di Salatiga ini bisa mengalahkan insinyur lulusan University of Oxford. Arfi’an dan Arie berhasil mendesain jet engine bracket, salah satu komponen untuk mengangkat mesin pesawat terbang yang paling ringan dari komponen serupa yang pernah dibuat di dunia. Keunggulan jet engine bracket yang didesain oleh Arfi’an dan Arie ialah faktor bobot komponen pascaproses pembuatan cetak biru atau prototipe.

Ia berhasil menyisihkan 700 karya dari 50 negara. Adapun Arfi’an mengatakan keberhasilannya merupakan hasil kerja keras bersama adiknya, M. Arie Kurniawan, di bawah firma Dtech Engineering yang mereka rintis sejak lima tahun silam. Namun, siapa sangka karya luar biasanya ini sempat mendapat penolakan dari Universitas Diponegoro.

Apa Komentarmu
Tunggu Dong...