BAGIKAN

Terkenal dengan kawasan Dieng, rupanya Wonosobo punya ikon lain, kali ini dalam bentuk kuliner. Kabupaten yang berjarak sekitar 120 kilometer dari Kota Semarang ini ternyata memiliki satu kuliner ikonik yang sangat terkenal yakni Mie Ongklok Wonosobo.

Mie Ongklok ini terbuat dari mie  yang di rebus bersama dengan sayuran kemudian di siram dengan kuah kental dengan bumbu khusus yang sering di sebut â??lohâ?, sehingga memiliki cita rasa yang khas pada Mie Ongklok ini.

Mie Ongklok (Ranselwisata)

Mungkin kalian yang tak tinggal di Wonosobo agak asing mendengar nama jajanan ini. Menurut sejarahnya, kuliner asli Wonosobo ini sudah ada sejak tahun 1960-an. Kala itu ada seorang kakek-kakek yang memulai menjajakan Mie Ongklok dengan cara berkeliling memikul dagangannya, namun sayang sang kakek tak bertahan lama dan keberadaannya hilang begitu saja.

Dilansir dari Negerikuindonesiacom, Jumat (14/7/2017), nama Mie Ongklok sendiri berasal dari kata â??ongklokâ?. Ongklok merupakan alat berbentuk keranjang kecil terbuat dari anyaman bambu yang digunakan untuk merebus mie tersebut. Dalam proses pembuatannya, mie, sayur kol, dan potongan kucai di masukan ke dalam ongklok, kemudian di celup secara berulang-ulang ke dalam air mendidih hingga matang. Setelah matang kemudian disajikan ke dalam mangkuk dan disiram kuah kental yang dibuat dengan bumbu khusus. Cara unik dalam memasak mie ini hanya ada di Wonosobo.

Ongklok untuk membuat Mie Ongklok (Putrinyanormal)

Dalam penyajiannya, biasanya Mie Ongklok ini sering di sajikan bersama sate sapi, tempe kemul, dan keripik tahu. Untuk menambah rasa, kita bisa menambahkan bawang goreng dan kecap. Namun bagi kamu yang menyukai makanan pedas, bisa menambahkan sambal atau merica bubuk. Rasa Mie Ongklok ini sangat unik, rasa bumbu dan campuran ebi pada kuah Mie Ongklok ini sangat khas. Selain itu saat dipadukan dengan sate sapi akan menambah kelezatan tersendiri pada Mie Ongklok ini.

Mie Ongklok Longkrang (Ranselwisata)

Bicara kuliner apapun pasti ada penjaja yang terkenal, tak terkecuali dengan Mie Ongklok ini. Di Wonosobo, Mie Ongklok Longkrang, Bu Renny, dan Pak Muhadi merupakan beberapa penjaja yang telah memiliki reputasi dan banyak diserbu pembeli.

Mie Ongklok Longkrang mudah ditemukan karena dijajakan di pusat kota yakni di Jalan Pasukan Ronggolawe No. 14. Usaha kuliner yang dikelola oleh Waluyo ini konon merupakan Mie Ongklok pertama di Wonosobo. Sang ayah, telah merintisnya sejak tahun 1975 dengan cara berkeliling dan akhirnya menetap di daerah Longkrang ini. Sebagai generasi kedua, Waluyo tetap menjaga cita rasa Mie Ongklok resep ayahnya.

Selain enak, rupanya mie yang disediakan di Mie Ongklok Longkrang ini juga harganya relatif murah. Satu porsi mie dihargai Rp 5 ribu, sedangkan lauk seperti sate sapi dibanderol Rp 15 ribu per 10 tusuk.

Jika kamu kebetulan sedang wisata ke Wonosobo atau tinggal di Wonosobo, wajib banget nih mencicipi kuliner khas Wonosobo yang satu ini. (tom)

Apa Komentarmu