Don't be Captious

Mau Resign Tapi Takut? Ini 5 Cara yang Baik agar Hubunganmu dengan Kantor Lama Tetap Harmonis

Banyak alasan yang membuat seseorang memutuskan untuk resign atau keluar dari pekerjaannya saat ini. Merasa tidak nyaman di kantor atau bahkan memiliki panggilan yang menarik di kantor lain. Sebagian orang memilih resign karena ingin mencari pekerjaan yang dirasa lebih layak dan diyakini memiliki masa depan yang lebih baik dari tempat kerjanya saat ini. Nah, kalau kamu salah satu di antara segelintir orang yang ingin resign. Cobalah resign dengan baik-baik sebagaimana kamu masuk kerja ke tempat itu. Untuk itu, Jadiberita sudah rangkumkan cara resign yang baik agar kamu merasa enak saat resign dan hubunganmu dengan kantor lama tetap harmonis. Yuk simak!

1. bicarakan langsung dengan atasan JB’ers

Jangan biarkan orang kantor lebih tahu pengunduran diri kamu ketimbang atasan. Meskipun mungkin kamu akan bercerita ke teman dekatmu di kantor. Pastikan dia tidak akan bergosip yang nantinya akan membuat ‘sakit hati’ sang atasan.

Beritahukan juga HRD di kantor kamu. Bicarakan dengan baik-baik apa yang menyebabkan kamu mengundurkan diri. Beri kesan bahwa kamu sebenarnya nyaman dan belajar banyak hal di perusahaan tersebut hanya saja ada hal yang membuat kamu memilih resign.

2. Beritahukan pengunduran diri Kamu dari jauh hari

(Halomoney.co.id)

Pengunduran diri mendadak bakal merepotkan beberapa orang. Jadi, berikan saat sekurang-kurangnya satu bulan atau dua minggu sebelum kamu benar-benar meninggalkan perusahaan. Sebab, saat itu dibutuhkan untuk transisi pekerjaan pada JB’ers dengan orang yang bakal mengisi posisi kamu.

3. tetap bekerja sebaik Mungkin

(shutterstock)

Meskipun sudah mengundurkan diri, bukan berarti kamu boleh bekerja dengan malas-malasan.Tunjukkan integritas kamu di bidang tersebut dengan bekerja lebih baik. Berikan kesan positif saat kamu akan meninggalkan kantor tersebut. Setidaknya dengan menyelesaikan pekerjaan kamu dan membuat kantor lebih tenang saat kamu sudah tidak hadir. Biasanya, dengan resignya serorang pegawai, kantor akan menjadi lebih ‘ribert’ karena harus mencari pengganti untuk posisi kamu. Jadi usahakan tidak memberi beban yang besar kepada keberlangsungan perusahaan ya JB’ers!

4. kembalikan seluruh properti kantor

Ilustrasi meja kantor  (Qlapa)

Selama bekerja mungkin saja kamu menerima beberapa properti penunjang dari kantor. Kembalikan semuanya saat kamu benar-benar akan meninggalkan kantor. Jangan biarkan satu barang pun kamu simpan. Selain akan merugikan kantor, kamu juga akan menjadi bahan gunjingan. Tentunya hal itu akan membuat kesan baik yang susah payah kamu bangun kandas begitu saja.

Properti kantor, seperti kartu asuransi, ID card, laptop, handphone, mobil, motor, serta yang lain mesti dikembalikan. Biasanya, kantor memiliki form serah terima untuk hal sejenis ini. Pastikan dulu semua beres di hari paling akhir JB’ers bekerja.

5. Jangan lupa pamit

Pamit Kerja (blogspot)

Pamit pada semua rekan kerja, baik secara langsung ataupun tidak langsung, seperti via e-mail atau pesan singkat.  Pamit akan memberikan kesan yang baik. Jangan lupa ucapkan terima kasih yang simpel atas peluang kamu bekerja di kantor itu. Beritahukan pula bahwa pengalaman yang kamu dapat di kantor tersebut akan membantu kamu ke depannya dalam mendapat pekerjaan dan pribadi yang profesional.

Nah, jadi JB’ers sudah siap melakukan semua hal di atas? Kalau JB’ers sudah yakin untuk resign jangan lupa gunakan 5 cara tersebut ya. Selamat mencoba JB’ers!

(rei)

Mereka Juga Suka Berita Ini
Apa Komentarmu
Loading...