BAGIKAN
Pantai Ekas (Instagram)

Pesona Lombok memang tiada habisnya, mulai dari Gili Trawangan, Pantai Senggigi hingga Gunung Rinjani. Selain ketiga objek wisata tersebut, Lombok ternyata masih memiliki Pantai Ekas, destinasi wisata yang selama ini tersembunyi. Karena itu, pantai ini masih tergolong wilayah terpencil yang belum diketahui banyak wisatawan. Tempatnya sangat tenang dan damai, sehingga sangat cocok untuk pengunjung yang ingin melepas kepenatan.

Pantai Ekas merupakan kawasan pantai yang kondisinya berupa teluk. Pantai ini memiliki pasir putih yang terhampar luas dan lautan yang cukup tenang. Pantai Ekas selain menyuguhkan panorama istimewa, juga memiliki keanekaragaman ekosistem pantai. Topografi Pantai Ekas cukup landai, sehingga memberi kesan lebih lebar dan pemandangan yang indah untuk menikmati sunrise maupun sunset.

Pantai Ekas (Instagram)

Pantai Ekas sendiri merupakan deretan dari Pantai Kuta di Lombok Tengah. Pasirnya putih dengan air yang jernih serta terumbu karang tumbuh dengan berbagai varian warna. Kejernihan air Pantai Ekas, membuat para wisatawan merasa sayang jika nggak berendam. Sambil berendam, mereka bisa menikmati sensasi kehangatan dengan view matahari terbenam. Sayangnya, Pantai Ekas belum dikelola dengan baik oleh pemerintah.

Beberapa aktivitas yang umum dilakukan di pantai ini adalah bermain pasir atau duduk-duduk sambil menikmati pemandangan. Namun, selain dua hal tersebut, pengunjung Pantai Ekas bisa menumpang di kapal nelayan untuk ikut mengarungi laut. Meskipun kedengarannya biasa saja, tapi banyak pengunjung yang merasa senang setelah melakukannya.

Pantai Ekas (Instagram)

Pantai Ekas ini berada di daerah perkampungan nelayan, sehingga pengunjung akan menemukan banyak perahu serta keramba ikan di bibir pantai. Dermaga di Pantai Ekas yang sudah lama nggak berfungsi dimanfaatkan para nelayan untuk membudidayakan lobster, udang dan rumput laut. Hal itu pula yang membuat Pantai Ekas sangat cocok digunakan untuk lokasi memancing.

Terdapat kira-kira 50 pondok apung yang dibuat para nelayan untuk menangkarkan udang dan ikan kerapu. Di darat, para nelayan ini membuat perahu dan sampan dengan piranti yang sederhana. Pengunjung juga bisa melihat pemotongan ikan di berugak atau semacam gazebo. Ikan-ikan yang dipotong tersebut dijadikan pakan ikan kerapu. Sementara ikan kerapunya dijual ke sekitar Lombok dan Pulau Bali.

Selain itu, Pantai Ekas juga disukai para peselancar karena kualitas ombaknya sangat baik. Ombak regional classic perlu dicoba karena cocok untuk semua level surfer. Lalu ada tipe ombak reef-rocky dengan arah kiri maupun kanan. Bentuk ombak tersebut ada 3, yaitu pipe, wall dan heavy. Bagi para surfer, Pantai Ekas memiliki dua spot terbaik, yaitu Inside Ekas dan Outside Ekas.

Pantai Ekas (Instagram)

Inside Ekas adalah ombak yang ada di dalam teluk, berbentuk dinding (wall) dengan puncak yang sangat menyenangkan. Di waktu-waktu tertentu, ombak tersebut bisa berupa ombak panjang dan barrelsnya di sebelah kanan. Ombak rendah ada di sebelah kanan, ombak tinggi di kiri dan dapat dicapai hingga ketinggian dua belas kaki.

Sedangkan Outside Ekas merupakan ombak kidal yang memiliki ketinggian 5-10 kaki. Ombaknya jatuh dengan cukup keras, bertenaga serta mempunyai luas permukaan yang cukup lebar.

Mau melepas penat dengan menikmati senja di bibir pantai? Pantai Ekas di Lombok ini adalah jawabannya. (tom)

Apa Komentarmu