‘Jokowi Adalah Kita’ Diturunkan dari Bioskop Pasca Sehari Rilis, Kenapa?


Pasca sehari diluncurkan, film yang berkisah tentang Presiden Joko Widodo berjudul Jokowi Adalah Kita harus diturunkan dari seluruh bioskop di Indonesia. Lantas, alasan apa yang membuat film ini mendadak tak boleh ditayangkan lagi di bioskop?

Seperti dilansir Kapanlagi, Jumat (21/11/2014), sang produser KK Dheeraj mengatakan bahwa alasan penundaan film Jokowi Adalah Kita lantaran situasi yang tidak memungkinkan.

“Film Jokowi Adalah Kita di tunda dulu penayangannya dikarenakan situasi politik yang memanas sebagai akibat imbas kenaikan harga BBM,” ungkap Dheeraj

Sekedar informasi, film Jokowi Adalah Kita melibatkan sederet aktor dan aktris Tanah Air seperti Ben Joshua (Jokowi), Sylvia Fully (Iriana Widodo alias istri Jokowi), Agustin Taidy (Ahok).

Filmnya sendiri mengisahkan tentang perjalanan karier Jokowi ketika berstatus sebagai Gubernur DKI Jakarta. Sebagai orang nomor satu di Ibukota, Jokowi pun dirundung segudang permasalahan yang harus ia selesaikan.

Dalam menjalankan tugasnya, Jokowi dibantu oleh sang Wakil, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang diperankan oleh Agustin Taidy.

Sang sutradara, Roni Mepet berkeinginan agar film Jokowi Adalah Kita bisa diterima positif dan digemari oleh seluruh rakyat Indonesia. “Keluarga dan remaja harus menonton film ini. Karena Beliau adalah presiden kita untuk lima tahun ke depan,” ujar Ronny

Bahkan, Roni mendambakan agar film ini dapat menyaingi kesuksesan film Habibie & Ainun. “Mudah-mudahan bisa juga menjadi pesaing film-film sebelumnya seperti film ‘Habibie & Ainun’ dan lain-lain. Insya Allah film ini banyak ditonton masyarakat,” tutur Roni.

“Film ini memang harus komersil. Makanya dipilih Ben Joshua dan Sylvia Fuly. Sosok yang memang beda.” sambung Roni.

Sebaiknya kita tunggu saja informasi selanjutnya oleh pihak K2k Pictures. Semoga saja, film Jokowi Adalah Kita dapat disaksikan kembali di layar bioskop seluruh Indonesia ya JBers!

(nha)


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
10
Love
OMG OMG
100
OMG
Yaelah Yaelah
30
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
20
Keren Nih
Ngakak Ngakak
50
Ngakak