STORY: Sarjana Teknik tapi Sukses Berbisnis Agrowisata


Siapa yang menyangka kuliah dengan mengambil jurusan Teknik Metalurgi di Institut Teknologi Bandung (ITB), kini Irfandie Adi Pradana malah sukses berbisnis di bidang agrowisata. Jika melihat jurusan yang diambil Irfandie, biasanya akan terjun di bidang pertambangan.

Hal tersebut tidak pernah terlintas dalam benak Irfan, awal mula dirinya bisa terjun di bisnis ini adalah karena sang Ayah yang sudah tua memintanya untuk meneruskan bisnis kebun stroberi yang selama ini telah dikelola. Sebagai anak sulung, Fandie sapaan akrab Irfandie pun mengiyakan keinginan sang Ayah.

Usaha kebun stroberi ini dinamakan Natural Lembang, pertama karena letaknya yang berada di Lembang, Bandung, Jawa Barat. Kedua kata organik berasal dari pola pertanian organik yang diterapkan, sehingga bebas pestisida dan berbagai bahan kimia.

Sadar akan potensi letak kebun stroberi yang strategis yang tak jauh dari wisata Gunung Tangkuban Perahu. Fandie pun melakukan sejumlah gebrakan baru. Mulai dari produksi stroberi yang ditingkatkan menjadi 50 kilogram sehari, melakukan rebranding, mengadakan program edukasi untuk anak-anak tentang pengelolaan buah stroberi, hingga mengubah kontur kebun menjadi lebih menarik wisatawan.

Selain itu, Fandie pun mendirikan restoran khas Sunda. Restoran ini memiliki menu dengan campuran stroberi di dalamnya, seperti nasi goreng stroberi, nasi penyet stroberi, dan berbagai minuman olahan dari stroberi hasil kebunnya.

Dikutip dariĀ kompascom (Selasa, 9/12/2014), dalam sehari pengunjung yang datang ke kebun Fandie bisa mencapai 100 orang di hari biasa, sedangkan bisa mencapai 200 orag atau lebih di akhir pekan.

“Bapak saya beli lahan warga, dan totalnya kini semua ada 3 ha. Mulai dari situ saya semakin gencar ingin mengembangkan bisnis, membuat kontur berundak-undak agar lebih menarik,” jelas Fandie.(dea_


Kalo Suka Share Dong!

Gimana Nih Beritanya?

Love Love
50
Love
OMG OMG
40
OMG
Yaelah Yaelah
70
Yaelah
Keren Nih Keren Nih
60
Keren Nih
Ngakak Ngakak
90
Ngakak