Google Pixel 10 Dikabarkan Hadir dengan AI Baru bernama Pixel Sense

Tantri Widya

Foto: notebookcheck.net

Google Pixel 10 kabarnya bakal meluncur tahun ini. Jelang peluncurannya, beredar rumor bahwa ponsel ini akan membawa asisten AI baru bernama Pixel Sense. Menurut laporan dari Android Authority, Pixel Sense adalah asisten AI kontekstual terbaru dari Google yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman pengguna dengan memanfaatkan pemrosesan langsung di perangkat. Hal ini bertujuan untuk menjaga privasi sekaligus meningkatkan kecepatan.

Dalam laporan tersebut, Google menggambarkan Pixel Sense sebagai asisten virtual yang memberikan pengalaman paling personal berdasarkan aktivitas pengguna di perangkat Pixel mereka. Namun, ini bukan pertama kalinya rumor tentang asisten baru ini muncul. Pada tahun 2023, sempat beredar kabar bahwa Google tengah mengembangkan asisten baru setelah fitur “At a Glance” dianggap kurang berhasil.

Menariknya, laporan sebelumnya menyebut bahwa Google awalnya mengembangkan asisten digital bernama “Pixie” untuk debut di seri Pixel 10. Pixie dikabarkan sebagai asisten AI eksklusif untuk perangkat Pixel, yang bisa mengakses data dari berbagai layanan Google di dalam ponsel, sehingga memberikan pengalaman yang lebih personal dibandingkan Google Assistant.

Jika rumor ini benar, maka kehadiran Pixel Sense bisa menjadi langkah besar dalam perkembangan AI Google. Asisten ini diperkirakan akan meningkatkan fitur seperti Google Assistant, Now Playing, Live Translate, dan circle-to-search. Karena datanya diproses langsung di perangkat, responsnya bisa lebih cepat dan menjaga informasi pengguna tetap aman.

Apa yang Bisa Dilakukan Pixel Sense?

Mengutip sumber dari dalam Google, Android Authority menyebut bahwa Pixel Sense dirancang untuk terintegrasi dengan berbagai aplikasi Google di perangkat Pixel, sehingga pengalaman pengguna menjadi lebih personal. Walaupun fitur ini dikabarkan pertama kali hadir di seri Pixel 10, masih belum jelas apakah nantinya akan eksklusif hanya untuk seri ini atau bisa digunakan di perangkat lain.

Laporan juga menyebutkan bahwa Pixel Sense akan memproses data dari berbagai aplikasi Google seperti Google Calendar, Chrome, Files, Gmail, Google Docs, Keep, Maps, Messages, Photos, Wallet, Phone, Recorder, YouTube, dan YouTube Music. Selain itu, asisten ini juga akan menggunakan informasi dari aplikasi yang belum dirilis, sementara ini disebut sebagai Aurelius, meskipun belum diketahui fungsinya secara pasti.

Saat ini, Pixel Sense belum mendukung aplikasi pihak ketiga, tetapi bisa mengakses file, tangkapan layar, gambar, dan teks yang tersimpan di perangkat Pixel 10 untuk memberikan rekomendasi kontekstual. Salah satu fitur unggulan Pixel Sense adalah kemampuannya untuk bekerja sepenuhnya di perangkat tanpa mengirim data ke server Google. Dengan demikian, pengguna bisa mendapatkan rekomendasi cerdas terkait tempat, produk, dan nama berdasarkan data yang ada di ponsel mereka.

Selain memberikan rekomendasi, Pixel Sense juga dikabarkan mampu belajar dari kebiasaan pengguna seiring waktu. Bahkan, ada kemungkinan asisten ini bisa melakukan tugas otomatis untuk menyederhanakan berbagai aktivitas, meskipun detail tentang fitur ini masih belum banyak diungkapkan. Hingga kini, Google belum memberikan konfirmasi resmi mengenai kapan Pixel Sense akan dirilis.

Google Pixel 10: Apa yang Diharapkan?

Seri Google Pixel 10 diperkirakan baru akan meluncur pada paruh kedua tahun 2025. Namun, seperti biasanya, bocoran mengenai perangkat ini sudah mulai bermunculan di internet. Kabarnya, Pixel 10 akan hadir dalam empat varian, yakni Pixel 10 (kode nama Frankel), Pixel 10 Pro (Blazer), Pixel 10 Pro XL (Mustang), dan Pixel 10 Pro Fold (Rango). Struktur ini mirip dengan seri Pixel 9 yang juga terdiri dari empat model.

Salah satu perubahan menarik yang kemungkinan hadir di Pixel 10 adalah penggunaan modem baru. Menurut laporan Android Authority, Google disebut akan meninggalkan modem Exynos dari Samsung dan beralih ke modem MediaTek. Lebih spesifiknya, Pixel 10 dikabarkan akan menggunakan modem MediaTek T900, meskipun modem ini sendiri belum diumumkan secara resmi.

Selain itu, Pixel 10 juga diprediksi akan ditenagai oleh chipset Tensor G5 terbaru dari Google, yang sempat muncul di basis data Geekbench. Bocoran ini juga menyebut bahwa Tensor G5 akan dipasangkan dengan RAM 12GB, sementara model Pixel 10 Pro kemungkinan menawarkan varian dengan RAM 16GB, mirip dengan pendahulunya di seri Pixel 9 Pro.

Geekbench juga menunjukkan bahwa Tensor G5 saat ini menjalankan Android 15, tetapi saat peluncuran, seri Pixel 10 diperkirakan akan langsung menggunakan Android 16. Hal ini sejalan dengan kebiasaan Google yang selalu meluncurkan perangkat Pixel terbaru dengan versi Android terbaru.

Dengan berbagai bocoran ini, seri Pixel 10 tampaknya akan membawa banyak peningkatan menarik, terutama dalam hal teknologi AI dan pengalaman pengguna yang lebih personal.

Bagikan:

Tags

Tantri Widya

Suka hal-hal yang berhubungan dengan teknologi dan media sosial. Mahasiswa yang sedang berjuang menggapai cita-cita.
Floating Banner