Instagram Uji Video Horizontal Hingga 90 Menit, Bidik Podcaster

Today

Instagram Uji Video Horizontal hingga 90 Menit, Bidik Podcaster

Instagram Uji Video Horizontal hingga 90 Menit, Bidik Podcaster

Instagram mulai menguji fitur video panjang yang memungkinkan kreator mengunggah video horizontal berdurasi hingga 90 menit. Uji coba ini telah dibuka untuk sejumlah kreator di Amerika Serikat, seperti dilaporkan ThePrint yang merujuk pada laporan The Hollywood Reporter. [CEK: tanggal mulai uji coba]

Sebagai perbandingan, Reels saat ini umumnya dibatasi hanya beberapa menit. Durasi 90 menit setara dengan satu film layar lebar atau satu episode podcast panjang, sehingga lompatan ini cukup besar.

Langkah ini cukup mengejutkan, mengingat Instagram selama beberapa tahun terakhir justru habis-habisan mendorong video pendek vertikal lewat Reels. Kepala Instagram Adam Mosseri menegaskan arah baru tersebut dengan menyatakan, “We are going to support long-form videos and horizontal videos.”

Cara Kerja Video Panjang di Instagram

Video panjang ini diunggah dalam format horizontal (lanskap). Ketika diputar, tampilannya otomatis berubah ke layar penuh. Di halaman profil, video tersebut akan menempati hingga dua kotak pada grid, sehingga lebih menonjol dibanding unggahan biasa. Konten jenis ini juga akan muncul di bagian Explore.

Instagram juga berencana menyediakan alat untuk memotong video panjang menjadi klip-klip pendek. Fitur seperti ini penting bagi kreator, karena potongan singkat bisa dibagikan sebagai Reels untuk menarik penonton ke versi lengkapnya.

Laporan ThePrint menyebut fitur ini sebelumnya juga diuji di Brasil. Untuk tahap awal, video panjang hadir di aplikasi ponsel, lalu akan menyusul di aplikasi Instagram untuk TV. Wakil Presiden Produk Instagram, Tessa Lyons, menilai pengalaman terbaik untuk menonton konten panjang horizontal tetap ada di layar besar.

Membidik Podcaster dan Penonton YouTube

Sasaran utama fitur ini adalah podcaster, komika, dan kreator lain yang terbiasa membuat konten berdurasi panjang. Selama ini kelompok tersebut lebih banyak bermarkas di YouTube, yang memang unggul untuk video panjang dan siaran di TV. Lyons menyebut Instagram belum mencapai kesepakatan dengan jaringan podcaster besar, tetapi peluang ke arah sana tetap terbuka.

Persaingan di format ini tidak mudah. YouTube sudah lama membangun ekosistem untuk video panjang, mulai dari program bagi hasil iklan hingga aplikasi di TV pintar yang banyak dipakai menonton podcast. Instagram, di sisi lain, punya keunggulan berupa basis pengguna yang sangat besar dan kebiasaan pengguna yang membuka aplikasi berkali-kali dalam sehari.

Belum ada informasi soal syarat kreator yang bisa mengikuti uji coba, maupun kapan fitur ini tersedia di negara lain, termasuk Indonesia.

Dampaknya bagi Pengguna

Bagi penonton, Instagram berpotensi menjadi tempat menonton podcast atau vlog panjang tanpa berpindah aplikasi. Bagi kreator Indonesia, ini membuka peluang menjangkau pengikut Instagram dengan format yang sebelumnya hanya cocok untuk YouTube, seperti podcast obrolan, liputan acara, atau tutorial panjang. Kreator tak perlu lagi mengarahkan pengikut ke platform lain untuk menonton versi lengkap kontennya. Di sisi lain, video berdurasi panjang tentu menyedot kuota lebih banyak, sesuatu yang perlu diperhatikan penonton yang mengandalkan data seluler. Namun, keberhasilannya akan sangat bergantung pada apakah algoritma Instagram mau memberi ruang bagi video panjang di tengah dominasi konten singkat, dan apakah ada skema bagi hasil yang menarik bagi kreator.

Share:

Follow on Google News

Related News